Kompas.com - 09/03/2021, 13:52 WIB
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo di Gedung Tribrata, Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (8/3/2021). Dok Divisi Humas PolriKapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo di Gedung Tribrata, Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (8/3/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com -Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama jajaran bertemu pengurus pusat Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII).

Dalam pertemuan itu, beberapa hal yang dibahas di antaranya, soal bagaimana memaksimalkan peran dai untuk menyampaikan pesan Kamtibmas hingga moderasi beragama.

“Bagaimana dai kamtibmas ini diberdayakan. Misalnya pimpinan LDII menyampaikan pesan kamtibmas ke umatnya,” kata Sigit di kantor pusat LDII di Jakarta Selatan, dikutip dari keterangan tertulis, Selasa (9/3/2021).

Menurut Sigit, pesan-pesan untuk menjaga kamtibmas cukup efektif disampaikan lewat dakwah.

Ia berpendapat, sisa-sisa konflik pilpres dan pilkada hingga saat ini masih terasa, sehingga menciptakan polarisasi di tengah masyarakat.

Baca juga: Kapolri Pimpin Sertijab 4 Kapolda dan Kenaikan Pangkat 12 Perwira

Karena itu, ia mengatakan, penguatan moderasi beragama menjadi penting dilakukan, terutama di masa pandemi Covid-19 yang membutuhkan persatuan.

“Pendekatan moderasi beragama untuk menekan polarisasi di tengah masyarakat," ujar Sigit.

Selain itu, Kapolri mengajak LDII bekerja sama dalam penanganan pandemi Covid-19 dengan menyampaikan imbauan dan edukasi kepada masyarakat soal protokol kesehatan. Serta, memberikan pemahaman kepada umat tentang program vaksinasi nasional.

Dalam kesempatan itu, Pj Ketua Umum LDII Criswanto Santoso mendukung upaya Polri dalam menekan penularan Covid-19.

LDII kata dia, siap berkolaborasi dengan Polri. Selain dalam rangka menghadapi Covid-19, juga dalam upaya mempertahankan ketuhan NKRI

“LDII siap melakukan sinergi dengan Polri demi keutuhan bangsa," kata Criswanto.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kemenkes Pastikan ODGJ Akan Mendapat Vaksinasi Covid-19

Kemenkes Pastikan ODGJ Akan Mendapat Vaksinasi Covid-19

Nasional
Sidang Rizieq Shihab Kembali Digelar, Agenda Pemeriksaan Saksi

Sidang Rizieq Shihab Kembali Digelar, Agenda Pemeriksaan Saksi

Nasional
Mengatasnamakan Diri sebagai Partai Demokrat, Moeldoko dkk Disomasi

Mengatasnamakan Diri sebagai Partai Demokrat, Moeldoko dkk Disomasi

Nasional
Menkes: Pengembangan Vaksin Covid-19 Harus Sesuai Kaidah Ilmiah, Jangan Di-shortcut

Menkes: Pengembangan Vaksin Covid-19 Harus Sesuai Kaidah Ilmiah, Jangan Di-shortcut

Nasional
Kontroversi Vaksin Nusantara hingga Dukungan untuk BPOM, Menkes Ingatkan Tak Didebatkan secara Politis

Kontroversi Vaksin Nusantara hingga Dukungan untuk BPOM, Menkes Ingatkan Tak Didebatkan secara Politis

Nasional
Larangan Mudik Lebaran 2021 dan Penegasan Jokowi untuk Jaga Keselamatan dari Covid-19

Larangan Mudik Lebaran 2021 dan Penegasan Jokowi untuk Jaga Keselamatan dari Covid-19

Nasional
Menkes Minta Masyarakat Waspadai Tranmisi Lokal Varian Vurus Corona B117

Menkes Minta Masyarakat Waspadai Tranmisi Lokal Varian Vurus Corona B117

Nasional
Masyarakat Diminta Waspada, Kapasitas Vaksinasi Sedang Turun dan Kasus Covid-19 Masih Bertambah

Masyarakat Diminta Waspada, Kapasitas Vaksinasi Sedang Turun dan Kasus Covid-19 Masih Bertambah

Nasional
[POPULER NASIONAL] Kerasnya Persaingan Mendapatkan Vaksin Covid-19 | Bakamla Tegur Kapal Yunani di Perairan Maluku

[POPULER NASIONAL] Kerasnya Persaingan Mendapatkan Vaksin Covid-19 | Bakamla Tegur Kapal Yunani di Perairan Maluku

Nasional
Menkes: Jangan Sampai Vaksinasi Covid-19 Buat Kita Euforia dan Tak Waspada

Menkes: Jangan Sampai Vaksinasi Covid-19 Buat Kita Euforia dan Tak Waspada

Nasional
Menkes: Lansia Berisiko Tinggi Covid-19, tapi Sulit Terjangkau Vaksinasi

Menkes: Lansia Berisiko Tinggi Covid-19, tapi Sulit Terjangkau Vaksinasi

Nasional
Jozeph Paul Zhang Berani Mengaku Nabi ke-26 dan Menantang Dipolisikan, Diduga karena Tak Ada di Indonesia

Jozeph Paul Zhang Berani Mengaku Nabi ke-26 dan Menantang Dipolisikan, Diduga karena Tak Ada di Indonesia

Nasional
Menkes Minta Perdebatan soal Vaksin Nusantara Berjalan secara Ilmiah, Tidak Politis

Menkes Minta Perdebatan soal Vaksin Nusantara Berjalan secara Ilmiah, Tidak Politis

Nasional
Khawatir Kasus Covid-19 Melonjak, Menkes: Masyarakat Sudah Euforia, Tidak Waspada

Khawatir Kasus Covid-19 Melonjak, Menkes: Masyarakat Sudah Euforia, Tidak Waspada

Nasional
UPDATE Bencana di NTT: Korban Hilang Bertambah Satu Orang, Total 48

UPDATE Bencana di NTT: Korban Hilang Bertambah Satu Orang, Total 48

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X