Kompas.com - 05/03/2021, 09:23 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyebut, ada lebih dari 22.000 posko penanganan Covid-19 yang telah terbentuk di tingkat desa/kelurahan.

Posko tersebut dibentuk dalam kurun waktu dalam dua pekan pertama Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro.

"Hingga akhir Februari 2021 atau pada minggu kedua pelaksanaan PPKM mikro telah terdapat lebih dari 22.000 atau tepatnya 22.832 posko yang telah terbentuk di 30 provinsi di Indonesia," kata Wiku dalam konferensi pers yang ditayangkan YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (4/3/2021).

Baca juga: Presiden Brasil Minta Rakyatnya Jangan Merengek soal Covid-19

Wiku menyebut, posko yang paling banyak dibentuk yakni di Jawa Barat sebanyak 6.873 posko. Kemudian Jawa Tengah dengan 6.475 posko, dan Jawa Timur sebanyak 4.216 posko.

Ada sejumlah kegiatan yang dilakukan posko. Edukasi dan sosialisasi 3M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak) ke masyarakat menjadi kegiatan yang paling banyak dilakukan hingga mencapai lebih dari 1 juta kali.

Kemudian pembagian masker mencapai lebih dari 200.000 kegiatan, dan penegakan disiplin dengan total lebih dari 130.000 kegiatan.

Wiku menyebut, provinsi dengan jumlah kinerja posko yang paling banyak yakni Jawa Barat dengan lebih dari 350.000 kinerja, Banten dengan lebih dari 200.000 kinerja, dan Daerah Istimewa Yogyakarta dengan lebih dari 170.000 kinerja.

"Adapun kegiatan-kegiatan yang paling banyak ditegur karena menimbulkan kerumunan adalah pernikahan, rapat, dan kegiatan keagamaan," terang Wiku.

Baca juga: Satgas Sebut Penyaluran Dana Desa untuk Posko Penanganan Covid-19 Belum Merata

Wiku berharap, provinsi yang berpartisipasi dalam pembuatan posko penanganan Covid-19 tingkat desa/kelurahan semakin bertambah jumlahnya.

Ia mengklaim, keberadaan posko selama dua pertama pertama pelaksanaan PPKM mikro menunjukkan hasil yang positif terhadap penanganan Covid-19 di Tanah Air.

"Ingat, mohon dijaga semangat untuk gotong royong dan bahu membahu dalam menjalankan PPKM mikro hingga tingkat terkecil ini tidak hanya pada awal pelaksanaan, namun seterusnya hingga kasus benar-benar dapat kita tekan," kata Wiku.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.