UPDATE: Tambah 12 di Korea Selatan, Total 3.703 WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri

Kompas.com - 04/03/2021, 09:37 WIB
Ilustrasi virus corona, Covid-19 ShutterstockIlustrasi virus corona, Covid-19
Penulis Irfan Kamil
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Luar Negeri mencatat, ada 3.703 warga negara Indonesia (WNI) yang terpapar Covid-19 di luar negeri hingga Kamis (4/3/2021) pukul 08.00 WIB.

Dalam 24 jam terakhir, ada penambahan 13 kasus baru Covid-19 yang tersebar di dua negara.

"Tambahan WNI terkonfirmasi Covid-19 di Korea Selatan dan Jordania," tulis Kemenlu di akun Twitter resminya, Kamis.

Baca juga: Dirjen Jaminsos Sebut Tak Ada Pengumuman Pendaftaran Penyedia Bansos Covid-19

Jika dirinci, penambahan 13 kasus baru Covid-19 tersebut yakni 12 di Korea Selatan dan satu di Jordania.

Kemudian, ada penambahan 16 WNI yang sembuh dari virus corona di Korea Selatan.

Selain itu, tidak ada penambahan WNI yang meninggal akibat Covid-19 di luar negeri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Secara keseluruhan, pasien positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh sebanyak 2.825 orang atau 76 persen dari total kasus.

Baca juga: Kasus Kematian Harian Covid-19 Terparah Brasil, Nyaris 2000 Orang Meninggal dalam 24 Jam Terakhir

Hingga saat ini, total pasien meninggal sebanyak 172 orang dan 706 orang masih dalam perawatan.

Berikut data sebaran 3.703 WNI yang terkonfirmasi Covid-19 di luar negeri hingga 4 Maret:

1. Albania: 1 WNI (stabil)
2. Aljazair: 12 WNI (sembuh)
3. Arab Saudi: 270 WNI (89 sembuh, 80 stabil, 101 meninggal)
4. Amerika Serikat: 188 WNI (137 sembuh, 26 stabil, 25 meninggal)
5. Australia: 11 WNI (10 sembuh, 1 stabil)

6. Austria: 3 WNI (2 sembuh, 1 stabil)
7. Azerbaijan: 15 WNI (11 sembuh, 4 stabil)
8. Bahamas: 1 WNI (sembuh)
9. Bahrain: 36 (35 sembuh, 1 stabil)
10. Bangladesh: 6 WNI (5 sembuh, 1 stabil)

11. Belanda: 27 WNI (21 sembuh, 1 stabil, 5 meninggal)
12. Belgia: 11 WNI (6 sembuh, 5 stabil)
13. Bosnia dan Herzegovina: 3 WNI (sembuh)
14. Brunei Darussalam: 8 WNI (7 sembuh, 1 stabil)
15. Ceko: 8 WNI (2 sembuh, 6 stabil)

16. Chile: 1 WNI (stabil)
17. Denmark: 5 WNI (2 sembuh, 3 stabil)
18. Ekuador: 1 WNI (sembuh)
19. Filipina: 33 WNI (sembuh)
20. Ethiopia: 6 WNI (sembuh)

21. Finlandia: 3 WNI (2 sembuh, 1 stabil)
22. Ghana: 1 WNI (meninggal)
23. Hongaria: 22 WNI (21 sembuh, 1 stabil)
24. India: 75 WNI (sembuh)
25. Inggris: 106 WNI (98 sembuh, 2 stabil, 6 meninggal)

26. Irlandia: 2 WNI (sembuh)
27. Italia: 29 WNI (26 sembuh, 3 stabil)
28. Jepang : 35 WNI (4 sembuh, 31 stabil)
29. Jerman: 36 WNI (11 sembuh, 22 stabil, 3 meninggal)
30. Kamboja: 19 WNI (16 sembuh, 3 stabil)

31. Kanada: 10 WNI (7 sembuh, 3 stabil)
32. Kazakhstan: 5 WNI (sembuh)
33. Korea Selatan: 195 WNI (165 sembuh, 30 stabil)
34. Kuba: 2 WNI (1 sembuh, 1 stabil)
35. Kuwait: 189 WNI (177 sembuh, 6 stabil, 6 meninggal)

36. Lebanon: 1 WNI (stabil)
37. Libya: 1 WNI (meninggal)
38. Madagaskar: 1 WNI (stabil)
39. Malaysia: 168 WNI (52 sembuh, 114 stabil, 2 meninggal)
40. Maladewa: 22 WNI (9 sembuh, 12 stabil, 1 meninggal)

41. Meksiko: 3 WNI (1 sembuh, 2 stabil)
42. Mesir: 40 WNI (32 sembuh, 8 stabil)
43. Makedonia Utara: 2 WNI (1 sembuh, 1 stabil)
44. Mozambik: 2 WNI (sembuh)
45. Myanmar: 2 WNI (sembuh)

46. Namibia: 1 WNI (sembuh)
47. Nigeria: 2 WNI (sembuh)
48. Oman: 20 WNI (2 sembuh, 18 stabil)
49. Pakistan: 34 WNI (33 sembuh, 1 stabil)
50. UEA: 107 WNI (97 sembuh, 5 stabil, 5 meninggal)

51. Panama: 4 WNI (sembuh)
52. Peru: 12 WNI (11 sembuh, 1 stabil)
53. Polandia: 1 WNI (stabil)
54. Portugal: 15 WNI (stabil)
55. Prancis: 4 WNI (3 sembuh, 1 stabil)

56. Qatar: 250 WNI (221 sembuh, 28 stabil, 1 meninggal)
57. RRT (China) : 1 WNI (sembuh)
58. RRT (Makau): 3 WNI (sembuh)
59. RRT (Hong Kong): 270 WNI (167 sembuh, 3 stabil)
60. Rusia: 32 WNI (31 sembuh, 1 stabil)

61. Rumania: 12 WNI (sembuh)
62. Singapura: 581 WNI (558 sembuh, 21 stabil, 2 meninggal)
63. Slovenia: 2 WNI (sembuh)
64. Serbia: 2 WNI (stabil)
65. Siprus: 1 WNI (sembuh)

66. Spanyol: 31 WNI (30 sembuh, 1 meninggal)
67. Sri Lanka: 4 WNI (3 Sembuh, 1 stabil)
68. Sudan: 21 WNI (sembuh)
69. Suriah: 37 WNI (35 sembuh, 2 stabil)
70. Swedia: 1 WNI (stabil)

71. Suriname: 3 WNI (sembuh)
72. Swiss: 3 WNI (stabil)
73. Taiwan: 169 WNI (35 sembuh, 134 stabil)
74. Thailand: 3 WNI (1 sembuh, 2 stabil)
75. Timor Leste: 3 WNI (1 sembuh, 2 stabil)

76. Tunisia: 14 WNI (stabil)
77. Turki: 133 WNI (90 sembuh, 39 stabil, 4 meninggal)
78. Uzbekistan: 19 WNI (18 sembuh, 1 meninggal)
79. Vatikan: 32 WNI (23 sembuh, 9 stabil)
80. Vietnam: 1 WNI (stabil)

81. Jordania: 59 WNI (45 sembuh, 13 stabil, 1 meninggal)
82. Kapal pesiar: 199 WNI (179 sembuh, 14 stabil, 6 meninggal).



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

SBY Ngetwit Soal Hukum Bisa Dibeli, Kubu KLB: Kami Sangat Setuju, Hukum Harus Ditegakkan

SBY Ngetwit Soal Hukum Bisa Dibeli, Kubu KLB: Kami Sangat Setuju, Hukum Harus Ditegakkan

Nasional
Jokowi: 1,5 Tahun Hadapi Covid-19, Kondisi Indonesia Membaik

Jokowi: 1,5 Tahun Hadapi Covid-19, Kondisi Indonesia Membaik

Nasional
BEM Seluruh Indonesia Sampaikan 5 Tuntutan saat Demo di Area Gedung Merah Putih KPK

BEM Seluruh Indonesia Sampaikan 5 Tuntutan saat Demo di Area Gedung Merah Putih KPK

Nasional
DPR Minta MK Tolak Permohonan Uji Materi soal Keserentakan Pemilu 2024

DPR Minta MK Tolak Permohonan Uji Materi soal Keserentakan Pemilu 2024

Nasional
Kuasa Hukum Pertanyakan Rencana Luhut Gugat Fatia dan Haris Azhar Rp 100 Miliar

Kuasa Hukum Pertanyakan Rencana Luhut Gugat Fatia dan Haris Azhar Rp 100 Miliar

Nasional
Eks Anggota KPPS Gugat Keserentakan Pemilu, Ini Tanggapan DPR

Eks Anggota KPPS Gugat Keserentakan Pemilu, Ini Tanggapan DPR

Nasional
KPK Minta Pihak Lain Tak Kuasai Aset Wawan yang Disita

KPK Minta Pihak Lain Tak Kuasai Aset Wawan yang Disita

Nasional
Pengamat Duga Merosotnya Kepercayaan Publik pada KPK 'By Design'

Pengamat Duga Merosotnya Kepercayaan Publik pada KPK "By Design"

Nasional
Bareskrim: Pabrik Obat Keras Ilegal di Yogyakarta Mampu Produksi 14 Juta Butir Pil Tiap Hari

Bareskrim: Pabrik Obat Keras Ilegal di Yogyakarta Mampu Produksi 14 Juta Butir Pil Tiap Hari

Nasional
DPR: Opsi TNI-Polri Jadi Penjabat Gubenur Harus Dikaji Mendalam

DPR: Opsi TNI-Polri Jadi Penjabat Gubenur Harus Dikaji Mendalam

Nasional
Perilaku Koruptif Anggota DPR dan Parpol Dinilai Ciptakan Jarak dengan Masyarakat

Perilaku Koruptif Anggota DPR dan Parpol Dinilai Ciptakan Jarak dengan Masyarakat

Nasional
Pemerintah Harap Pengembangan Wilayah Perdesaan Jadi Pusat Pertumbuhan Baru

Pemerintah Harap Pengembangan Wilayah Perdesaan Jadi Pusat Pertumbuhan Baru

Nasional
Terdakwa Kasus Perintangan Penyidikan Perkara Nurhadi Dituntut 7 Tahun Penjara

Terdakwa Kasus Perintangan Penyidikan Perkara Nurhadi Dituntut 7 Tahun Penjara

Nasional
SBY Ngetwit soal Hukum Bisa Dibeli, Ada Apa?

SBY Ngetwit soal Hukum Bisa Dibeli, Ada Apa?

Nasional
Wacana Penunjukan TNI-Polri Jadi Pj Gubernur, Kemendagri: Kami Belum Bahas

Wacana Penunjukan TNI-Polri Jadi Pj Gubernur, Kemendagri: Kami Belum Bahas

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.