Kompas.com - 03/03/2021, 21:07 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra mempertanyakan tujuan dari wacana kongres luar biasa (KLB). Wacana itu disebut-sebut akan dilakukan oleh sejumlah mantan kader Demokrat.

"Jadi, mau melaksanakan KLB itu demi menyelamatkan Partai Demokrat atau menyelamatkan kepentingan pribadi atau kelompoknya yang tidak lagi bisa cawe-cawe dalam urusan Pilkada atau struktur," kata Herzaky dalam keterangan tertulis, Rabu (3/3/2021).

Baca juga: Partai Demokrat ke Eks Kader: Jangan Memaksakan KLB Bodong

Menurut Herzaky, saat ini Demokrat justru semakin terbuka dan transparan di bawah kepemimpinan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Selain itu, ia menilai manajemen partai makin mempersempit ruang gerak para oportunis politik.

"Jadi jangan dibalik-balik. Dibilang kalau kepemimpinan mas AHY belum teruji dan kondisi partai ini sedang tidak baik. Padahal, kepemimpinan mas AHY sudah teruji dan kondisi partai ini sedang baik-baiknya," tutur dia.

Herzaky juga mengeklaim Demokrat berada dalam posisi menanjak sejak dipimpin AHY.

Bahkan, ia menyebut Demokrat telah mengalami perubahan besar yang dicontohkan oleh para kader.

"Kader-kader makin semangat melakukan kerja nyata secara swadaya, membantu rakyat yang kesulitan terdampak pandemi dan bencana," ucapnya.

Baca juga: Ridwan Kamil Calon Ketum Demokrat Versi KLB, Andi Mallarangeng: Hanya Pengalihan Isu

Di samping itu, ia mengatakan, sejumlah survei menunjukkan elektabilitas Demokrat terus mengalami kenaikan drastis dibandingkan periode sebelumnya.

Herzaky juga menyebut partainya sukses dalam Pilkada 2020 dengan kemenangan mendekati 50 persen.

"Pilkada kita menang besar, mendekati 50 persen, meskipun kita di luar pemerintahan," ujarnya.

Oleh karena itu, dia menduga ada oknum yang berupaya mengambil kesempatan untuk mengambil alih Partai Demokrat yang sedang mengalami tren positif.

Upaya itu ditunjukkan dengan adanya gerakan pengambilalihan kepemimpinan oleh sejumlah kader yang kini telah dipecat.

"Karena memang Partai Demokrat lagi bagus-bagusnya setahun terakhir ini. Kalau sedang jelek, mana mungkin ada pihak luar mau melakukan GPK-PD," klaim Herzaky.

Baca juga: Kubu KLB Masukkan Ridwan Kamil Jadi Calon Ketua Partai, Demokrat Jabar: Kang Emil Tidak Akan Terjebak

Sebelumnya diberitakan, mantan kader Partai Demokrat Darmizal bersama sejumlah pendiri dan kader senior Demokrat tengah menyiapkan rencana KLB Partai Demokrat.

"Agar ada perbaikan kinerja apabila ketua umumnya diganti melalui progres kongres luar biasa," kata Darmizal dalam konferensi pers di Mega Kuningan, Jakarta, Sabtu (27/2/2021), dikutip dari Kompas.tv.

Belakangan, upaya KLB tersebut makin santer terdengar karena mulai disebutnya nama-nama calon pengganti AHY.

Salah satu nama yang beredar adalah Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Nama pria yang akrab disapa Kang Emil itu mendadak terseret pusaran konflik Partai Demokrat.

Baca juga: Tanggapi Rencana KLB oleh Para Pendiri Partai, Politisi Demokrat: Itu Abal-abal

Gubernur Jawa Barat itu disebut masuk dalam salah satu kandidat ketua partai menurut kubu pro KLB.

Merespons hal itu, Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat Asep Wahyuwijaya berkeyakinan Ridwan Kamil tak akan mau masuk pusaran konflik internal Partai Demokrat.

"Kalau saya secara pribadi, yakin seyakin-yakinnya bahwa tidak mungkin Kang RK mau masuk ke dalam pusaran tetabuhan para politisi liar itu. Kenapa mereka jadi semakin kerasukan saja ya," ucap Asep saat dihubungi, Rabu (3/3/2021).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kala Anies Langsung Sambut Tawaran Paloh untuk Jadi Capres 2024 ....

Kala Anies Langsung Sambut Tawaran Paloh untuk Jadi Capres 2024 ....

Nasional
Pemerintah Perpanjang PPKM Level 1 di Seluruh Indonesia sampai 7 November

Pemerintah Perpanjang PPKM Level 1 di Seluruh Indonesia sampai 7 November

Nasional
Ketika KPK Tepis Tudingan Penanganan Kasus Formula E Terpengaruh Politisasi ...

Ketika KPK Tepis Tudingan Penanganan Kasus Formula E Terpengaruh Politisasi ...

Nasional
Lukas Enembe Minta Berobat ke Singapura, KPK: Indonesia Tak Kurang Dokter yang Ahli

Lukas Enembe Minta Berobat ke Singapura, KPK: Indonesia Tak Kurang Dokter yang Ahli

Nasional
Gerak Cepat Pemerintah Tangani Tragedi Kanjuruhan: Bentuk TGIPF dan Ungkap Pelaku pidana

Gerak Cepat Pemerintah Tangani Tragedi Kanjuruhan: Bentuk TGIPF dan Ungkap Pelaku pidana

Nasional
Saat Warganet Bandingkan Kebersamaan Surya Paloh-Anies dengan Jokowi-Ganjar ...

Saat Warganet Bandingkan Kebersamaan Surya Paloh-Anies dengan Jokowi-Ganjar ...

Nasional
KPK Koordinasi dengan BPK soal Kasus Formula E

KPK Koordinasi dengan BPK soal Kasus Formula E

Nasional
Dicalonkan Nasdem, Anies Baswedan Tak Bisa Langsung Melenggang ke Panggung Pilpres

Dicalonkan Nasdem, Anies Baswedan Tak Bisa Langsung Melenggang ke Panggung Pilpres

Nasional
Ketika Konten 'Prank' KDRT Baim Wong Dikecam Banyak Pihak ...

Ketika Konten "Prank" KDRT Baim Wong Dikecam Banyak Pihak ...

Nasional
Ketika PSI Umumkan Ganjar Capres Tak Lama Setelah Anies Dideklarasikan Nasdem …

Ketika PSI Umumkan Ganjar Capres Tak Lama Setelah Anies Dideklarasikan Nasdem …

Nasional
Perjalanan Nasdem Cari Capres 2024: dari Ganjar Pranowo, Andika Perkasa, Berlabuh ke Anies Baswedan

Perjalanan Nasdem Cari Capres 2024: dari Ganjar Pranowo, Andika Perkasa, Berlabuh ke Anies Baswedan

Nasional
Keuntungan Nasdem atas Keleluasaan Anies Baswedan Usai Diusung Capres

Keuntungan Nasdem atas Keleluasaan Anies Baswedan Usai Diusung Capres

Nasional
Mengawal Santunan dari Jokowi untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

Mengawal Santunan dari Jokowi untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

Nasional
[POPULER NASIONAL] Nasdem Deklarasi Anies Baswedan Capres 2024 | Ancaman Pidana Tragedi Kanjuruhan

[POPULER NASIONAL] Nasdem Deklarasi Anies Baswedan Capres 2024 | Ancaman Pidana Tragedi Kanjuruhan

Nasional
4 Sikap dan Langkah Pemerintah dalam Tragedi Kanjuruhan

4 Sikap dan Langkah Pemerintah dalam Tragedi Kanjuruhan

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.