Kompas.com - 01/03/2021, 19:59 WIB
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo mendonasikan plasma konvalesen pada Senin (1/3/2021). BNPBKepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo mendonasikan plasma konvalesen pada Senin (1/3/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengajak para penyintas Covid-19 untuk mendonasikan plasma konvalesen.

Hal itu disampaikan Doni ketika menjalani donor plasma pada Senin (1/3/2021) sore.

"Jadi besar harapan saya kepada semua pihak yang menjadi penyintas Covid-19 secara sukarela bersedia menjadi donor," ujar Doni dikutip dari kanal Youtube BNPB, Senin (1/3/2021).

Baca juga: PMI Buka Call Center untuk Masyarakat yang Butuh Plasma Konvalesen

Doni mengatakan, donasi plasma konvalesen yang dilakukan para penyintas Covid-19 sangat berarti bagi pasien yang masih terjangkit virus corona.

Kontribusi penyintas diharapkan dapat membantu penyembuhan pasien Covid-19.

"Karena dengan donasi akan lebih banyak penderita yang sekarang sedang dirawat untuk bisa sembuh," ucap Doni.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Doni, gerakan donasi plasma konvalesen penting dilakukan.

Baca juga: PMI Sebut Permintaan Plasma Konvalesen Harus dari Dokter yang Merawat

Ia menilai, donor plasma konvalesen dapat dimaknai sebagai syukur atas bantuan tenaga medis yang turut membantu penyembuhan para penyintas.

Di samping itu, kehadiran plasma konvalesen juga begitu penting untuk bisa mengurangi angka pasien Covid-19 di Tanah Air.

"Kesembuhan kita ini harus menjadi ikhtiar kita semua yang telah selamat dari ancaman Covid-19, karena Covid-19 ini adalah virus yang sangat mematikan," kata Doni.

"Gerakan ini penting, ini bagian daripada rasa terima kasih kita kepada mereka yang telah membantu dan berjasa sehingga kita bisa selamat," imbuh Doni.

Baca juga: Doni Monardo Donasi Plasma Konvalesen Usai Dinyatakan Negatif Covid-19

Plasma konvalesen diambil dari orang yang pernah menderita Covid-19 dan digunakan untuk terapi penyembuhan mereka yang positif Covid-19.

Doni sebelumnya pernah mengumumkan jika dirinya positif Covid-19 pada 23 Januari 2021.

Selanjutnya, Doni menjalani perawatan intensif dan dinyatakan sembuh pada 12 Februari 2021.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Periksa Hengky Kurniawan, KPK Dalami Pembagian Tugas dengan Aa Umbara di Bandung Barat

Periksa Hengky Kurniawan, KPK Dalami Pembagian Tugas dengan Aa Umbara di Bandung Barat

Nasional
Periksa Saksi, KPK Dalami Penerimaan dan Penggunaan Uang Eks Penyidik Stepanus Robin

Periksa Saksi, KPK Dalami Penerimaan dan Penggunaan Uang Eks Penyidik Stepanus Robin

Nasional
Kuasa Hukum Yakin Hakim Kabulkan Permohonan Praperadilan Angin Prayitno Aji

Kuasa Hukum Yakin Hakim Kabulkan Permohonan Praperadilan Angin Prayitno Aji

Nasional
Megawati Instruksikan Kader PDI-P Bantu Penanganan Pandemi Lewat Kegiatan Partai

Megawati Instruksikan Kader PDI-P Bantu Penanganan Pandemi Lewat Kegiatan Partai

Nasional
Mendagri: Saya Ingin Lihat Pemda Mana yang Sukses Bentuk Tim Tracing Covid-19

Mendagri: Saya Ingin Lihat Pemda Mana yang Sukses Bentuk Tim Tracing Covid-19

Nasional
Kemendikbud Ristek Tegaskan Asesmen Nasional Tak Digunakan untuk Menilai Individu Murid

Kemendikbud Ristek Tegaskan Asesmen Nasional Tak Digunakan untuk Menilai Individu Murid

Nasional
TNI AU Minta Maaf dan Tahan 2 Prajuritnya yang Lakukan Kekerasan ke Warga di Merauke

TNI AU Minta Maaf dan Tahan 2 Prajuritnya yang Lakukan Kekerasan ke Warga di Merauke

Nasional
Dugaan Pelanggaran Etik dalam Proses TWK Tak Cukup Bukti, KPK: Dewas Sudah Periksa 42 Bukti

Dugaan Pelanggaran Etik dalam Proses TWK Tak Cukup Bukti, KPK: Dewas Sudah Periksa 42 Bukti

Nasional
Jubir Pemerintah Ingatkan Tetap Disiplin Protokol Kesehatan meski Sudah Divaksinasi

Jubir Pemerintah Ingatkan Tetap Disiplin Protokol Kesehatan meski Sudah Divaksinasi

Nasional
PDI-P Luncurkan Kendaraan Bantuan untuk Tangani Pandemi dan Jaga Lingkungan

PDI-P Luncurkan Kendaraan Bantuan untuk Tangani Pandemi dan Jaga Lingkungan

Nasional
TNI AU Minta Maaf Atas Insiden Kekerasan yang Dilakukan Oknum Prajuritnya ke Seorang Warga Merauke

TNI AU Minta Maaf Atas Insiden Kekerasan yang Dilakukan Oknum Prajuritnya ke Seorang Warga Merauke

Nasional
Kronologi Warga di Merauke Diperlakukan Tak Manusiawi oleh Oknum Prajurit TNI AU

Kronologi Warga di Merauke Diperlakukan Tak Manusiawi oleh Oknum Prajurit TNI AU

Nasional
Satgas: Jika Pembukaan Berbagai Sektor Meningkatkan Kasus Covid-19, Maka Perlu Kembali Dibatasi

Satgas: Jika Pembukaan Berbagai Sektor Meningkatkan Kasus Covid-19, Maka Perlu Kembali Dibatasi

Nasional
Ketua DPR Minta Pemerintah Cegah Luar Pulau Jawa-Bali Jadi Episentrum Baru Covid-19

Ketua DPR Minta Pemerintah Cegah Luar Pulau Jawa-Bali Jadi Episentrum Baru Covid-19

Nasional
TNI AU Tahan Prajurit yang Lakukan Kekerasan Terhadap Warga di Merauke

TNI AU Tahan Prajurit yang Lakukan Kekerasan Terhadap Warga di Merauke

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X