Tanggapi Rencana KLB oleh Para Pendiri Partai, Politisi Demokrat: Itu Abal-abal

Kompas.com - 28/02/2021, 21:18 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra mengatakan Kongres Luar Biasa (KLB) yang akan diadakan sejumlah pendiri Partai Demokrat bersifat abal-abal.

Hal tersebut disampaikan Herzaky menanggapi pernyataan salah satu pendiri Partai Demokrat Ilal Ferhad yang menyebut KLB akan diadakan pada Maret.

Herzaky menyatakan, KLB tersebut bersifat abal-abal karena tidak sesuai dengan ketentuan AD/ART Partai Demokrat yang berlaku saat ini yang terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).

"Mereka mau pakai AD/ART pertama Partai Demokrat. Padahal yang sudah terdaftar di Kemenkumham itu AD/ART saat ini, yang dipakai di KLB 2020 kemarin," ucap Herzaky saat dihubungi Kompas.com, Minggu (28/2/2021).

"Kalau jadi berjalan KLB itu, itu abal-abal. Karena tidak sesuai konstitusi dan AD/ART. Serta orang-orang disitu tidak memiliki hak suara," tutur dia.

Herzaky juga mempertanyakan niat dan keberanian para pendiri Partai Demokrat dan Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan Partai Demokrat (GPK PD).

"Mereka seperti sangat percaya diri, padahal tidak sesuai gerakannya ilegal dan inskonstitusional. Ini seolah-olah ada backing-an. Siapa backing-nya? Apakah ada pejabat pemerintah?" tanya Herzaky.

Adapun pendiri Partai Demokrat Ilal Ferhad mengklaim bahwa KLB yang akan dilakukan Maret sudah mendapatkan dukungan dari mayoritas Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat.

Dukungan DPC tersebut, lanjut Ilal, menjadi modal untuk penyelenggaraan KLB. Landasan itu mengacu pada AD/ART pertama Partai Demokrat. Menurut dia ketentuan itu ada pada Pasal 81 Anggaran Dasar dan Pasal 83 Anggaran Rumah Tangga.

"Jadi kami (gunakan) pintu-pintu untuk masuk KLB itu berdasarkan AD/ART versi pertama," kata Ilal, Sabtu (27/2/2021).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.