Pengamat Nilai Isu Perpecahan Demokrat Berbahaya bagi Iklim Demokrasi

Kompas.com - 26/02/2021, 14:04 WIB
Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dalam video arahan kepada pimpinan dan kader Partai Demokrat yang dirilis pada Rabu (24/2/2021). Dokumentasi/Partai DemokratKetua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dalam video arahan kepada pimpinan dan kader Partai Demokrat yang dirilis pada Rabu (24/2/2021).
|

Melalui sebuah video yang diterima Kompas.com pada Rabu (24/2/2021), SBY setidaknya mengatakan bahwa Partai Demokrat bukan partai yang bisa dijual.

Ia juga menyebut upaya kudeta masih berjalan secara under ground atau sembunyi-sembunyi.

“Bagi orang luar yang punya ambisi untuk merebut dan membeli Partai Demokrat, saya katakana dengan tegas dan jelas, Partai Demokrat not for sale, partai kami bukan untuk diperjualbelikan,” kata SBY.

Ia juga menyebutkan bahwa Presiden Joko Widodo tidak mengetahui permasalahan yang terjadi di tubuh Partai Demokrat.

Ia menilai, Presiden Jokowi memiliki integritas lebih daripada KSP Moeldoko.

“Secara pribadi, saya sangat yakin bahwa yang dilakukan Moeldoko adalah di luar pengetahuan Presiden Jokowi. Saya juga yakin bahwa Presiden Jokowi memiliki integritas yang jauh berbeda dengan perilaku pembantu dekatnya itu,” kata SBY.

Baca juga: Pengamat Nilai jika AHY Dikudeta, SBY Bisa Terlempar dari Demokrat

Menanggapi pernyataan tersebut KSP Moeldoko meminta elite Partai Demokrat untuk tidak menekannya.

Ia mengaku tidak mengikuti perkembangan dan dinamika tentang permasalahan yang terjadi di Partai Demokrat.

“Janganlah menekan-nekan saya. Saya diam, jangan menekan-nekan,” kata Moeldoko di kawasan Sudirman, Jakarta Selatan, Kamis (25/2/2021).

“Saya ingin mengingatkan karena saya bisa sangat melakukan langkah-langkah yang saya yakini. Jadi saya berharap jangan menekan saya,” ucap dia. 

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X