Wapres Harap Vaksinasi Covid-19 bagi Atlet Bisa Memotivasi Masyarakat

Kompas.com - 26/02/2021, 10:59 WIB
Wakil Presiden Ma'ruf Amin berbincang dengan atlet bulutangkis Indonesia Jonatan Christie yang akan melaksanakan vaksinasi Covid-19 di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (26/2/2021). Dok. KIP/SetwapresWakil Presiden Ma'ruf Amin berbincang dengan atlet bulutangkis Indonesia Jonatan Christie yang akan melaksanakan vaksinasi Covid-19 di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (26/2/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin berharap pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi para atlet menjadi motivasi bagi masyarakat untuk tidak takut melakukan vaksinasi.

Apalagi, kata dia, atlet merupakan representasi kelompok yang secara fisik kuat.

"Atlet ini representasi kelompok yang secara fisik kuat, kami harapkan melalui vaksinasi ini akan menjadi motivasi bagi masyarakat bahwasanya untuk atlet setelah divaksin tetap sehat dan kuat sehingga bisa memotivasi yang lain," ujar Ma'ruf saat meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi atlet di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (26/2/2021).

Ma'ruf mengatakan, atlet merupakan kelompok prioritas penerima vaksin Covid-19 karena mereka mengikuti berbagai event pertandingan olahraga.

Baca juga: Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19, Wapres Maruf Semangati Para Atlet

Baik itu pertandingan tingkat domestik maupun global.

Pasalnya, event-event pertandingan tersebut juga tetap berjalan meskipun tanpa penonton karena pandemi Covid-19 yang masih berlangsung.

"Event-event olahraga ini penting selain untuk hiburan, tapi juga untuk memenuhi kebutuhan komersial para atlet itu sendiri," kata Ma'ruf.

Apalagi, kata dia, para atlet yang disiapkan untuk mengikuti event internasional seperti olimpiade harus dipersiapkan jauh-jauh hari sehingga vaksinasi pun sangat penting.

Baca juga: Menpora: 800-an Atlet Hingga Pelatih Akan Divaksin Pekan Ini

Vaksinasi Covid-19 yang dilaksanakan pemerintah bagi para atlet disebutkannya merupakan bantuan dan perhatian pemerintah untuk mereka agar tetap bisa berprestasi.

"Kalau mereka terpapar Covid-19, mereka tidak bisa lakukan itu (bertanding). Di samping itu, penting juga untuk mengharumkan nama bangsa," ucap dia.

Adapun dalam peninjauan vaksinasi Covid-19 tersebut, Ma'ruf didampingi oleh sejumlah menteri antara lain Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, serta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Baca juga: Vaksin Covid-19 Bisa Sebabkan Covid Arm, Apakah Berbahaya?

Diketahui, Kementerian Kesehatan menargetkan sasaran vaksinasi Covid-19 tahap kedua mencapai 38.513.446 orang yang terdiri dari kelompok lanjut usia dan petugas pelayanan publik.

Kelompok prioritas yang menerima vaksin tahap kedua adalah pedagang pasar, pendidik (guru, dosen, tenaga pendidik), tokoh agama, wakil rakyat, pejabat pemerintah, dan aparatur sipil negara (ASN).

Kemudian, keamanan (TNI-Polri), pariwisata (petugas hotel dan petugas restoran), pelayanan publik (Damkar, BPBD, BUMN, BPJS, kepala/perangkat Desa), pekerja transportasi publik, atlet, dan wartawan.

Pada tahap pertama, penerima vaksin Covid-19 adalah tenaga medis yang jumlah sasaran vaksinasinya mencapai 1.468.764 orang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Indonesia Dorong Kesetaraan Akses Vaksin Covid-19 bagi Semua Negara

Indonesia Dorong Kesetaraan Akses Vaksin Covid-19 bagi Semua Negara

Nasional
Menlu Sebut Peningkatan Kasus Covid-19 di Dunia Dua Pekan Terakhir Lampaui 6 Bulan Awal Pandemi

Menlu Sebut Peningkatan Kasus Covid-19 di Dunia Dua Pekan Terakhir Lampaui 6 Bulan Awal Pandemi

Nasional
Kasus Covid-19 di Dunia Melonjak, Menlu Minta Masyarakat Waspada

Kasus Covid-19 di Dunia Melonjak, Menlu Minta Masyarakat Waspada

Nasional
Indonesia Dukung Penghapusan Hak Paten Vaksin Covid-19

Indonesia Dukung Penghapusan Hak Paten Vaksin Covid-19

Nasional
Vaksin Covid-19 Tahap Ke-11 Tiba, Total 75,9 Juta Dosis Sudah Diterima Indonesia

Vaksin Covid-19 Tahap Ke-11 Tiba, Total 75,9 Juta Dosis Sudah Diterima Indonesia

Nasional
Total 6.410.500 Dosis Vaksin AstraZeneca Jalur Covax Telah Diterima Indonesia

Total 6.410.500 Dosis Vaksin AstraZeneca Jalur Covax Telah Diterima Indonesia

Nasional
Sabtu Pagi, 1.389.600 Dosis Vaksin AstraZeneca Tiba di Indonesia

Sabtu Pagi, 1.389.600 Dosis Vaksin AstraZeneca Tiba di Indonesia

Nasional
Kasus Covid-19 Tembus 1,7 Juta dan Peringatan Pembatasan Pengunjung Tempat Wisata

Kasus Covid-19 Tembus 1,7 Juta dan Peringatan Pembatasan Pengunjung Tempat Wisata

Nasional
Bupati Garut Segel Pembangunan Masjid Ahmadiyah, YLBHI: Cederai Nilai Toleransi

Bupati Garut Segel Pembangunan Masjid Ahmadiyah, YLBHI: Cederai Nilai Toleransi

Nasional
Komnas HAM: Pelabelan KKB Teroris Akan Dapat Perhatian Lebih Besar di Evaluasi Rutin PBB

Komnas HAM: Pelabelan KKB Teroris Akan Dapat Perhatian Lebih Besar di Evaluasi Rutin PBB

Nasional
Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Tindakan Bupati Garut Segel Pembangunan Masjid Ahmadiyah

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Tindakan Bupati Garut Segel Pembangunan Masjid Ahmadiyah

Nasional
Korpri Minta Pimpinan Beri Sanksi jika ASN Langgar Larangan Mudik

Korpri Minta Pimpinan Beri Sanksi jika ASN Langgar Larangan Mudik

Nasional
Mudik Lokal Juga Dilarang, Satgas: Mohon Maaf, Ini Keputusan Politik Negara

Mudik Lokal Juga Dilarang, Satgas: Mohon Maaf, Ini Keputusan Politik Negara

Nasional
Klaim Sudah 5 Bulan Disahkan, Ini Alasan Partai Prima Baru Akan Deklarasi 1 Juni 2021

Klaim Sudah 5 Bulan Disahkan, Ini Alasan Partai Prima Baru Akan Deklarasi 1 Juni 2021

Nasional
KPK Sebut Penyelenggara dan Penyusun Soal TWK adalah BKN

KPK Sebut Penyelenggara dan Penyusun Soal TWK adalah BKN

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X