Profil Wakil KSAD Baru Mayjen Bakti Agus Fadjari, Terlibat Sejumlah Operasi Militer

Kompas.com - 25/02/2021, 09:32 WIB
 saat menjabat Pangdam IV/Diponegoro. TRIBUN JATENG saat menjabat Pangdam IV/Diponegoro.

JAKARTA, KOMPAS.com - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menunjuk Mayjen TNI Bakti Agus Fadjari mengisi posisi Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakil KSAD).

Penunjukan ini termuat dalam Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/145/II/2021 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan Tentara Nasional Indonesia tertanggal 23 Februari 2021.

Bakti Agus Fadjari dimutasi bersama 113 perwira tinggi (Pati) TNI lainnya pada waktu yang bersamaan.

"Telah ditetapkan mutasi dan promosi jabatan 114 Perwira Tinggi (Pati) TNI terdiri dari 43 Pati TNI AD, 38 Pati TNI AL dan 33 Pati TNI AU," ujar Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut Edys Riyants dalam keterangan tertulis Puspen Mabes TNI, Rabu (24/2/2021).

Baca juga: Panglima TNI Mutasi 114 Perwira Tinggi, Mayjen Bakti Agus Fadjari Jadi Wakasad

Sosok Bakti

Dikutip dari situs resmi TNI AD, Pria kelahiran Purwokerto, 1 Agustus 1964 ini sebelumnya mengemban jabatan sebagai Panglima Kodam IV/Diponegoro.

Keberhasilan menjalankan posisi ini menjadi salah satu alasan ia ditarik untuk mendampingi Jenderal TNI Andika Perkasa sebagai KSAD.

Dalam riwayat perjalanannya di dunia angkatan bersenjata, jebolan Akademi Militer (Akmil) angkatan 1987 ini mempunyai segudang pengalaman di bidang infanteri.

Selain itu, ia menjadi salah satu sosok jenderal TNI yang berulang kali menjalani pendidikan.

Mulai dari Suslapa I/Infanteri (1994), Diklapa II/Infanteri (1997), Seskoad (20021), Sesko TNI (2012), hingga Lemhanas (2014).

Baca juga: Kurangi Intensitas Hujan, TNI AU dan BPPT Kembali Modifikasi Cuaca Jabodetabek

Sedangkan, ia kali pertama kali mengemban jabatan ketika ditunjuk menjadi Danyonif 621/Manuntung pada 2002.

Dua tahun berselang, Bakti kemudian dipindahkan menjadi Kasi Ops Korem 101/Antasari pada 2004. Kemudian pada 2006, ia dipercaya menjadi Dandim 1007/Banjarmasin.

Rekam jejaknya yang bagus mengantarkan Bakti untuk menapaki jabatan lainnya. Hal itu terbukti ketika ia dipercaya menjadi Staf Khusus KSAD pada 2018.

Setahun kemudian ia digeser menjadi Aster KSAD dan pada 2020 ia diamanahkan untuk menjadi Pangdam IV/Diponegoro hingga akhirnya dimutasi menjadi Wakasad pada tahun ini.

Sedangkan, dalam penugasannya, Bakti pernah terjuan langsung dalam Operasi Timor Timur.

Dalam operasi ini, ia tiga kali terlibat langsung, yakni pada 1989, 1992, dan 1995.

Kemudian, ia juga pernah terlibat dalam Operasi Aceh pada 2003.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anwar Abbas: Ustaz Tengku Zulkarnain Tinggalkan Dunia Seni untuk Berdakwah

Anwar Abbas: Ustaz Tengku Zulkarnain Tinggalkan Dunia Seni untuk Berdakwah

Nasional
Maria Lumowa Dituntut Bayar Uang Pengganti Rp 185,82 Miliar

Maria Lumowa Dituntut Bayar Uang Pengganti Rp 185,82 Miliar

Nasional
Antisipasi Penerobos, Korlantas Polri Siapkan Penyekatan Berlapis

Antisipasi Penerobos, Korlantas Polri Siapkan Penyekatan Berlapis

Nasional
Kasus Pembobolan Bank BNI, Maria Lumowa Dituntut 20 Tahun Penjara

Kasus Pembobolan Bank BNI, Maria Lumowa Dituntut 20 Tahun Penjara

Nasional
Saat PKB dan PDI-P Tak Akui Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat sebagai Kader

Saat PKB dan PDI-P Tak Akui Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat sebagai Kader

Nasional
Enam Terdakwa Kasus Kebakaran Gedung Kejagung Mohon Vonis Bebas

Enam Terdakwa Kasus Kebakaran Gedung Kejagung Mohon Vonis Bebas

Nasional
Bupati Nganjuk Tersangka dan Kasusnya Ditangani Polri, Ini Penjelasan Kabareskrim

Bupati Nganjuk Tersangka dan Kasusnya Ditangani Polri, Ini Penjelasan Kabareskrim

Nasional
MUI Berdukacita atas Meninggalnya Tengku Zulkarnain, Asrorun: Beliau Gigih dalam Berdakwah

MUI Berdukacita atas Meninggalnya Tengku Zulkarnain, Asrorun: Beliau Gigih dalam Berdakwah

Nasional
Bareskrim Amankan Rp 647,9 Juta dalam OTT Bupati Nganjuk

Bareskrim Amankan Rp 647,9 Juta dalam OTT Bupati Nganjuk

Nasional
Profil Tengku Zulkarnain, Mantan Wasekjen MUI dan Pernah Aktif di PP Mathla'ul Anwar

Profil Tengku Zulkarnain, Mantan Wasekjen MUI dan Pernah Aktif di PP Mathla'ul Anwar

Nasional
Jaga Kerahasiaan Data Pribadi, Masyarakat Diminta Tak Unggah Dokumen Kependudukan ke Media Sosial

Jaga Kerahasiaan Data Pribadi, Masyarakat Diminta Tak Unggah Dokumen Kependudukan ke Media Sosial

Nasional
Kasus Korupsi Bupati Nganjuk Ditangani Bareskrim Polri

Kasus Korupsi Bupati Nganjuk Ditangani Bareskrim Polri

Nasional
Koalisi Kebebasan Beragama Minta Ketua KPK Batalkan Hasil TWK

Koalisi Kebebasan Beragama Minta Ketua KPK Batalkan Hasil TWK

Nasional
Jadi Tersangka, Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat Punya Kekayaan Rp 116,89 Miliar

Jadi Tersangka, Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat Punya Kekayaan Rp 116,89 Miliar

Nasional
Tingkat Keterisian Tempat Tidur RS Tinggi akibat Covid-19, Menkes Ingatkan 8 Daerah ini

Tingkat Keterisian Tempat Tidur RS Tinggi akibat Covid-19, Menkes Ingatkan 8 Daerah ini

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X