Kompas.com - 24/02/2021, 16:06 WIB
Foto tangkapan layar Presiden Joko Widodo menijiau lokasi jebolnya tanggul Citarum di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (24/2/2021). Kompas.com/Fitria Chusna FarisaFoto tangkapan layar Presiden Joko Widodo menijiau lokasi jebolnya tanggul Citarum di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (24/2/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo meninjau lokasi jebolnya tanggul Citarum di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (24/2/2021).

Ia menyebut, ada tiga titik tanggul mengalami kebocoran sehingga menyebabkan banjir di sejumlah wilayah.

"Pada hari Sabtu malam, jam 10 tanggal 20 Februari yang lalu tanggul Citarum ini jebol. Ada tiga titik yang mengalami jebol tanggul seperti ini," kata Jokowi di lokasi.

Namun demikian, kata Jokowi, sejak dua hari yang lalu pemerintah sudah mulai melakukan pembenahan terhadap kerusakan.

Baca juga: Pakai Helikopter, Kepala BNPB, Menko PMK, dan Menteri PUPR Tinjau Lokasi Jebolnya Tanggul Sungai Citarum

Ia menargetkan, pembenahan rampung dalam 2 hari ke depan.

"Dan ini insyallah, tadi saya memberikan target maksimal dua hari lagi sudah harus selesai tanggulnya sehingga semuanya berfungsi normal kembali," ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jokowi juga menyebut, pemerintah akan membantu pembenahan rumah warga yang terdampak.

"Di sini tadi ada 30 juga perumahannya akan segera diselesaikan dalam waktu secepat-cepatnya," katanya.

Untuk diketahui, bencana banjir terjadi di sejumlah wilayah Tanah Air pada akhir pekan lalu.

Baca juga: Jebolnya Tanggul Sungai Citarum Sebabkan Banjir di 4 Desa di Bekasi

Wilayah yang terdampak si antaranya Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Puluhan desa di daerah ini terendam banjir akibat sejumlah faktor seperti jebolnya tanggul Sungai Citarum dan meluapnya sejumlah sungai.

Di saat bersamaan, volume saluran drainase tidak dapat menampung debit air akibat curah hujan tinggi.

Hingga Senin (22/2/2021) malam, total sudah 20.630 keluarga terdampak bencana ini.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kementerian PPPA Sebut Penyebab Kerentanan Anak adalah Gagapnya Orangtua Ikuti Teknologi

Kementerian PPPA Sebut Penyebab Kerentanan Anak adalah Gagapnya Orangtua Ikuti Teknologi

Nasional
Gelar Tabur Bunga Peringati Tragedi 27 Juli 1996, PDI-P: Perjuangan Belum Selesai

Gelar Tabur Bunga Peringati Tragedi 27 Juli 1996, PDI-P: Perjuangan Belum Selesai

Nasional
Airlangga: Untuk Mencapai Kekebalan Kelompok, Perlu 208 Juta Penduduk Divaksin

Airlangga: Untuk Mencapai Kekebalan Kelompok, Perlu 208 Juta Penduduk Divaksin

Nasional
Menteri PPPA Sebut Dunia Usaha Punya Peran Penting untuk Perluas Jangkauan Vaksinasi Covid-19 Anak-anak

Menteri PPPA Sebut Dunia Usaha Punya Peran Penting untuk Perluas Jangkauan Vaksinasi Covid-19 Anak-anak

Nasional
718.000 Anak Usia 12-17 Tahun Sudah Terima Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama

718.000 Anak Usia 12-17 Tahun Sudah Terima Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama

Nasional
Jokowi: Mahasiswa di Jurusan Sama Tak Berarti Kelak Harus Berprofesi Sama

Jokowi: Mahasiswa di Jurusan Sama Tak Berarti Kelak Harus Berprofesi Sama

Nasional
Dewan Guru Besar UI Desak PP 75/2021 Dicabut, Ini Kata Kemendikbud Ristek

Dewan Guru Besar UI Desak PP 75/2021 Dicabut, Ini Kata Kemendikbud Ristek

Nasional
Kasus Suap Pengaturan Proyek di Indramayu, KPK Panggil 3 Anggota DPRD Jabar

Kasus Suap Pengaturan Proyek di Indramayu, KPK Panggil 3 Anggota DPRD Jabar

Nasional
Menteri PPPA Minta Penyedia Jasa Lindungi Anak dari Dampak Negatif Internet

Menteri PPPA Minta Penyedia Jasa Lindungi Anak dari Dampak Negatif Internet

Nasional
Pemerintah Diminta Jelaskan Aturan Makan 20 Menit, Puan Nilai Agar Tak Jadi Lelucon

Pemerintah Diminta Jelaskan Aturan Makan 20 Menit, Puan Nilai Agar Tak Jadi Lelucon

Nasional
Kasus Aa Umbara, KPK Dalami Aliran Uang dari Kontraktor Proyek Bansos

Kasus Aa Umbara, KPK Dalami Aliran Uang dari Kontraktor Proyek Bansos

Nasional
Polri: Pengawasan Waktu Makan 20 Menit Tugas Satgas Covid-19

Polri: Pengawasan Waktu Makan 20 Menit Tugas Satgas Covid-19

Nasional
Kebijakan Migrasi ke TV Digital di Tengah Pandemi Dinilai Memberatkan

Kebijakan Migrasi ke TV Digital di Tengah Pandemi Dinilai Memberatkan

Nasional
Statuta UI Baru Dianggap Cacat Formil, Dewan Guru Besar Desak Jokowi Cabut

Statuta UI Baru Dianggap Cacat Formil, Dewan Guru Besar Desak Jokowi Cabut

Nasional
PPKM Diperpanjang, Pemerintah Diminta Pastikan Bantuan Tunai Tepat Waktu dan Tepat Sasaran

PPKM Diperpanjang, Pemerintah Diminta Pastikan Bantuan Tunai Tepat Waktu dan Tepat Sasaran

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X