Jokowi Minta Semua Provinsi Segera Gelar Vaksinasi untuk Guru

Kompas.com - 24/02/2021, 12:29 WIB
Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers bersama Mendikbud Nadiem Makarim dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan usai meninjau vaksinasi Covid-19 untuk guru, tenaga kependidikan dan dosen di SMA Negeri 70, Bulungan, Jakarta Selatan, Rabu (24/2/2021). Dok. YouTube Sekretariat PresidenPresiden Joko Widodo memberikan keterangan pers bersama Mendikbud Nadiem Makarim dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan usai meninjau vaksinasi Covid-19 untuk guru, tenaga kependidikan dan dosen di SMA Negeri 70, Bulungan, Jakarta Selatan, Rabu (24/2/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo mengatakan, vaksinasi untuk guru dan tenaga kependidikan bisa segera dilakukan di semua provinsi yang berada di luar DKI Jakarta.

Jokowi berharap vaksinasi yang dilakukan terhadap guru dan tenaga pendidik bisa mendukung proses belajar mengajar secara tatap muka pada semester kedua tahun pendidikan ini.

"Kami harap, setelah (vaksinasi untuk guru) DKI Jakarta, semua provinsi juga melakukan hal yang sama," ujar Jokowi dalam keterangan pers usai meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di SMA Negeri 70, Jakarta Selatan, yang ditayangkan virtual di YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (24/2/2021).

Baca juga: Dari SMA 70, Jokowi Nyatakan Vaksinasi Covid-19 untuk Guru Dimulai

"Sebab, tenaga pendidik, guru, dan lainnya menjadi prioritas. Agar nanti di awal semester dua, pendidikan tatap muka bisa mulai kita lakukan," lanjutnya.

Pada Rabu, sebanyak 600 orang dari profesi guru, tenaga kependidikan, dan dosen menjalani vaksinasi Covid-19 di SMA Negeri 70, Bulungan, Jakarta Selatan.

Sebagaimana diketahui, guru, tenaga kependidikan, dan dosen menjadi prioritas dalam pelaksanaan vaksinasi tahap kedua.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Maxi Rein Rondonuwu sebelumnya mengatakan, suntik vaksin tahap kedua ditujukan bagi pekerja publik.

Baca juga: Kejar Belajar Tatap Muka, Jokowi Targetkan Vaksinasi Guru Rampung Juni

Selain itu, diberikan juga kepada masyarakat yang berusia di atas 60 tahun.

Pada tahap kedua ini, ada 38.513.446 orang yang menjadi sasaran untuk disuntik vaksin Covid-19.

Selain guru, tenaga kependidikan, dan dosen, suntuk vaksin juga untuk pedagang pasar, tokoh dan penyuluh agama, wakil rakyat, pejabat negara, jurnalis, atlet, dan lainnya.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER NASIONAL] Tiga Patung Penumpas G30S/PKI Dibongkar Penggagas | Nadiem: Tutup Sekolah Salah, Buka Sekolah Salah

[POPULER NASIONAL] Tiga Patung Penumpas G30S/PKI Dibongkar Penggagas | Nadiem: Tutup Sekolah Salah, Buka Sekolah Salah

Nasional
Gonjang-ganjing di KPK, Kemerosotan Kepercayaan Publik, dan Ketidaktegasan Sikap Jokowi

Gonjang-ganjing di KPK, Kemerosotan Kepercayaan Publik, dan Ketidaktegasan Sikap Jokowi

Nasional
Pegawai Nonaktif KPK Konsolidasikan Rencana Perekrutan Jadi ASN Polri

Pegawai Nonaktif KPK Konsolidasikan Rencana Perekrutan Jadi ASN Polri

Nasional
Jelang Diberhentikan, 14 Pegawai Nonaktif KPK Diduga Alami Peretasan

Jelang Diberhentikan, 14 Pegawai Nonaktif KPK Diduga Alami Peretasan

Nasional
Panglima TNI Berharap PON XX Papua Berjalan Lancar

Panglima TNI Berharap PON XX Papua Berjalan Lancar

Nasional
Bakal Rekrut 56 Pegawai Nonaktif KPK, Kapolri Sebut untuk Tangani Tipikor

Bakal Rekrut 56 Pegawai Nonaktif KPK, Kapolri Sebut untuk Tangani Tipikor

Nasional
Satgas: Penyelenggaraan Konser Bergantung pada Kebijakan Pemda

Satgas: Penyelenggaraan Konser Bergantung pada Kebijakan Pemda

Nasional
Komnas HAM Belum Terima Konfirmasi Istana soal Pertemuan dengan Jokowi Terkait Polemik TWK

Komnas HAM Belum Terima Konfirmasi Istana soal Pertemuan dengan Jokowi Terkait Polemik TWK

Nasional
Kapolri Sebut Presiden Jokowi Setuju 56 Pegawai Nonaktif KPK Direkrut Jadi ASN Polri

Kapolri Sebut Presiden Jokowi Setuju 56 Pegawai Nonaktif KPK Direkrut Jadi ASN Polri

Nasional
BKKBN Tunggu Proses Hukum Kasus Dugaan Penipuan Terkait Jabatan yang Dialami Mantan Kolonel TNI AU

BKKBN Tunggu Proses Hukum Kasus Dugaan Penipuan Terkait Jabatan yang Dialami Mantan Kolonel TNI AU

Nasional
Kapolri Bakal Rekrut 56 Pegawai KPK yang Tak Lolos TWK Jadi ASN Polri

Kapolri Bakal Rekrut 56 Pegawai KPK yang Tak Lolos TWK Jadi ASN Polri

Nasional
Pilih Nyemplung Menanam Mangrove, Jokowi: Masak Saya Sendiri di Darat, Kan Nggak Lucu...

Pilih Nyemplung Menanam Mangrove, Jokowi: Masak Saya Sendiri di Darat, Kan Nggak Lucu...

Nasional
Jokowi: Indonesia Punya Hutan Mangrove Terluas di Dunia, Wajib Kita Pelihara

Jokowi: Indonesia Punya Hutan Mangrove Terluas di Dunia, Wajib Kita Pelihara

Nasional
Temui Menkopolhukam, Nasdem Usulkan Ulama Syaikhoni Kholil Jadi Pahlawan Nasional

Temui Menkopolhukam, Nasdem Usulkan Ulama Syaikhoni Kholil Jadi Pahlawan Nasional

Nasional
Deputi KSP Khawatir Revisi UU ASN Buka Celah Jual Beli Jabatan

Deputi KSP Khawatir Revisi UU ASN Buka Celah Jual Beli Jabatan

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.