Saat Prabowo Unggul sebagai Kandidat Capres 2024 di 2 Hasil Survei

Kompas.com - 24/02/2021, 10:53 WIB
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menghadiri Rapim TNI 2021 di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (16/2/2021). Biro Humas Setjen Kementerian PertahananMenteri Pertahanan Prabowo Subianto menghadiri Rapim TNI 2021 di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (16/2/2021).

"Data elektabilitas juga menunjukkan Prabowo Subianto menjadi figur tak tergantikan dari calon berbasis militer secara konsisten memimpin kompetisi capres 2024, baik pada skenario elektabilitas terbuka, maupun pada skenario elektabilitas tertutup," kata Direktur Eksekutif Parameter Politik Inodnesia Adi Prayitno dalam siaran pers, Senin (22/2/2021).

Prabowo menteri paling memuaskan publik

Selaras dengan hasil survei elektabilitas dari Parameter Politik, hasil survei LSI memperlihatkan, Prabowo merupakan menteri dengan kinerja paling memuaskan publik.

Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan mengatakan, berdasarkan hasil survei, 13 persen responden menyatakan sangat puas dan 62 responden menyatakan puas dengan kinerja mantan lawan Presiden Joko Widodo dalam Pilpres 2019 itu.

"Yang tingkat kepuasannya paling tinggi ada Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, disusul Menteri Pariwisata sandiaga Uno, Menteri Keuangan Sri Mulyani," kata Djayadi dalam rilis survei, Senin (22/2/2021).

Selain itu, survei menunjukkan ada 8 persen responden yang sangat puas dan 61 persen responden yang puas dengan kinerja Sandiaga Uno.

Sementara, 12 persen responden sangat puas dan 56 persen responden puas dengan kinerja Sri Mulyani.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pasangan capres-cawapres berlatar militer-sipil dinilai paling baik

Hasil survei yang menunjukkan Prabowo memiliki elektabilitas tertinggi dan menduduki posisi teratas sebagai kandidat capres 2024 juga selaras dengan temuan survei lainnya.

Temuan survei Parameter Politik Indonesia menunjukkan, capres dan cawapres dengan komposisi militer-sipil dinilai paling baik oleh publik.

Baca juga: Survei LSI: Kinerja Prabowo Paling Memuaskan Publik

"Data survei secara konsisten mengamini asumsi meningkatnya kembali pamor capres berlatar belakang militer," kata Adi Prayitno dalam siaran pers, Senin (22/2/2021).

Survei tersebut menunjukkan, kombinasi latar belakang militer-sipil dinilai baik oleh 30,2 persen responden, atau lebih tinggi daripada kombinasi sipil-sipil yaitu 26,1 persen.

Sementara, kombinasi berikutnya yaitu sipil-militer dinilai baik oleh 18,6 persen responden, militer-militer oleh 11,1 persen, sedangkan 14 persen sisanya tidak menjawab.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Setuju Kemenag Disebut Hadiah Negara untuk NU, Pimpinan MPR: Hasil Perjuangan Tokoh Islam Era Kemerdekaan

Tak Setuju Kemenag Disebut Hadiah Negara untuk NU, Pimpinan MPR: Hasil Perjuangan Tokoh Islam Era Kemerdekaan

Nasional
Sebaran 14.360 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia pada 24 Oktober 2021

Sebaran 14.360 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia pada 24 Oktober 2021

Nasional
UPDATE: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 32,61 Persen

UPDATE: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 32,61 Persen

Nasional
UPDATE 24 Oktober: Sebaran 623 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di DKI

UPDATE 24 Oktober: Sebaran 623 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di DKI

Nasional
UPDATE 24 Oktober: 14.360 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 24 Oktober: 14.360 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE: 214.745 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate dengan PCR 1,12 Persen

UPDATE: 214.745 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate dengan PCR 1,12 Persen

Nasional
UPDATE 24 Oktober: Kasus Suspek Covid-19 Tercatat 5.104

UPDATE 24 Oktober: Kasus Suspek Covid-19 Tercatat 5.104

Nasional
UPDATE 24 Oktober: Kasus Sembuh Covid-19 Jadi 4.082.454, Tambah 1.037

UPDATE 24 Oktober: Kasus Sembuh Covid-19 Jadi 4.082.454, Tambah 1.037

Nasional
UPDATE 24 Oktober: Tambah 29, Pasien Covid-19 Meninggal Dunia Capai 143.205 Orang

UPDATE 24 Oktober: Tambah 29, Pasien Covid-19 Meninggal Dunia Capai 143.205 Orang

Nasional
Hadiri TB Summit 2021, Dompet Dhuafa Dukung Percepatan Pengurangan Kasus TBC di Indonesia

Hadiri TB Summit 2021, Dompet Dhuafa Dukung Percepatan Pengurangan Kasus TBC di Indonesia

Nasional
UPDATE: Bertambah 623, Kini Ada 4.240.019 Kasus Covid-19 di Indonesia

UPDATE: Bertambah 623, Kini Ada 4.240.019 Kasus Covid-19 di Indonesia

Nasional
Usulan Pemerintah Soal Pemilu 15 Mei 2024 Dikhawatirkan Ganggu Tahapan Pilkada

Usulan Pemerintah Soal Pemilu 15 Mei 2024 Dikhawatirkan Ganggu Tahapan Pilkada

Nasional
Mendorong Sinergi Parekraf dan UMKM

Mendorong Sinergi Parekraf dan UMKM

Nasional
Pemerintah dan DPR Diminta Tak Intervensi KPU Tentukan Jadwal Pencoblosan Pemilu

Pemerintah dan DPR Diminta Tak Intervensi KPU Tentukan Jadwal Pencoblosan Pemilu

Nasional
Tanggapan Muhammadiyah soal Menag Sebut Kemenag Hadiah untuk NU

Tanggapan Muhammadiyah soal Menag Sebut Kemenag Hadiah untuk NU

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.