Indonesia Bantah Ada Rencana Aksi untuk Dukung Pemilu Baru di Myanmar

Kompas.com - 23/02/2021, 14:55 WIB
Plt Juru Bicara Kemlu Teuku Faizasyah KemluPlt Juru Bicara Kemlu Teuku Faizasyah
Penulis Devina Halim
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia membantah adanya rencana aksi yang didorong oleh Indonesia terkait kudeta militer di Myanmar.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Teuku Faizasyah menanggapi sebuah pemberitaan yang menyebutkan adanya dukungan Indonesia terhadap pemilihan baru di negara tersebut.

"Terlalu dini apabila dalam artikel tersebut sudah ada rencana aksi, yang salah satunya menyebutkan bahwa seakan-akan mendukung adanya satu proses pemilu baru di Myanmar. Itu sama sekali bukanlah posisi Indonesia," ucap Faiza dalam konferensi pers daring, Selasa (23/2/2021).

Baca juga: Indonesia dan Malaysia Dorong Pertemuan ASEAN Bahas Kudeta Myanmar

Faiza menuturkan, posisi Indonesia atas perkembangan politik yang terjadi di Myanmar tidak berubah sedari awal.

Menurut dia, Indonesia menekankan pada penyelesaian secara damai.

"Karena yang kita ingin garisbawahi adalah bagaimana kita mencari satu penyelesaian damai di Myanmar, yang bersifat satu proses politik demokrasi yang inklusif yang melibatkan semua pihak," ujarnya.

Maka dari itu, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengunjungi sejumlah negara ASEAN lainnya untuk berkonsultasi.

Baca juga: Kiprah Lagu Ampun Bang Jago, dari Protes Omnibus Law hingga Warnai Kudeta Myanmar

Faiza menambahkan, proses kunjungan Retno tersebut masih berlangsung.

Adapun pemberitaan tersebut menimbulkan aksi demonstrasi di Gedung Kedutaan Besar Indonesia (KBRI) di Yangon.

Namun, menurut Faiza, pihak KBRI di Myanmar menangani hal tersebut.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X