Kompas.com - 23/02/2021, 13:09 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Nama mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok masuk ke dalam daftar calon presiden 2024 dari hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) terkait peta Pilpres 2024, Senin (22/2/2021).

Dilansir dari Kompas TV, Selasa (23/2/2021), dari hasil survei kategori top mind, nama Basuki masuk ke dalam urutan enam dengan persentase 2,5 persen.

Pada kategori tersebut, namanya ada di bawah mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang kini menjabat sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno.

Baca juga: Bandingkan Banjir Jakarta Era Jokowi, Ahok, hingga Kini, Wagub DKI: Turun Signifikan

Namun, apabila survei dilakukan semi-terbuka, yaitu responden disodori 29 nama kandidan calon Presiden, nama Basuki berada di urutan keempat.

Ia mendapatkan persentase 7,2 persen di bawah Gubernur DKI Jakarta saat ini Anies Baswedan yang mendapatkan angka 10,2 persen.

Sementara itu, posisi pertama ditempati Menteri Pertahanan Prabowo Subianto sebesar 22,5 persen, kedua oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebesar 10,6 persen.

Ketika responden ditanya mengapa memilih nama-nama yang mereka sebutkan, mereka yang menjawab karena tegas/berwibawa sebanyak 27,6 persen, merakyat sebanyak 22,5 persen, jujur sebanyak 9,6 persen, dan berpendidikan sebanyak 7,2 persen.

"Namun ketika responden ditanya jika pemilihan presiden dilakukan sekarang dengan simulasi tertutup, nama Basuki justru tidak muncul," demikian keterangan yang tertulis.

Baca juga: Nama Risma dan Ahok Muncul di Survei Cagub DKI Jakarta, Ini Kata PDI-P

Dari 14 nama yang disodorkan untuk simulasi tertutup itu, nama Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, dan Anies Baswedan tetap berada di posisi tiga besar.

Posisi keempatnya kembali ditempati oleh Sandiaga Uno.

Selain itu, nama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono juga turut muncul di kategori tersebut.

Adapun Basuki tengah menjabat sebagai Komisaris Utama Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Pertamina.

Baca juga: Survei Parameter Politik Indonesia: Capres-Cawapres Berlatar Militer-Sipil Dinilai Paling Baik

Sebelumnya, Basuki menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta mendampingi Joko Widodo (Jokowi) yang saat itu menjadi gubernurnya.

Saat Jokowi terpilih sebagai Presiden, Basuki pun naik menjadi Gubernur DKI Jakarta hingga mengakhiri masa jabatannya pada 2017 karena kalah dalam pertarungan Pilkada DKI Jakarta 2017 oleh Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

DPR Cabut Persetujuan Sudrajad Dimyati Jadi Hakim Agung

DPR Cabut Persetujuan Sudrajad Dimyati Jadi Hakim Agung

Nasional
Saat KPK Masih Memanjangkan Sabar Meladeni Lukas Enembe...

Saat KPK Masih Memanjangkan Sabar Meladeni Lukas Enembe...

Nasional
Bareskrim Periksa Kesehatan Bharada E, Bripka Ricky, dan Kuat Jelang Pelimpahan Tahap II

Bareskrim Periksa Kesehatan Bharada E, Bripka Ricky, dan Kuat Jelang Pelimpahan Tahap II

Nasional
Ungkap Sikap DPR, Puan Maharani Harap Kenaikan Harga BBM Tak Buat Kualitas Kesejahteraan Rakyat Turun

Ungkap Sikap DPR, Puan Maharani Harap Kenaikan Harga BBM Tak Buat Kualitas Kesejahteraan Rakyat Turun

Nasional
PDI-P Sindir PSI yang Deklarasikan Ganjar Jadi Capres: Ngomonglah Sama Ketum, Begitu Loh Bos!

PDI-P Sindir PSI yang Deklarasikan Ganjar Jadi Capres: Ngomonglah Sama Ketum, Begitu Loh Bos!

Nasional
Penyelidikan TGIPF Bisa Dipakai Menjerat Pelaku Pidana Lain di Tragedi Kanjuruhan

Penyelidikan TGIPF Bisa Dipakai Menjerat Pelaku Pidana Lain di Tragedi Kanjuruhan

Nasional
FGD Reformasi Hukum Peradilan, Sejumlah Aktivis dan Pakar Hukum Kumpul di Kemenko Polhukam

FGD Reformasi Hukum Peradilan, Sejumlah Aktivis dan Pakar Hukum Kumpul di Kemenko Polhukam

Nasional
Pengacara: Bharada E Siap jika Dihadapkan Langsung dengan Ferdy Sambo di Persidangan

Pengacara: Bharada E Siap jika Dihadapkan Langsung dengan Ferdy Sambo di Persidangan

Nasional
Anies Diusung Jadi Capres, Bagaimana Nasib Rencana Koalisi Nasdem-Demokrat-PKS?

Anies Diusung Jadi Capres, Bagaimana Nasib Rencana Koalisi Nasdem-Demokrat-PKS?

Nasional
DPR Masuki Masa Reses Mulai 5-31 Oktober 2022, Puan: Sapalah Rakyat di Dapil

DPR Masuki Masa Reses Mulai 5-31 Oktober 2022, Puan: Sapalah Rakyat di Dapil

Nasional
TGIPF Tragedi Kanjuruhan Telusuri Jaringan Bisnis hingga Pengiklan Laga Arema vs Persebaya

TGIPF Tragedi Kanjuruhan Telusuri Jaringan Bisnis hingga Pengiklan Laga Arema vs Persebaya

Nasional
Profil Chandra Tirta Wijaya yang Dicegah Imigrasi dan Pernah Diperiksa KPK di Kasus Korupsi Garuda

Profil Chandra Tirta Wijaya yang Dicegah Imigrasi dan Pernah Diperiksa KPK di Kasus Korupsi Garuda

Nasional
Soal Pencopotan Hakim MK Aswanto, Mahfud: Kita Sudah Punya Pandangan Hukum

Soal Pencopotan Hakim MK Aswanto, Mahfud: Kita Sudah Punya Pandangan Hukum

Nasional
Tragedi Kanjuruhan, Amnesty Internasional Nilai Kapolda Jawa Timur Layak Dicopot

Tragedi Kanjuruhan, Amnesty Internasional Nilai Kapolda Jawa Timur Layak Dicopot

Nasional
Pencapresan Anies Baswedan oleh Nasdem, 'Ojo Kemajon' atau 'Ojo Kesusu?'

Pencapresan Anies Baswedan oleh Nasdem, "Ojo Kemajon" atau "Ojo Kesusu?"

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.