Survei LSI, Ahok Masuk Daftar Calon Presiden 2024

Kompas.com - 23/02/2021, 13:09 WIB
Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ditemui usai menghadiri diskusi kebangsaan di Universitas Kristen Petra, Surabaya, Jawa Timur, Senin (19/8/2019). KOMPAS.com/GHINAN SALMANMantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ditemui usai menghadiri diskusi kebangsaan di Universitas Kristen Petra, Surabaya, Jawa Timur, Senin (19/8/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Nama mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok masuk ke dalam daftar calon presiden 2024 dari hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) terkait peta Pilpres 2024, Senin (22/2/2021).

Dilansir dari Kompas TV, Selasa (23/2/2021), dari hasil survei kategori top mind, nama Basuki masuk ke dalam urutan enam dengan persentase 2,5 persen.

Pada kategori tersebut, namanya ada di bawah mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang kini menjabat sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno.

Baca juga: Bandingkan Banjir Jakarta Era Jokowi, Ahok, hingga Kini, Wagub DKI: Turun Signifikan

Namun, apabila survei dilakukan semi-terbuka, yaitu responden disodori 29 nama kandidan calon Presiden, nama Basuki berada di urutan keempat.

Ia mendapatkan persentase 7,2 persen di bawah Gubernur DKI Jakarta saat ini Anies Baswedan yang mendapatkan angka 10,2 persen.

Sementara itu, posisi pertama ditempati Menteri Pertahanan Prabowo Subianto sebesar 22,5 persen, kedua oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebesar 10,6 persen.

Ketika responden ditanya mengapa memilih nama-nama yang mereka sebutkan, mereka yang menjawab karena tegas/berwibawa sebanyak 27,6 persen, merakyat sebanyak 22,5 persen, jujur sebanyak 9,6 persen, dan berpendidikan sebanyak 7,2 persen.

"Namun ketika responden ditanya jika pemilihan presiden dilakukan sekarang dengan simulasi tertutup, nama Basuki justru tidak muncul," demikian keterangan yang tertulis.

Baca juga: Nama Risma dan Ahok Muncul di Survei Cagub DKI Jakarta, Ini Kata PDI-P

Dari 14 nama yang disodorkan untuk simulasi tertutup itu, nama Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, dan Anies Baswedan tetap berada di posisi tiga besar.

Posisi keempatnya kembali ditempati oleh Sandiaga Uno.

Selain itu, nama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono juga turut muncul di kategori tersebut.

Adapun Basuki tengah menjabat sebagai Komisaris Utama Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Pertamina.

Baca juga: Survei Parameter Politik Indonesia: Capres-Cawapres Berlatar Militer-Sipil Dinilai Paling Baik

Sebelumnya, Basuki menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta mendampingi Joko Widodo (Jokowi) yang saat itu menjadi gubernurnya.

Saat Jokowi terpilih sebagai Presiden, Basuki pun naik menjadi Gubernur DKI Jakarta hingga mengakhiri masa jabatannya pada 2017 karena kalah dalam pertarungan Pilkada DKI Jakarta 2017 oleh Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X