Jokowi Ungkap Ketersediaan Air jadi Problem Lumbung Pangan di Sumba Tengah

Kompas.com - 23/02/2021, 12:15 WIB
Foto tangkapan layar Presiden Joko Widodo meninjau lumbung pangan di Kabupaten Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (23/2/2021). Kompas.com/Fitria Chusna FarisaFoto tangkapan layar Presiden Joko Widodo meninjau lumbung pangan di Kabupaten Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (23/2/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo mengungkap, ketersediaan air menjadi persoalan pengoperasian lumbung pangan atau food estate di Kabupaten Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Hal ini dikatakan Jokowi saat meninjau langsung lumbung pangan tersebut, Selasa (23/2/2021).

"Problemnya adalah memang masih di seluruh NTT sama yaitu masalah air, memang kuncinya ada di air," kata Jokowi di lokasi.

Untuk mengatasi persoalan ini, telah dilakukan pembangunan sumber-sumber air, mulai dari sumur bor hingga embung.

Baca juga: Tinjau Lumbung Pangan di Sumba Tengah, Jokowi: 34 Persen Kemiskinan Ada di Sini

Namun, kata Jokowi, sumur bor dan embung yang ada saat ini belum mencukupi sehingga ke depan masih harus dilakukan pembangunan.

"Tadi Pak Bupati masih minta tambahan lagi, Pak Gubernur juga minta dibuatkan satu bendungan untuk di Kabupaten Sumba Tengah dan sekitarnya," ujarnya.

Jokowi mengaku dirinya telah memerintahkan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk mengkaji kemungkinan dibangunnya waduk atau bendungan di wilayah tersebut.

Pemerintah melalui Kementerian Pertanian juga akan membantu kekurangan-kekurangan alat mesin pertanian (alsintan), utamanya traktor.

Baca juga: 926 Personel Gabungan TNI-Polri Amankan Kunjungan Presiden Jokowi di NTT

Ia berharap, lumbung pangan di Sumba Tengah dapat turut membangun ketahanan pangan nasiojal dan menjadi percontohan daerah lain.

"Saya meyakini food estate yang ada di Kalimantan Tengah, food estate yang ada di Sumatera Utara, dan juga food estate yang ada di NTT ini akan bisa kita membangun sebuah ketahanan pangan yang baik untuk negara kita dan nanti akan kita fotokopi untuk juga di provinsi-provinsi yang lain yang memiliki kesiapan," kata Jokowi.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X