Kurangi Risiko Banjir, TNI AU Kerahkan Pesawat CN-295 untuk Modifikasi Cuaca di Jabodetabek

Kompas.com - 23/02/2021, 00:47 WIB
Pilot pesawat CN-295 ketika menggelar operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC), Kamis (9/1/2020). KOMPAS.com/ACHMAD NASRUDIN YAHYAPilot pesawat CN-295 ketika menggelar operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC), Kamis (9/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - TNI Angkatan Udara mengerahkan pesawatnya untuk melakukan penyemaian awan melalui operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC). Pesawat diterbangkan dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (22/2/2021).

Misi tersebut dilakukan untuk meminimalisasi risiko banjir yang melanda wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

Berdasarkan keterangan resmi Dinas Penerangan TNI AU pada Senin (22/2/2021) yang dikutip dari Tribunnews.com, pesawat yang digunakan dalam misi modifikasi cuaca tersebut ialah CN-295 A-2901 dari Skadron Udara 2 Lanud Halim Perdanakusuma.

Pesawat tersebut diterbangkan oleh Kapten Pnb Riyo dan Kapten Pnb Iskandar. Dalam proses modifikasi cuaca, pesawat tersebut mengangkut garam sebanyak 2,4 ton.

Pada ketinggian 10.000 sampai dengan 12.000 kaki, pesawat CN-295 menabur garam di awan yang berpotensi mengakibatkan hujan di daerah Selat Sunda, Ujung Kulon, dan Lampung Timur agar hujan tidak turun di wilayah Jabodetabek.

"Melalui modifikasi cuaca diharapkan dapat mengurangi risiko banjir seperti yang terjadi di Jabodetabek pada awal tahun ini," dikutip dari keterangan resmi Dinas Penerangan Angkatan Udara pada Senin (22/2/2021).

Kegiatan TMC tersebut adalah bentuk kerja sama antara TNI Angkatan Udara dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Adapun untuk kondisi cuaca sepekan ke depan, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi bahwa seluruh wilayah Indonesia masih berpotensi hujan dengan intensitas lebat disertai kilat petir dan angin kencang hingga 25 Februari 2021.

Wilayah yang mengalami hujan dengan intensitas lebat yakni, Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Banten, DKI Jakarta, hampir smeua wilayah di Pulau Kalimantan dan Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada dan berhati-hati terhadap dampak cuaca ekstrem seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang dan gelombang tinggi," ujar Kepala BMKG Dwikorita Karnawati.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kurangi Risiko Banjir, TNI AU Kerahkan Pesawat CN-295 Untuk Modifikasi Cuaca di Jabodetabek



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X