Kompas.com - 22/02/2021, 16:04 WIB
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menghadiri Rapim TNI 2021 di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (16/2/2021). Biro Humas Setjen Kementerian PertahananMenteri Pertahanan Prabowo Subianto menghadiri Rapim TNI 2021 di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (16/2/2021).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Hasil survei yang dilakukan Lembaga Survei Indonesia (LSI) memperlihatkan, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto merupakan menteri dengan kinerja paling memuaskan menurut publik. 

Direktur Eksekutitf LSI Djayadi Hanan mengatakan, berdasarkan hasil survei, 13 persen responden menyatakan sangat puas dan 62 responden menyatakan puas dengan kinerja Prabowo.

"Yang tingkat kepuasannya paling tinggi ada Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, disusul Menteri Pariwisata sandiaga Uno, Menteri Keuangan Sri Mulyani," kata Djayadi dalam rilis survei, Senin (22/2/2021).

Baca juga: Survei LSI: Elektabilitas Prabowo Tertinggi, Ganjar-Anies Beda Tipis

Survei menunjukkan, ada 8 persen responden yang sangat puas dan 61 persen responden yang puas dengan kinerja Sandiaga.

Sementara itu, 12 persen responden sangat puas dan 56 persen responden puas dengan kinerja Sri Mulyani.

Di bawah nama Sandiaga dan Sri Mulyani, ada nama-nama menteri lain yang memiliki tingkat kepuasan tinggi, yakni Menteri Sosial Tri Rismaharini, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, serta Kemanaan Mahfud MD.

Djayadi menyebut, merujuk pada hasil suvei tersebut, menteri yang sudah lebih dikenal oleh masyarakat cenderung dianggap lebih memuaskan kinerjanya oleh masyarakat. 

"Artinya, menteri-menteri yang lebih banyak dibicarakan, baik di media ataupun di tempat-tempat pembicaraan lainnya secara umum itu cenderung memperoleh kepuasan yang lebih tinggi di masyarakat," kata Djayadi.

Baca juga: Survei Parameter Politik: Elektabilitas Prabowo Tertinggi Diikuti Anies dan Ganjar

Dalam kesempatan yang sama, Djayadi juga mengungkap tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Joko Widodo berada di angka 69,8 persen, sedangkan yang tidak puas sebanyak 29,3 persen responden. 

Sementara itu, tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Wakil Presiden Ma'ruf Amin berada di bawah Jokowi yaitu 56,1 persen merasa puas dan 40,9 persen merasa tidak puas.

"Ini mungkin agak jomplang tingkat kepuasannya antara presiden dengan wakil presiden, mungkin itu bisa menjadi kajian nanti bagi pihak yang terkait," ujar dia.

Baca juga: Survei Parameter Politik: PDI-P Jadi Partai dengan Elektabilitas Tertinggi

Adapun survei yang diselenggarakan LSI dilakukan terhadap 1.200 orang responden dengan metode wawancara lapangan pada 25-31 Januari 2021.

Survei ini memiliki margin of error sebesar kurang lebih 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menkes: Kasus Covid-19 Kita Sudah Turun, Jangan Sampai Ada Lonjakan

Menkes: Kasus Covid-19 Kita Sudah Turun, Jangan Sampai Ada Lonjakan

Nasional
BPOM Sebut Uji Klinik Fase III Vaksin Anhui Rampung Agustus Tahun Ini

BPOM Sebut Uji Klinik Fase III Vaksin Anhui Rampung Agustus Tahun Ini

Nasional
Menteri PPPA Harap Forum Anak Dibentuk hingga Kecamatan dan Desa

Menteri PPPA Harap Forum Anak Dibentuk hingga Kecamatan dan Desa

Nasional
Kapuspen: Vaksin Nusantara Bukan Program TNI

Kapuspen: Vaksin Nusantara Bukan Program TNI

Nasional
KPK Periksa 28 Saksi untuk Kasus Bupati Nonaktif Bandung Barat Aa Umbara

KPK Periksa 28 Saksi untuk Kasus Bupati Nonaktif Bandung Barat Aa Umbara

Nasional
Orang Dengan Gangguan Jiwa Dapat Vaksinasi Covid-19, Apa Syaratnya?

Orang Dengan Gangguan Jiwa Dapat Vaksinasi Covid-19, Apa Syaratnya?

Nasional
Persaingan Antar-negara Dapatkan Vaksin Makin Ketat, Menkes Sebut Stok RI Lancar

Persaingan Antar-negara Dapatkan Vaksin Makin Ketat, Menkes Sebut Stok RI Lancar

Nasional
Litbang Kompas: 60,6 Persen Responden Anggap Program Reintegrasi Napi Terorisme ke Masyarakat Belum Berhasil

Litbang Kompas: 60,6 Persen Responden Anggap Program Reintegrasi Napi Terorisme ke Masyarakat Belum Berhasil

Nasional
Jaksa Hadirkan 4 Saksi Sidang Rizieq Shihab: Kasatpol PP Kabupaten Bogor hingga Camat Megamendung

Jaksa Hadirkan 4 Saksi Sidang Rizieq Shihab: Kasatpol PP Kabupaten Bogor hingga Camat Megamendung

Nasional
Menko PMK: Pemerintah Berusaha Perbesar Cadangan Dana Abadi Pendidikan

Menko PMK: Pemerintah Berusaha Perbesar Cadangan Dana Abadi Pendidikan

Nasional
Jokowi: Tidak Boleh Sepelekan Covid-19, Jangan Sampai Kasus Naik Lagi

Jokowi: Tidak Boleh Sepelekan Covid-19, Jangan Sampai Kasus Naik Lagi

Nasional
Litbang Kompas: 56,6 Persen Publik Sangat Khawatir dengan Aksi Teror di Makassar dan Mabes Polri

Litbang Kompas: 56,6 Persen Publik Sangat Khawatir dengan Aksi Teror di Makassar dan Mabes Polri

Nasional
Tanggapi Survei Korupsi di Lingkup ASN, Tjahjo Minta Aplikasi LAPOR! Dimanfaatkan

Tanggapi Survei Korupsi di Lingkup ASN, Tjahjo Minta Aplikasi LAPOR! Dimanfaatkan

Nasional
Jokowi: Covid-19 Masih Ada dan Nyata, Tetap Ingat dan Waspada

Jokowi: Covid-19 Masih Ada dan Nyata, Tetap Ingat dan Waspada

Nasional
Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal untuk Seniman dan Budayawan

Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal untuk Seniman dan Budayawan

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X