Kompas.com - 19/02/2021, 19:01 WIB
Petugas KPU DKI Jakarta memusnahkan surat suara yang rusak jelang pelaksanaan Pilkada DKI Jakarta Putaran Kedua di KPU DKI Jakarta, Jakarta, Selasa (18/4/2017). KPU DKI Jakarta telah menyiapkan jumlah surat suara sesuai dengan DPT, ditambah 2,5 persen di mana surat suara tersebut akan disebarkan ke setiap TPS di seluruh wilayah DKI Jakarta, serta memusnahkan surat suara yang lebih dan rusak. ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJAPetugas KPU DKI Jakarta memusnahkan surat suara yang rusak jelang pelaksanaan Pilkada DKI Jakarta Putaran Kedua di KPU DKI Jakarta, Jakarta, Selasa (18/4/2017). KPU DKI Jakarta telah menyiapkan jumlah surat suara sesuai dengan DPT, ditambah 2,5 persen di mana surat suara tersebut akan disebarkan ke setiap TPS di seluruh wilayah DKI Jakarta, serta memusnahkan surat suara yang lebih dan rusak.


JAKARTA, KOMPAS.com – Pelaksanaan Pilkada DKI Jakarta masih tiga tahun lagi jika merujuk pada Undang-undang (UU) No. 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota (Pilkada).

Kendati demikian beberapa partai politik telah menyiapkan sejumlah kandidat sebagai bakal calon Gubernur DKI Jakarta yang hendak diusung.

Sebagaimana diketahui, Pilkada DKI merupakan pilkada yang dinilai bergengsi oleh seluruh partai politik.

Baca juga: Demokrat Siapkan 9 Kader untuk Pilkada DKI, dari Emil Dardak, Dede Yusuf, hingga Iti Octavia Jayabaya

Sebabnya, Pilkada DKI memiliki eksposur pemberitaan yang tinggi yang berskala nasional. Selain itu Jakarta juga telah dianggap sebagai miniatur politik nasional.

Dan sejak terpilihnya Presiden Joko Widodo yang dulunya merupakan Gubernur DKI juga membuat Pilkada DKI menjadi ajang kontestasi yang semakin bergengsi bagi para politisi dan partai politik.

Posisi Gubernur DKI dipandang strategis sebagai batu loncatan untuk mencalonkan diri sebagai presiden di kemudian hari.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kini sejumlah partai pun telah mengambil ancang-ancang untuk menyiapkan sosok yang bakal mereka usung di Pilkada DKI meskipun masih berselang 3 tahun lagi.

Mereka menyiapkan para pesohor hingga kader internal yang memiliki elektabilitas tinggi untuk maju sebagai calon Gubernur DKI.

Baca juga: Jika Pecah Kongsi dengan Gerindra, Anies Diprediksi Sulit Maju Lagi di Pilkada DKI

Berikut paparannya:

1. Demokrat

Badan Pemenangan Pemilihan Umum (Bappilu) Partai Demokrat menyiapkan sembilan orang kader yang akan digadang-gadang maju pada kontestasi pemilihan gubernur DKI Jakarta selanjutnya.

Deputi Bappilu Partai Demokrat Kamhar Lakumani menyatakan, sembilan kader itu memiliki pengalaman dan jam terbang yang memadai di sektor eksekutif, legislatif, ataupun keduanya.

"Untuk DKI sendiri yang merupakan etalase politik nasional, bahkan sebelumnya dikenal sebagai pilkada citarasa pilpres, Partai Demokrat menyiapkan dan memberi kesempatan kepada sembilan kader terbaik untuk tampil merebut hati dan pikiran rakyat," kata Kamhar dalam keterangan tertulis, Jumat (19/2/2021).

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jokowi: Ekonomi Global Hanya Bisa Pulih Jika Pandemi Terkendali

Jokowi: Ekonomi Global Hanya Bisa Pulih Jika Pandemi Terkendali

Nasional
Panglima TNI dan Panglima SAF Gelar Pertemuan Virtual, Bahas Penanganan Pandemi hingga Kontraterorisme

Panglima TNI dan Panglima SAF Gelar Pertemuan Virtual, Bahas Penanganan Pandemi hingga Kontraterorisme

Nasional
Jokowi di Sidang PBB: Kemampuan Vaksinasi Covid-19 Antarnegara Masih Timpang, Politisasi Masih Terjadi

Jokowi di Sidang PBB: Kemampuan Vaksinasi Covid-19 Antarnegara Masih Timpang, Politisasi Masih Terjadi

Nasional
Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur Diduga Minta Uang Rp 250 Juta Proyek Dana Hibah BNPB

Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur Diduga Minta Uang Rp 250 Juta Proyek Dana Hibah BNPB

Nasional
Indonesia Kini Bebas Zona Merah Covid-19

Indonesia Kini Bebas Zona Merah Covid-19

Nasional
Saat WHO Ingatkan Indonesia Belum Keluar dari Bahaya Covid-19

Saat WHO Ingatkan Indonesia Belum Keluar dari Bahaya Covid-19

Nasional
Jokowi: Kita Harus Berikan Harapan Pandemi Covid-19 Tertangani dengan Cepat, Adil dan Merata

Jokowi: Kita Harus Berikan Harapan Pandemi Covid-19 Tertangani dengan Cepat, Adil dan Merata

Nasional
Kemenkes: Belum Ada Negara yang Aman dari Pandemi Covid-19

Kemenkes: Belum Ada Negara yang Aman dari Pandemi Covid-19

Nasional
[POPULER NASIONAL] Anggaran yang Mubazir di Jakarta... | Jokowi: Jangan Ada yang 'Back Up' Mafia Tanah

[POPULER NASIONAL] Anggaran yang Mubazir di Jakarta... | Jokowi: Jangan Ada yang "Back Up" Mafia Tanah

Nasional
KPK Sita Uang Rp 225 Juta dalam OTT Bupati Kolaka Timur

KPK Sita Uang Rp 225 Juta dalam OTT Bupati Kolaka Timur

Nasional
KPK Beberkan Kronologi OTT Bupati Kolaka Timur

KPK Beberkan Kronologi OTT Bupati Kolaka Timur

Nasional
KPK: Bupati Kolaka Diduga Minta Uang Rp 250 Juta ke Kepala BPBD sebagai Fee Proyek Jembatan

KPK: Bupati Kolaka Diduga Minta Uang Rp 250 Juta ke Kepala BPBD sebagai Fee Proyek Jembatan

Nasional
KPK Tahan Bupati Andi Merya Nur dan Kepala BPBD Kolaka Timur

KPK Tahan Bupati Andi Merya Nur dan Kepala BPBD Kolaka Timur

Nasional
KPU Sebut Pencoblosan Pemilu 2024 di Bulan April Akan Problematik

KPU Sebut Pencoblosan Pemilu 2024 di Bulan April Akan Problematik

Nasional
KPK Tetapkan Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur dan Kepala BPBD Tersangka Suap

KPK Tetapkan Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur dan Kepala BPBD Tersangka Suap

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.