Kompas.com - 15/02/2021, 19:59 WIB
Dokter melakukan pemeriksaan terhadap pasien Covid-19 di RSUD Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (12/2/2021). Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor menjadi rumah sakit (RS) khusus untuk pasien virus corona (Covid-19) sesuai surat edaran Kementerian Kesehatan (Kemkes). KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGDokter melakukan pemeriksaan terhadap pasien Covid-19 di RSUD Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (12/2/2021). Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor menjadi rumah sakit (RS) khusus untuk pasien virus corona (Covid-19) sesuai surat edaran Kementerian Kesehatan (Kemkes).
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Masyarakat diimbau untuk terus meningkatkan kewaspadaan guna mengurangi penularan Covid-19 di tengah-tengah masyarakat.

Menurut Co-Founder Kawal Covid-19 Elina Ciptadi, meski angka kasus positif saat ini melandai, namun berdasarkan data Kawal Covid-19, jumlah tracing yang dilakukan pemerintah pun mengalami penurunan.

“Tingkat positivitas kasus Indonesia masih terburuk di Asia, rasio lacak isolasi (contact tracing) juga masih buruk. Positivitas tes jelek, tracing rendah, berarti masih banyak kasus belum terdeteksi,” papar Elina saat dihubungi Kompas.com, Senin (15/2/2021).

Ia menerangkan, jika dibandingkan dengan bulan Januari, pada dua minggu awal Bulan Februari ini terjadi penurunan angka tes yang dilakukan pemerintah mencapai angka kurang lebih 3.000 orang.

Pada bulan Januari, berdasarkan data yang diberikan Kawal Covid-19, pemerintah rata-rata melakukan tes kepada 40.184 orang. Sedangkan di bulan Februari rata-rata pemerintah melakukan tes pada 36.977 orang. Terjadi penurunan jumlah rata-rata orang di tes antara bulan Januari dan Februari sekitar 3.000 orang.

Pada akun Instagram @kawalcovid.id juga disampaikan bahwa rata-rata kasus harian dalam sepekan terakhir yakni tanggal 8 – 14 Februari mengalami penurunan sebanyak 25 persen ketimbang pekan sebelumnya yakni 1-7 Februari.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: UPDATE: Tambah 6.462, Kasus Covid-19 Indonesia Kini 1.223.930 Orang

Namun jumlah orang yang diperiksa dalam seminggu terakhir juga turun mencapai 20 persen ketimbang pekan sebelumnya.

Maka dari itu, Elina mengimbau, masyarakat untuk terus menjaga diri dan lingkungan terdekatnya. Selain itu pemerintah juga diminta untuk tetap melipatgandakan proses tracing dan test sekalipun sudah ada kebijakan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) atau kebijakan serupa.

“Warga tetap harus menjaga diri dan jangan malah abai karena kasus (positif Covid-19) turun. Pemerintah juga tetap melipatgandakan trace dan test walaupun ada PPKM atau kebijakan-kebijakan serupa," kata elina.

"Karena pembatasan jam atau kepasitas kalau tidak dibarengi isolasi dari semua kasus positif, ya tetap aja ada yang (masyarakat) yang positif (Covid-19) tapi belum bergejala, akan bebas berkeliaran dan menulari orang sekitarnya,” sambungnya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Azis Syamsuddin dan Aliza Gunado Diduga Terima Suap DAK Lampung Tengah

Azis Syamsuddin dan Aliza Gunado Diduga Terima Suap DAK Lampung Tengah

Nasional
Kepala BNPB Serahkan Bantuan kepada Pasien Terdampak Erupsi Semeru di RSUD Pasirian

Kepala BNPB Serahkan Bantuan kepada Pasien Terdampak Erupsi Semeru di RSUD Pasirian

Nasional
Temui Jokowi di Istana, Johan Budi: Saya Kasih Second Opinion soal Tugas Para Menterinya

Temui Jokowi di Istana, Johan Budi: Saya Kasih Second Opinion soal Tugas Para Menterinya

Nasional
Polri Pastikan Proses Rekrutmen Eks Pegawai KPK Jadi ASN Berjalan Cepat

Polri Pastikan Proses Rekrutmen Eks Pegawai KPK Jadi ASN Berjalan Cepat

Nasional
Novel Baswedan dan 43 Eks Pegawai KPK Terima Tawaran Jadi ASN Polri

Novel Baswedan dan 43 Eks Pegawai KPK Terima Tawaran Jadi ASN Polri

Nasional
Mahfud: Korupsi Berkaitan dengan Politik, Setiap Ada Pemilu Pasti Merebak

Mahfud: Korupsi Berkaitan dengan Politik, Setiap Ada Pemilu Pasti Merebak

Nasional
 Muncul Tagar #PercumaLaporPolisi dan #SatuHariSatuOknum, Polri: Itu Bagian dari Evaluasi Masyarakat

Muncul Tagar #PercumaLaporPolisi dan #SatuHariSatuOknum, Polri: Itu Bagian dari Evaluasi Masyarakat

Nasional
Azis Syamsuddin Tak Ajukan Keberatan Atas Dakwaan Jaksa KPK

Azis Syamsuddin Tak Ajukan Keberatan Atas Dakwaan Jaksa KPK

Nasional
Ini 5 Menteri Jokowi yang Dinilai Memiliki Kinerja Terbaik Versi Survei Indikator

Ini 5 Menteri Jokowi yang Dinilai Memiliki Kinerja Terbaik Versi Survei Indikator

Nasional
Ditanya Kenapa Banyak Korupsi, Mahfud: Mungkin Namanya Demokrasi tetapi Praktiknya Oligarki

Ditanya Kenapa Banyak Korupsi, Mahfud: Mungkin Namanya Demokrasi tetapi Praktiknya Oligarki

Nasional
Polri Sebut Eks Pegawai KPK Akan Jalani Uji Kompetensi untuk 'Mapping'

Polri Sebut Eks Pegawai KPK Akan Jalani Uji Kompetensi untuk "Mapping"

Nasional
Kepuasan pada Jokowi Disebut Naik, Stafsus Mensesneg Sebut Jawaban atas Kritik

Kepuasan pada Jokowi Disebut Naik, Stafsus Mensesneg Sebut Jawaban atas Kritik

Nasional
Ke Azis Syamsuddin, Hakim: Hadapi Saja, Tak Usah Pendekatan ke Majelis Hakim

Ke Azis Syamsuddin, Hakim: Hadapi Saja, Tak Usah Pendekatan ke Majelis Hakim

Nasional
Soal Isu Reshuffle, Nasdem: Kita Ikut Saja

Soal Isu Reshuffle, Nasdem: Kita Ikut Saja

Nasional
UPDATE 6 Desember: Korban Jiwa Erupsi Gunung Semeru Kini 15 Orang, 27 Orang Hilang

UPDATE 6 Desember: Korban Jiwa Erupsi Gunung Semeru Kini 15 Orang, 27 Orang Hilang

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.