AHY Temui Mantan Ketum Demokrat Subur Budhisantoso, Bahas Isu Kudeta

Kompas.com - 15/02/2021, 12:59 WIB
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menemui Ketua Umum pertama Partai Demokrat Subur Budhisantoso di kediaman Subur, Minggu (14/2/2021). TWITTER.com/PDemokratKetua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menemui Ketua Umum pertama Partai Demokrat Subur Budhisantoso di kediaman Subur, Minggu (14/2/2021).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menemui mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Subur Budhisantoso pada Minggu (14/2/2021).

Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra mengatakan, pertemuan antara AHY dan Subur turut membahas isu kudeta di internal Partai Demokrat yang bergulir beberapa waktu lalu.

"Iya, Prof Budhi menyayangkan pihak yang tidak bertanggung jawab yang mencatut nama beliau. Padahal, beliau 100 persen mendukung kepemimpinan AHY dan seluruh langkah serta kebijakan yang selama ini ditempuh AHY sebagai Ketua Umum," kata Herzaky, Senin (15/2/2021).

Baca juga: Demokrat, Solid di Era SBY tapi Mulai Goyah di Tangan AHY

Selain bertukar pikiran tentang Partai Demokrat, kata Herzaky, AHY dan Subur membahas kondisi kebangsaan terkini.

Herzaky mengatakan, pertemuan antara AHY dan Subur itu menandakan bahwa AHY merupakan sosok yang menghargai para senior, termasuk senior di Partai Demokrat.

Menurut dia, diskusi antara AHY dan Subur pun berlangsung cair karena keduanya sudah lama saling mengenal.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Tanggapi Eks Kadernya, Demokrat Sebut AHY Bikin Perolehan Suara Meningkat

Herzaky menyebut, Subur merupakan sosok pendiri dan kader senior Partai Demokrat yang benar-benar peduli terhadap partainya.

"Tak perlu banyak berkoar di media, tapi terus memantau situasi dan perkembangan Partai Demokrat, serta mendukung penuh penerusnya," ujar Herzaky.

Baca juga: AHY Dinilai Perlu Gaya Kepemimpinan Sendiri, Tanpa Keluar dari Bayang-bayang SBY

Diberitakan sebelumnya, AHY menyebut ada sejumlah pihak yang hendak melengserkannya dari kursi ketua umum Partai Demokrat dengan menggelar kongres luar biasa (KLB).

Beberapa pihak yang diduga terlibat ialah para mantan pengurus Demokrat yakni Darmizal, Marzuki Alie, Muhammad Nazaruddin, dan politisi aktif Demokrat Jhoni Alen Marbun.

Selain itu, AHY menyatakan, ada pejabat di lingkungan Istana Kepresidenan yang terlibat dalam upaya pelengserannya dengan menggulirkan isu KLB.

Pejabat yang dimaksud ialah Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KSAU Sebut SDM Jadi Faktor Utama TNI AU Disegani di Kawasan

KSAU Sebut SDM Jadi Faktor Utama TNI AU Disegani di Kawasan

Nasional
Tinjau Vaksinasi Covid-19 di Bogor, Jokowi Targetkan Herd Immunity Tercapai Agustus

Tinjau Vaksinasi Covid-19 di Bogor, Jokowi Targetkan Herd Immunity Tercapai Agustus

Nasional
UPDATE: Rekor Kasus Baru Covid-19 Setelah Hampir 4 Bulan

UPDATE: Rekor Kasus Baru Covid-19 Setelah Hampir 4 Bulan

Nasional
Buronan Adelin Lis Ditangkap di Singapura, Jaksa Agung Minta Segera Dibawa ke Jakarta

Buronan Adelin Lis Ditangkap di Singapura, Jaksa Agung Minta Segera Dibawa ke Jakarta

Nasional
Buronan Adelin Lis Tertangkap di Singapura, Kejagung Bakal Jemput Langsung untuk Dibawa Pulang

Buronan Adelin Lis Tertangkap di Singapura, Kejagung Bakal Jemput Langsung untuk Dibawa Pulang

Nasional
Jokowi Ingin Vaksinasi Covid-19 Dipercepat di Stasiun hingga Bandara

Jokowi Ingin Vaksinasi Covid-19 Dipercepat di Stasiun hingga Bandara

Nasional
Kamis Ini, Perwakilan Presiden Akan Beri Keterangan di Sidang Uji Formil UU Cipta Kerja

Kamis Ini, Perwakilan Presiden Akan Beri Keterangan di Sidang Uji Formil UU Cipta Kerja

Nasional
Jokowi Tinjau Vaksinasi Covid-19 di Stasiun Bogor

Jokowi Tinjau Vaksinasi Covid-19 di Stasiun Bogor

Nasional
Saat Terawan Racik Vaksin Nusantara di DPR

Saat Terawan Racik Vaksin Nusantara di DPR

Nasional
[POPULER NASIONAL] Nama Fahri Hamzah dan Azis Syamsuddin di Sidang Edhy Prabowo | Polisi Temukan Profil Pelaku Penyebar 279 Juta Data Penduduk

[POPULER NASIONAL] Nama Fahri Hamzah dan Azis Syamsuddin di Sidang Edhy Prabowo | Polisi Temukan Profil Pelaku Penyebar 279 Juta Data Penduduk

Nasional
Satgas Covid-19 Ungkap Alasan Mengapa Warga Jangan Ragu Divaksinasi

Satgas Covid-19 Ungkap Alasan Mengapa Warga Jangan Ragu Divaksinasi

Nasional
Persetujuan Kapolri Bongkar Jalur Sepeda Sudirman-Thamrin yang Tuai Kritik

Persetujuan Kapolri Bongkar Jalur Sepeda Sudirman-Thamrin yang Tuai Kritik

Nasional
Perkembangan Vaksinasi Gotong Royong: 'Waiting List' dan Aturan Terbaru

Perkembangan Vaksinasi Gotong Royong: "Waiting List" dan Aturan Terbaru

Nasional
Satgas Covid-19: Jangan Khawatir, Masker Tak Pengaruhi Asupan Oksigen

Satgas Covid-19: Jangan Khawatir, Masker Tak Pengaruhi Asupan Oksigen

Nasional
Komnas HAM: Belum Ada Konfirmasi Pimpinan KPK Akan Penuhi Panggilan Kamis Ini

Komnas HAM: Belum Ada Konfirmasi Pimpinan KPK Akan Penuhi Panggilan Kamis Ini

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X