Cerita Warganet Temukan Kejanggalan WO Aisha Weddings, Tak Ada Alamat dan Nomor Telepon

Kompas.com - 11/02/2021, 21:10 WIB
Tangkapan layar spanduk berisi iklan wedding organizer, Aisha Wedding. Twitter: Sweta KartikaTangkapan layar spanduk berisi iklan wedding organizer, Aisha Wedding.


JAKARTA, KOMPAS.com – Seorang warganet bernama Baskoro AS mencoba menelusuri kebaradaan Wedding Organizer (WO) Aisha Weddings setelah ramai dibahas di media sosial karena mempromosikan pernikahan kepada anak di bawah umur.

Hasil penulusuran Baskoro tentang WO Aisha Weddings juga ramai diperbincangkan warganet di twitter lantaran sejumlah kejanggalan yang ditemukan seperti tidak adanya alamat hingga nomor telepon Aisha Weddings.

Kompas.com pun menghubungi langsung Baskoro, pemilik akun twitter @representatif yang menemukan sejumlah kejanggalan saat menelusuri WO Aisha Weddings. Hasil penelusuran Baskoro yang diunggah dalam suatu utas pun ramai diperbincangkan publik.

Baca juga: Ramainya Aisha Weddings, Tanggapan Menteri PPPA, KPAI, dan Analisis Pakar Medsos...

Mulanya Baskoro merasa aneh dengan Aisha Weddings yang mengampanyekan menikah di usia 12-21 tahun. Ia lalu mencurigai Aisha Weddings hanya diada-adakan untuk memancing keresahan publik.

“Sejak baca tulisan yang Allah dan suami berkenan jika (perempuan menikah) 12-21 tahun sebenarnya sudah merasa ada yang aneh sih,” kata Baskoro kepada Kompas.com, Kamis (11/2/2021).

“Karena cukup kesel sama beberapa kejadian komunitas muslim minoritas di-bully karena sesuatu hal yang tidak mereka yakini, jadinya pengen ceri tahu lebih dalam. Akhirnya mencermati spanduknya dan menemukan lokasinya di Kendari, dan lalu jadilah threadnya,” tutur Baskoro.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kejanggalan pertama yang ia temui ialah tak ditemui alamat dan nomor telepon yang dapat dihubungi.

Padahal selaku WO sudah sewajarnya Aisha Wedding mencantumkan nomor telepon untuk dihubungi para calon pengguna jasanya.

Baca juga: Soal Aisha Wedding, BKKBN Sebut 5 Bahaya dari Pernikahan Usia Dini

“Untuk alamat bisa diwajarkan karena alasan keamanan. Kalau nomor HP atau kontak medsos aja enggak ada, ini niat enggak sih?” kata Baskoro.

Selain itu kejanggalan berikutnya ialah situs Aisha Wedding menggunakan skema pengaturan memblok IP Address pengunjungnya yang telah mengunjungi halaman tertentu di situs tersebut.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tiga Tersangka Kasus Dugaan Korupsi di Perum Perindo Ditahan Terpisah

Tiga Tersangka Kasus Dugaan Korupsi di Perum Perindo Ditahan Terpisah

Nasional
Kunjungan Kerja, Wapres Puji Mal Pelayanan Publik Banyuwangi

Kunjungan Kerja, Wapres Puji Mal Pelayanan Publik Banyuwangi

Nasional
KSAL: TNI AL Harus Siap Hadapi Ancaman Konvensional dan Nonkonvensional

KSAL: TNI AL Harus Siap Hadapi Ancaman Konvensional dan Nonkonvensional

Nasional
Novel Baswedan Laporkan Pimpinan KPK Lili Pintauli ke Dewas

Novel Baswedan Laporkan Pimpinan KPK Lili Pintauli ke Dewas

Nasional
Kejagung Ungkap Peran 3 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi di Perum Perindo

Kejagung Ungkap Peran 3 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi di Perum Perindo

Nasional
Salah Satu Saksi Kasus Dugaan Korupsi Perum Perindo Meninggal Dunia saat Hendak Diperiksa Kejagung

Salah Satu Saksi Kasus Dugaan Korupsi Perum Perindo Meninggal Dunia saat Hendak Diperiksa Kejagung

Nasional
Muzani: Gerindra Ingin Belajar dari Loyalitas Santri kepada Kiai

Muzani: Gerindra Ingin Belajar dari Loyalitas Santri kepada Kiai

Nasional
Saksi Sebut Sarana Jaya Awalnya Ajukan Anggaran Rp 5,5 Triliun Dalam Penyertaan Modal Daerah

Saksi Sebut Sarana Jaya Awalnya Ajukan Anggaran Rp 5,5 Triliun Dalam Penyertaan Modal Daerah

Nasional
Kejagung Tetapkan 3 Tersangka Kasus Korupsi Perum Perindo

Kejagung Tetapkan 3 Tersangka Kasus Korupsi Perum Perindo

Nasional
Naik Pesawat ke Wilayah Level 3 dan 4 Non Jawa-Bali Juga Wajib Tes PCR

Naik Pesawat ke Wilayah Level 3 dan 4 Non Jawa-Bali Juga Wajib Tes PCR

Nasional
Kemenkes Klaim Indonesia Jadi Negara Non Produsen Vaksin Covid-19 yang Capaian Vaksinasinya Terbaik

Kemenkes Klaim Indonesia Jadi Negara Non Produsen Vaksin Covid-19 yang Capaian Vaksinasinya Terbaik

Nasional
3 Orang dan 1 Korporasi Tersangka Kasus Pengadaan Lahan di Munjul Segera Disidang

3 Orang dan 1 Korporasi Tersangka Kasus Pengadaan Lahan di Munjul Segera Disidang

Nasional
Sebaran 15.594 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia pada 21 Oktober 2021

Sebaran 15.594 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia pada 21 Oktober 2021

Nasional
UPDATE 21 Oktober: Ada 4.336 Kasus Suspek Covid-19

UPDATE 21 Oktober: Ada 4.336 Kasus Suspek Covid-19

Nasional
Pengacara Sebut Luhut Tak Datang Mediasi Atas Permintaan Penyidik

Pengacara Sebut Luhut Tak Datang Mediasi Atas Permintaan Penyidik

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.