BPBD Sulbar: Daerah Terdampak Gempa Masuk Status Transisi Tanggap Darurat ke Pemulihan

Kompas.com - 06/02/2021, 16:42 WIB
Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) beraktivitas di tenda depan kantor gubernur yang roboh di Mamuju, Sulawesi Barat, Senin (1/2/2021). Pascagempa bumi yang merusak sebagian kompleks perkantoran gubernur, hari ini, Senin (1/2), ASN mulai kembali berkantor di tenda untuk sementara waktu. ANTARA FOTO / Akbar Tado/foc. ANTARA FOTO/AKBAR TADOSejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) beraktivitas di tenda depan kantor gubernur yang roboh di Mamuju, Sulawesi Barat, Senin (1/2/2021). Pascagempa bumi yang merusak sebagian kompleks perkantoran gubernur, hari ini, Senin (1/2), ASN mulai kembali berkantor di tenda untuk sementara waktu. ANTARA FOTO / Akbar Tado/foc.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Barat (Sulbar) Darno Majid mengatakan, saat ini daerah terdampak bencana gempa di Majene dan Mamuju sudah keluar dari status tanggap darurat.

Ia mengatakan, berdasarkan surat keputusan (SK) dari Gubernur Sulbar, daerah terdampak bencana tersebut sudah masuk status transisi ke pemulihan.

"Sekarang ini adalah sudah habis masa-masa tanggap darurat, kemarin Bapak Gubernur telah mengeluarkan suatu SK yaitu SK transisi darurat ke pemulihan," kata Darno dalam diskusi daring, Sabtu (6/2/2021).

Baca juga: Seorang Balita di Pengungsian Mamuju Meninggal, Kondisi Sempat Membaik, tapi Kemudian Drop

Darno menuturkan sudah ada tim yang dibentuk untuk pemulihan di daerah terdampak bencana gempa.

Ia pun menegaskan, semua jajaran akan bekerja dengan baik dan lebih terstruktur.

"Sekarang ini kita masih membuat suatu program kerja. jadi semua yang terkait di dalam kepengurusan transisi darurat menuju kepemulihan akan bekerja semaksimal mungkin," ujar dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan, pemerintah akan melakukan rehabilitas dan rekonstruksi secara bertahap pasca masa pemulihan tanggap darurat bencana gempa bumi di Sulawesi Barat.

Hal tersebut disampaikan Muhadjir berkunjung ke lokasi terdampak gempa bumi di Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat, Kamis (27/1/2021).

Baca juga: Kemendagri Ganti 3.549 Kartu Keluarga Korban Gempa di Sulawesi Barat

Rehabilitasi dan rekonstruksi tersebut akan dilakukan dimulai dengan identifikasi terlebih dahulu.

"Nanti kita akan identifikasi infrastuktur yang rusak, perumahan penduduk yang rusak, fasilitas umum yang rusak itu akan diidentifikasi," ujar Muhadjir dikutip dari siaran pers, Jumat (28/1/2021).

Gempa di Sulawesi Barat yang terjadi pada 14-15 Januari lalu berdampak cukup serius.

Akibatnya banyak rumah warga dan infrastruktur yang rusak seperti jembatan, jalan penghubung, hingga jaringan listrik yang padam.

Nilai kerugian di Kabupaten Mamuju diperkirakan mencapai Rp 120 miliar dan di Kabupaten Majene mencapai Rp 113 miliar.

"Yang rusak ringan nanti kita harapkan ditangani pemerintah daerah setempat, sedangkan yang rusak berat nanti akan dibantu oleh pemerintah pusat," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Prabowo Maju Capres 2024, Gerindra: Harapan Masyarakat Begitu Besar

Prabowo Maju Capres 2024, Gerindra: Harapan Masyarakat Begitu Besar

Nasional
Sering Sulit Akses Siaran TV Analog, Masyarakat Kalteng Sambut Baik Peralihan ke Digital

Sering Sulit Akses Siaran TV Analog, Masyarakat Kalteng Sambut Baik Peralihan ke Digital

Nasional
Sekjen Gerindra: Kami Akan Bela Terus Anies, tetapi Apakah Formula E Kebutuhan Masyarakat Jakarta?

Sekjen Gerindra: Kami Akan Bela Terus Anies, tetapi Apakah Formula E Kebutuhan Masyarakat Jakarta?

Nasional
Periksa Dua Saksi, KPK Dalami Aliran Uang yang Diterima Bupati Bintan

Periksa Dua Saksi, KPK Dalami Aliran Uang yang Diterima Bupati Bintan

Nasional
Polri Ingatkan ASN dan Karyawan Swasta Dilarang Cuti Natal-Tahun Baru

Polri Ingatkan ASN dan Karyawan Swasta Dilarang Cuti Natal-Tahun Baru

Nasional
Menkes Sebut Masyarakat Takut Vaksin yang Tersedia, Laju Vaksinasi Covid-19 Menurun

Menkes Sebut Masyarakat Takut Vaksin yang Tersedia, Laju Vaksinasi Covid-19 Menurun

Nasional
Ketua Komisi X DPR Bersurat ke Kemendikbud Ristek, Minta Guru Honorer K2 Diangkat Jadi Guru PPPK

Ketua Komisi X DPR Bersurat ke Kemendikbud Ristek, Minta Guru Honorer K2 Diangkat Jadi Guru PPPK

Nasional
19 Daerah Alami Kenaikan Kasus Covid-19, Menkes Sebut Kemampuan Testing Menurun

19 Daerah Alami Kenaikan Kasus Covid-19, Menkes Sebut Kemampuan Testing Menurun

Nasional
Ketua Komisi X Nilai Nadiem Belum Sungguh-sungguh Mengafirmasi Keberadaan Guru Honorer

Ketua Komisi X Nilai Nadiem Belum Sungguh-sungguh Mengafirmasi Keberadaan Guru Honorer

Nasional
 Kemenkominfo Dorong Keterlibatan Komunitas Media untuk Promosikan Presidensi G20 Indonesia

Kemenkominfo Dorong Keterlibatan Komunitas Media untuk Promosikan Presidensi G20 Indonesia

Nasional
Menkes: 19 Kabupaten/Kota Alami Kenaikan Kasus Covid-19

Menkes: 19 Kabupaten/Kota Alami Kenaikan Kasus Covid-19

Nasional
Masyarakat Tak Bisa Tunjukkan Bukti Vaksin Tak Akan Dilayani Beli Tiket Transportasi

Masyarakat Tak Bisa Tunjukkan Bukti Vaksin Tak Akan Dilayani Beli Tiket Transportasi

Nasional
4.255.268 Kasus Covid-19 Indonesia dan Upaya Hindari Gelombang Ketiga

4.255.268 Kasus Covid-19 Indonesia dan Upaya Hindari Gelombang Ketiga

Nasional
Imam Besar Masjid Istiqlal Ajak Guru Madrasah dan Pesantren Sebarkan Islam Toleran

Imam Besar Masjid Istiqlal Ajak Guru Madrasah dan Pesantren Sebarkan Islam Toleran

Nasional
[POPULER NASIONAL] Polemik Telegram Panglima soal Proses Hukum Anggota TNI | Yusril: Tak Heran UU Cipta Kerja Rontok di MK

[POPULER NASIONAL] Polemik Telegram Panglima soal Proses Hukum Anggota TNI | Yusril: Tak Heran UU Cipta Kerja Rontok di MK

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.