Azyumardi Azra Sarankan Sosialisasi Perpres 7/2021 ke Kelompok Lintas Agama hingga Kelompok Advokasi

Kompas.com - 05/02/2021, 20:21 WIB
Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Azyumardi Azra. KOMPAS/KRISTIANTO PURNOMOGuru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Azyumardi Azra.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kelompok ahli Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Azyumardi Azra menyarankan Kepala BNPT Boy Rafli Amar berkoordinasi dengan kelompok lintas agama terkait Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 7 Tahun 2021.

Adapun Perpres yang diteken Presiden Joko Widodo itu mengatur tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme Tahun 2020-2024 (RAN PE).

“Baik juga kalau dilakukan koordinasi lebih intens dengan ormas-ormas Islam, ormas-ormas agama lain karena bibit-bibit radikalisme sebetulnya tidak terbatas pada agama tertentu,” ujar Azyumardi dalam tayangan langsung di akun Youtube BNPT, Jumat (5/2/2021).

Baca juga: Dikhawatirkan, Perpres Pencegahan Ekstremisme Jadikan Rakyat Alat Kekuasaan

Ia menyambut baik adanya Perpres tersebut. Menurutnya, Perpres tersebut sangat penting untuk memperkuat koordinasi antarlembaga dalam menangani isu ini.

Namun, Azyumardi juga menyoroti adanya kritik yang menyebut Perpres dikhawatirkan menimbulkan stigmatisasi terhadap kelompok agama tertentu.

Maka dari itu, selain kelompok lintas agama, ia menilai diperlukan adanya sosialisasi Perpres kepada kelompok masyarakat sipil.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Kalau protesnya makin nyaring kan kita repot juga. Oleh karena itu perlu saya kira sosialisasi dan penjelasan kepada mereka,” katanya.

Baca juga: Diatur dalam Perpres Pencegahan Ekstremisme, Apa Itu Pemolisian Masyarakat?

“Yang tadi saya usulkan itu adalah kelompok-kelompok advokasi HAM, advokasi demokrasi, advokasi mengenai kebebasan berserikat dan berkumpul yang biasanya sangat sensitif terhadap regulasi semacam ini,” sambung dia.

Azyumardi menilai Perpres tersebut perlu dijalankan tanpa menimbulkan hal-hal yang kontraproduktif.

Dalam kesempatan yang sama, Boy Rafli pun menerima masukan tersebut.

“Saran beliau untuk sosialisasi di tokoh lintas agama dan ormas keagamaan ini kita catat, jadi dalam proses agenda sosialisasi ke depan tentu ini menjadi bagian yang prioritas,” ucap Boy.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Daftar Aplikasi dan Situs yang Diblokir Kuota Internet Kemendikbud Ristek

Ini Daftar Aplikasi dan Situs yang Diblokir Kuota Internet Kemendikbud Ristek

Nasional
Amnesty Desak Aparat Investigasi Teror Bom Molotov di Kantor LBH Yogyakarta

Amnesty Desak Aparat Investigasi Teror Bom Molotov di Kantor LBH Yogyakarta

Nasional
Ombudsman Telah Beri Rekomendasi Terkait TWK KPK ke Presiden dan DPR

Ombudsman Telah Beri Rekomendasi Terkait TWK KPK ke Presiden dan DPR

Nasional
Mengenang Pendeta Yeremia yang Tewas Ditembak di Papua

Mengenang Pendeta Yeremia yang Tewas Ditembak di Papua

Nasional
38 Akademisi dari Australia Surati Jokowi, Minta Amnesti untuk Saiful Mahdi

38 Akademisi dari Australia Surati Jokowi, Minta Amnesti untuk Saiful Mahdi

Nasional
PT KAI Buka Lowongan Kerja, Ini Formasi dan Cara Daftarnya

PT KAI Buka Lowongan Kerja, Ini Formasi dan Cara Daftarnya

Nasional
Pemanggilan Suroto ke Istana Dinilai Paradoks Demokrasi, Hanya Manis di Depan

Pemanggilan Suroto ke Istana Dinilai Paradoks Demokrasi, Hanya Manis di Depan

Nasional
Polisi Pastikan Kasus Penganiayaan Tak Hambat Penyidikan Muhammad Kece

Polisi Pastikan Kasus Penganiayaan Tak Hambat Penyidikan Muhammad Kece

Nasional
Cerita Suroto Bentangkan Poster ke Jokowi, Sulit Dapat Spidol hingga Kaki Gemetar

Cerita Suroto Bentangkan Poster ke Jokowi, Sulit Dapat Spidol hingga Kaki Gemetar

Nasional
Dewan Pengawas KPK Tolak Laporkan Pelanggaran Etik Lili Pintauli secara Pidana

Dewan Pengawas KPK Tolak Laporkan Pelanggaran Etik Lili Pintauli secara Pidana

Nasional
Profil Ali Kalora, Pemimpin Kelompok Teroris MIT yang Tewas

Profil Ali Kalora, Pemimpin Kelompok Teroris MIT yang Tewas

Nasional
UPDATE: Tambah 11 di Korsel, Total 5.916 WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri

UPDATE: Tambah 11 di Korsel, Total 5.916 WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri

Nasional
Dukung 56 Pegawai yang Akan Dipecat, Pegawai KPK Dipanggil Inspektorat

Dukung 56 Pegawai yang Akan Dipecat, Pegawai KPK Dipanggil Inspektorat

Nasional
Jokowi Ungkap Kontribusi RI Hadapi Situasi Darurat Energi dan Iklim Dunia

Jokowi Ungkap Kontribusi RI Hadapi Situasi Darurat Energi dan Iklim Dunia

Nasional
Mahfud Harap Publik Tetap Tenang Usai Pimpinan Teroris MIT Ali Kalora Tewas Ditembak

Mahfud Harap Publik Tetap Tenang Usai Pimpinan Teroris MIT Ali Kalora Tewas Ditembak

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.