Kompas.com - 05/02/2021, 14:29 WIB
Tangkapan layar kunjungan Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin disambut Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (5/2/2021). Kompas.com/tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden/Fitria Chusna FarisaTangkapan layar kunjungan Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin disambut Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (5/2/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo menerima kunjungan Perdana Menteri Malaysia, Muhyiddin Yassin, di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (5/2/2021).

Kunjungan perdana ini disambut baik oleh Jokowi. Ia menyebut, Indonesia dan Malaysia merupakan tetangga yang sangat dekat.

"Tadi saya sudah juga menyampaikan kepada Perdana Menteri Muhyiddin bahwa setiap saat ada masa-masa kecil atau masa-masa sedang kita bisa langsung telepon jam berapa pun," kata Jokowi melalui tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (5/2/2021).

Baca juga: Jokowi dan PM Malaysia Akan Santap Siang Bersama dengan Menu Rendang

Dalam pertemuan itu, Jokowi dan Muhyiddin membahas sejumlah isu. Mulai dari pekerja migran Indonesia, diskriminasi sawit, hingga kerja sama pembentukan Travel Corridor Arrangement (TCA).

Dibahas pula isu-isu global yang tengah berkembang, seperti dinamika politik Myanmar dan stabilitas Laut China Selatan.

Jokowi mengatakan, pemerintah Indonesia akan terus memperkuat kerja sama dan hubungan baik dengan pemerintah Malaysia.

"Indonesia dan Malaysia adalah negara tetangga dekat dan serumpun, dan Malaysia juga merupakan salah satu mitra penting Indonesia di bidang perdagangan, di bidang investasi, bidang pariwisata dan sosial budaya," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, PM Muhyiddin menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden Jokowi.

Ia menyebut bahwa pertemuan antara dirinya dan Jokowi merupakan momentum bersejarah.

Baca juga: Bertemu PM Malaysia, Jokowi Bahas Sistem Perlindungan untuk Penempatan TKI

"Saya rasa bersyukur karena Bapak Presiden pun menyatakan kalau ada perkara-perkara penting tiap tiap hari bisa telepon Bapak Presiden," kata Muhyiddin disambut tawa Jokowi.

Sama seperti Jokowi, Muhyiddin juga berharap kerja sama antara Malaysia dengan Indonesia dapat terus ditingkatkan.

"Kita mendoakan hubungan antara Malaysia dan Indonesia terus kekal abadi untuk kebaikan kita bersama," kata dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BMKG: Gempa Nias Barat Tak Berpotensi Tsunami, Getaran Dirasakan hingga Aceh

BMKG: Gempa Nias Barat Tak Berpotensi Tsunami, Getaran Dirasakan hingga Aceh

Nasional
KM Bandar Nelayan 118 Kecelakaan di Samudera Hindia, 26 Awak Belum Diketahui Nasibnya

KM Bandar Nelayan 118 Kecelakaan di Samudera Hindia, 26 Awak Belum Diketahui Nasibnya

Nasional
Banjir Bandang di Parapat, Pimpinan Komisi II Minta Menteri LHK Evaluasi Izin Pinjam Pakai Hutan

Banjir Bandang di Parapat, Pimpinan Komisi II Minta Menteri LHK Evaluasi Izin Pinjam Pakai Hutan

Nasional
Pesan Ketum PPP Saat Halalbihalal Virtual: Terapkan Prokes agar Tak Terjadi Tsunami Covid-19

Pesan Ketum PPP Saat Halalbihalal Virtual: Terapkan Prokes agar Tak Terjadi Tsunami Covid-19

Nasional
Penyelidik KPK Sebut Ukuran Penilaian Tes Wawasan Kebangsaan Absurd

Penyelidik KPK Sebut Ukuran Penilaian Tes Wawasan Kebangsaan Absurd

Nasional
Kerumunan Masih Terjadi Pasca-Idul Fitri, Masyarakat Diminta Tak Abaikan Protokol Kesehatan

Kerumunan Masih Terjadi Pasca-Idul Fitri, Masyarakat Diminta Tak Abaikan Protokol Kesehatan

Nasional
Cerita Serda Ridwan Payopo Saat Jadi Imam dan Khatib Shalat Id yang Diikuti Jokowi

Cerita Serda Ridwan Payopo Saat Jadi Imam dan Khatib Shalat Id yang Diikuti Jokowi

Nasional
Waspada Gempa Susulan di Nias, Masyarakat Diimbau Hindari Bangunan yang Retak

Waspada Gempa Susulan di Nias, Masyarakat Diimbau Hindari Bangunan yang Retak

Nasional
Terjadi 3 Kali Gempa Susulan di Nias

Terjadi 3 Kali Gempa Susulan di Nias

Nasional
Gempa Bermagnitudo 6,7 di Nias Berlangsung hingga 5 Detik

Gempa Bermagnitudo 6,7 di Nias Berlangsung hingga 5 Detik

Nasional
Update: Sebaran 2.633 Kasus Baru Covid-19, Terbanyak di Jakarta

Update: Sebaran 2.633 Kasus Baru Covid-19, Terbanyak di Jakarta

Nasional
UPDATE 14 Mei: Pemeriksaan Spesimen Terkait Covid-19 Mencapai 18.540 Sampel

UPDATE 14 Mei: Pemeriksaan Spesimen Terkait Covid-19 Mencapai 18.540 Sampel

Nasional
UPDATE 14 Mei: 8.921.431 Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

UPDATE 14 Mei: 8.921.431 Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

Nasional
UPDATE 14 Mei: Ada 93.576 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 14 Mei: Ada 93.576 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE: Bertambah 107, Pasien Meninggal akibat Covid-19 Kini 47.823 Orang

UPDATE: Bertambah 107, Pasien Meninggal akibat Covid-19 Kini 47.823 Orang

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X