Kompas.com - 04/02/2021, 13:57 WIB
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (kanan) menyapa warga usai kunjungan kerja di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Sabtu (26/12/2020). Kunjungan kerja Menteri Agama di sejumlah daerah di Jawa Tengah tersebut dalam rangka silaturahmi dengan beberapa ulama. ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra/aww. ANTARA FOTO/Harviyan Perdana PutraMenteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (kanan) menyapa warga usai kunjungan kerja di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Sabtu (26/12/2020). Kunjungan kerja Menteri Agama di sejumlah daerah di Jawa Tengah tersebut dalam rangka silaturahmi dengan beberapa ulama. ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra/aww.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas ternyata punya kenangan berkesan tentang perayaan Tahun Baru Imlek.

Tinggal di pesantren yang lokasinya sangat dekat dengan permukiman Tionghoa membuat Yaqut banyak berinteraksi dengan umat Konghucu.

Setiap Imlek tiba, Yaqut dan teman-teman pesantrennya dahulu selalu berkunjung ke rumah-rumah keluarga yang merayakan.

Baca juga: Imlek di Tengah Pandemi Covid-19, Pemkot Tangsel Larang Pertunjukan Barongsai dan Kembang Api

"Dalam setiap perayaan Imlek ini, anak-anak santri dan saya tentu saja ikut datang ke rumah-rumah saudara-saudara yang merayakan Imlek. Dan kita senang sekali karena mendapatkan angpau pada waktu itu," kata Yaqut dalam konferensi pers yang ditayangkan YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (4/2/2021).

Yaqut mengaku mafhum bahwa Tahun Baru Imlek tidak hanya dimaknai sebagai momentum pergantian tahun oleh mereka yang merayakan.

Imlek, kata dia, juga menjadi hari raya yang memuat beragam budaya seperti barongsai hingga tradisi angpau.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun demikian, dengan adanya pandemi Covid-19 sekarang ini, umat diminta untuk beradaptasi.

Yaqut mengimbau agar Tahun Baru Imlek kali ini digelar sederhana dan diganti dengan cara-cara virtual.

Hal ini demi mencegah meluasnya penularan virus corona.

"Saya sudah berkomunikasi dengan tokoh-tokoh agama Konghucu dan tokoh-tokoh Tionghoa, tentu saja terkait dengan pelaksanaan Imlek tahun ini agar dilaksanakan secara sederhana, dilaksanakan melalui virtual," ujar Yaqut.

"Dan saya kira itu juga tidak akan mengurangi makna dari perayaan Imlek ini," tuturnya.

Baca juga: Pandemi Covid-19, Menag Minta Imlek Tahun Ini Digelar Sederhana dan Virtual

Yaqut mengimbau agar Tahun Baru Imlek 2572 yang jatuh pada 12 Februari 2021 dijadikan momentum umat Konghucu dan Tionghoa merefleksi dan memperbaharui diri untuk dapat menjadi insan yang lebih baik lagi.

Ia juga mengajak umat yang merayakan Imlek untuk berdoa supaya Indonesia dan dunia segera terbebas dari pandemi virus corona.

"Mari kita kembalikan ajaran-ajaran Tian, kita maknai ajaran-ajaran Tian bahwa agama ini diturunkan untuk memuliakan sesama manusia, untuk menjaga sesama manusia, untuk melindungi sesama manusia dan kebaikan-kebaikan yang lain," kata Yaqut.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Puan Minta Pemda Tarik Pelayan Kesehatan dari Daerah Rawan Konflik

Puan Minta Pemda Tarik Pelayan Kesehatan dari Daerah Rawan Konflik

Nasional
Panglima TNI : Pengetatan PPKM Level 4 Berhasil Turunkan Kasus Covid-19 Di Jambi

Panglima TNI : Pengetatan PPKM Level 4 Berhasil Turunkan Kasus Covid-19 Di Jambi

Nasional
Hari PMI ke-76, Ketua DPR Ajak Berkabung untuk Pejuang Kemanusiaan Gabriela Meilan

Hari PMI ke-76, Ketua DPR Ajak Berkabung untuk Pejuang Kemanusiaan Gabriela Meilan

Nasional
Berkas Perkara Dugaan Korupsi Pekerjaan Fiktif di PT Jasindo Dinyatakan Lengkap

Berkas Perkara Dugaan Korupsi Pekerjaan Fiktif di PT Jasindo Dinyatakan Lengkap

Nasional
Seorang Nakes Tewas Setelah Dianiaya dan Dilecehkan KKB, Puan: Ini Kekerasan Paling Biadab

Seorang Nakes Tewas Setelah Dianiaya dan Dilecehkan KKB, Puan: Ini Kekerasan Paling Biadab

Nasional
Pemerintah Targetkan 89 Persen Masyarakat Sudah Divaksinasi pada Desember 2021

Pemerintah Targetkan 89 Persen Masyarakat Sudah Divaksinasi pada Desember 2021

Nasional
TNI Evakuasi 9 Nakes dan 1 Personel TNI Korban Kekejaman KKB ke Jayapura

TNI Evakuasi 9 Nakes dan 1 Personel TNI Korban Kekejaman KKB ke Jayapura

Nasional
Menko PMK Ingatkan Panitia PON XX Papua Perhatikan Kesiapan Layanan Kesehatan

Menko PMK Ingatkan Panitia PON XX Papua Perhatikan Kesiapan Layanan Kesehatan

Nasional
Penjelasan Kemenkes Terkait Jumlah Pemeriksaan Spesimen yang Turun di Bawah 100.000

Penjelasan Kemenkes Terkait Jumlah Pemeriksaan Spesimen yang Turun di Bawah 100.000

Nasional
Dugaan Korupsi Pembangunan Gereja di Mimika, KPK Dalami Proses Pembahasan Anggaran di DPRD

Dugaan Korupsi Pembangunan Gereja di Mimika, KPK Dalami Proses Pembahasan Anggaran di DPRD

Nasional
Periksa 5 Orang, KPK Dalami Peran Budhi Sarwono Terkait Dugaan Korupsi di Pemkab Banjarnegara

Periksa 5 Orang, KPK Dalami Peran Budhi Sarwono Terkait Dugaan Korupsi di Pemkab Banjarnegara

Nasional
Kuasa Hukum Sebut Tiga Saksi yang Diajukan KLB Deli Serdang Akui AHY Ketum Demokrat

Kuasa Hukum Sebut Tiga Saksi yang Diajukan KLB Deli Serdang Akui AHY Ketum Demokrat

Nasional
Ketua Komisi I Nilai Pembangunan Kapal Selam Nuklir Australia Tingkatkan Ketegangan di Kawasan

Ketua Komisi I Nilai Pembangunan Kapal Selam Nuklir Australia Tingkatkan Ketegangan di Kawasan

Nasional
Puan Sebut Indonesia Akan Terima Banyak Manfaat Bila Jadi Pusat Vaksin Global

Puan Sebut Indonesia Akan Terima Banyak Manfaat Bila Jadi Pusat Vaksin Global

Nasional
Ketua MPR Sebut Tak Perlu Ada Kekhawatiran Berlebih soal Amendemen UUD 1945

Ketua MPR Sebut Tak Perlu Ada Kekhawatiran Berlebih soal Amendemen UUD 1945

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.