PM Malaysia Dijadwalkan Berkunjung ke Indonesia 4-5 Februari 2021

Kompas.com - 03/02/2021, 18:53 WIB
Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin melambaikan tangan di depan kediamannya sesaat sebelum menuju ke Istana Negara untuk dilantik sebagai Perdana Menteri ke-8 Malaysia, Minggu pagi (01/03/2020) REUTERS/ LIM HUEY TENGPerdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin melambaikan tangan di depan kediamannya sesaat sebelum menuju ke Istana Negara untuk dilantik sebagai Perdana Menteri ke-8 Malaysia, Minggu pagi (01/03/2020)
Penulis Devina Halim
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin berencana berkunjung ke Indonesia pada 4-5 Februari 2021.

“Ini adalah kunjungan ke luar negeri pertama PM Muhyiddin Yassin, setelah beliau memegang jabatan sebagai Perdana Menteri Malaysia sejak Maret 2020,” tulis Kementerian Luar Negeri RI seperti dilansir dari laman resminya, Rabu (3/2/2021).

Adapun Malaysia disebut sebagai salah satu mitra penting Indonesia, baik dari sisi perdagangan, investasi, pariwisata, dan sosial budaya.

Baca juga: Anwar Ibrahim Gugat PM Malaysia di Pengadilan soal Usulan Darurat Nasional

Menurut Kemenlu, kunjungan tersebut akan semakin memperkokoh hubungan bilateral antara kedua negara.

Dalam kunjungan itu, pemerintah Indonesia bakal mengangkat sejumlah isu yakni perlindungan pekerja migran Indonesia (PMI) di Malaysia, kerja sama ekonomi dan perdagangan, perbatasan, serta pengaturan Travel Corridor Arrangement. 

Baca juga: Mahathir Beri Pesan ke PM Malaysia: Resign Lah

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Kedua pemimpin menurut rencana juga akan membahas berbagai isu kawasan dan dunia termasuk dalam rangka memperkuat kerja sama dalam menangani isu kampanye negatif dan memajukan minyak sawit dalam pembangunan yang berkelanjutan,” tulis Kemenlu.

Untuk mempersiapkan kunjungan tersebut, Menlu RI Retno Marsudi dan Menlu Malaysia akan melakukan pertemuan bilateral terlebih dahulu.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jokowi Telepon Menkes: Saya Cari Obat Antivirus Enggak Ada

Jokowi Telepon Menkes: Saya Cari Obat Antivirus Enggak Ada

Nasional
Jubir Pemerintah: Cara Kerja Vaksin Covid-19 pada Dewasa dan Anak Sama Saja

Jubir Pemerintah: Cara Kerja Vaksin Covid-19 pada Dewasa dan Anak Sama Saja

Nasional
Eks Pejabat Kemenkes Bambang Giatno Rahardjo Dieksekusi ke Lapas Kelas I Surabaya

Eks Pejabat Kemenkes Bambang Giatno Rahardjo Dieksekusi ke Lapas Kelas I Surabaya

Nasional
Komnas HAM Minta Penegakan Aturan PPKM Gunakan Pendekatan Humanis

Komnas HAM Minta Penegakan Aturan PPKM Gunakan Pendekatan Humanis

Nasional
Kemenkes: Bukan Hanya Vaksin Kita Berkompetisi, Obat-obatan Covid-19 Juga

Kemenkes: Bukan Hanya Vaksin Kita Berkompetisi, Obat-obatan Covid-19 Juga

Nasional
Ketum PBNU Kritik Penanganan Pandemi yang Tak Libatkan Masyarakat

Ketum PBNU Kritik Penanganan Pandemi yang Tak Libatkan Masyarakat

Nasional
Pegawai Pertanyakan Putusan Dewas soal Dugaan Pelanggaran Etik Pimpinan KPK

Pegawai Pertanyakan Putusan Dewas soal Dugaan Pelanggaran Etik Pimpinan KPK

Nasional
Muhaimin Nilai Sistem Demokrasi Mesti Dievaluasi

Muhaimin Nilai Sistem Demokrasi Mesti Dievaluasi

Nasional
Tak Temukan Obat Covid-19 di Apotek, Jokowi: Terus Saya Cari Ke Mana?

Tak Temukan Obat Covid-19 di Apotek, Jokowi: Terus Saya Cari Ke Mana?

Nasional
Said Aqil: PKB Harus Jadi Partai yang Dewasa dan Matang

Said Aqil: PKB Harus Jadi Partai yang Dewasa dan Matang

Nasional
Kasus Kematian Saat Isolasi Mandiri Meningkat, Ini Respons Kemenkes

Kasus Kematian Saat Isolasi Mandiri Meningkat, Ini Respons Kemenkes

Nasional
Peringati Hari Anak Nasional, Kementerian KP Bagikan 1,2 Ton Ikan di Kampung Pemulung dan Lapas Anak

Peringati Hari Anak Nasional, Kementerian KP Bagikan 1,2 Ton Ikan di Kampung Pemulung dan Lapas Anak

Nasional
Kritik Penanganan Pandemi, Muhaimin: Semua Serba Pemerintah

Kritik Penanganan Pandemi, Muhaimin: Semua Serba Pemerintah

Nasional
Klaim PKB Masuk Tiga Besar, Muhaimin: Kita Sudah Meninggalkan Level Tengah

Klaim PKB Masuk Tiga Besar, Muhaimin: Kita Sudah Meninggalkan Level Tengah

Nasional
Realisasi Anggaran Penanganan Covid-19 di Kabupaten Bekasi dan Kota Depok Masih Rendah

Realisasi Anggaran Penanganan Covid-19 di Kabupaten Bekasi dan Kota Depok Masih Rendah

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X