Kompas.com - 03/02/2021, 08:26 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 di Indonesia sudah berlangsung tepat 11 bulan, tetapi jumlah pasien yang terinfeksi virus corona masih terus bertambah.

Berdasarkan data Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Selasa (2/2/2021) pukul 12.00 WIB, ada penambahan 10.379 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir.

Penambahan tersebut menyebabkan jumlah pasien yang terinfeksi Covid-19 di Indonesia kini mencapai 1.099.687 orang, terhitung sejak diumumkannya kasus perdana Covid-19 pada 2 Maret 2020.

Baca juga: UPDATE 2 Februari: Sebaran 10.379 Kasus Baru Covid-19, Paling Banyak DKI 3.362

Adapun kasus baru pasien konfirmasi positif Covid-19 tersebar di 33 provinsi. Dari data itu, tercatat lima provinsi dengan penambahan kasus baru tertinggi.

Lima provinsi itu, yakni DKI Jakarta (3.362 kasus baru), Jawa Barat (2.068 kasus baru), Jawa Tengah (1.116 kasus baru), Jawa Timur (847 kasus baru), Kalimantan Timur (443kasus baru).

Sementara itu, penularan Covid-19 secara keseluruhan hingga saat ini terjadi di 510 kabupaten/kota yang berada di 34 provinsi.

Satgas juga mencatat, sebanyak 71.702 spesimen Covid-19 dalam kurun waktu 24 jam terakhir.

Baca juga: 11 Bulan Pandemi, Satgas: Covid-19 Masih Jadi Ancaman Besar bagi Masyarakat

Jumlah tersebut didapatkan dari 42.944 orang sehingga mencatatkan total pemeriksaan sebanyak 9.358.604 spesimen Covid-19.

Dengan jumlah tersebut, maka total yang sudah diperiksa spesimennya terkait Covid-19 adalah sebanyak 6.233.289 orang. Satu orang dapat diambil spesimennya lebih dari satu kali.

Pasien sembuh dan meninggal dunia

Data yang sama juga menunjukkan penambahan pasien sembuh dari Covid-19 sebanyak 12.848 orang dalam sehari.

Penambahan tersebut merupakan yang tertinggi sejak pandemi Covid-19 melanda Indonesia. Sebelumnya, angka pasien sembuh tertinggi terjadi pada 27 Januari 2021, yakni 10.974 orang.

Pasien dinyatakan sembuh setelah mendapatkan hasil dua kali negatif dalam pemeriksaan laboratorium polymerase chain reaction (PCR).

Sehingga, total pasien sembuh dari Covid-19 kini berjumlah 896.530 orang terhitung sejak awal pandemi.

Baca juga: Pasien Covid-19 yang Sembuh Bertambah 12.848 Orang, Angka Tertinggi Selama Pandemi

Kendati demikian, jumlah pasien yang meninggal dunia akibat Covid-19 juga masih terus bertambah.

Kemudian, ada penambahan 304 pasien Covid-19 yang tutup usia dalam 24 jam terakhir. Dengan demikian, angka kematian Covid-19 di Indonesia saat ini berjumlah 30.581 orang.

Berdasarkan data tersebut, diketahui kasus aktif Covid-19 saat ini tercatat ada 172.930 orang. Kasus aktif adalah pasien yang masih terkonfirmasi positif dan menjalani perawatan di rumah sakit atau isolasi mandiri.

Selain itu, pemerintah mencatat ada 75.533 orang yang berstatus suspek Covid-19.

Vaksinasi tenaga kesehatan

Selain itu, data Satgas juga menunjukkan ada 1.531.907 tenaga kesehatan yang menjadi sasaran vaksinasi Covid-19.

Dari data tersebut, 51.999 tenaga kesehatan sudah disuntik vaksin tahap kedua.

Angka itu didapatkan setelah ada penambahan 16.593 tenaga kesehatan yang sudah divaksin dalam 24 jam terakhir.

Baca juga: 10 Juta Bahan Baku Vaksin Covid-19 Tahap Kedua Tiba di Indonesia

Sedangkan, tenaga kesehatan yang baru mendapatkan vaksinasi tahap pertama tercatat ada 596.260 orang setelah ada penambahan 56.728 orang.

Adapun pemerintah menargetkan akan melakukan vaksinasi Covid-19 terhadap total 181.554.465 orang penduduk Indonesia atau sekitar 70 persen dari total populasi.

Vaksinasi Covid-19 diberikan sebanyak dua dosis dan penyuntikannya dilakukan sebanyak dua kali dalam rentang 14 hari.

Hal itu dilakukan untuk mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity terhadap penyakit yang disebabkan virus SARS-CoV-2 itu.

Faktor tingginya kasus Covid-19

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyebutkan, hingga saat ini angka kasus positif Covid-19 masih tinggi. Penyebabnya ada sejumlah faktor.

Wiku mengakui, salah satu penyebabnya yakni pencatatan data Covid-19 yang terlambat. Hal itu disampaikan Wiku dalam konferensi pers daring yang digelar pada Selasa (2/2/2021).

Baca juga: Satgas Covid-19 Sebut Esensi PPKM Sama dengan PSBB

"Saya menyadari bahwa ada berbagai faktor yang menyebabkan angka kasus positif masih tinggi. Termasuk (karena) pencatatan data yang terlambat," ujar Wiku.

"Sehingga data kasus pada waktu yang lalu baru tercatat sekarang," tuturnya.

Meski demikian, Wiku mengingatkan bahwa kondisi ini tidak serta-merta meniadakan fakta bahwa tingkat penularan Covid-19 masih tinggi di Indonesia.

Wiku menyebut Covid-19 masih menjadi ancaman besar bagi masyarakat dan perekonomian Indonesia.

"Covid-19 masih jadi ancaman besar bagi masyarakat dan perekonomian kita," tuturnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

RKUHP Disahkan, Hina Presiden hingga DPR Menggunakan Teknologi Informasi Diancam Hukuman Lebih Berat

RKUHP Disahkan, Hina Presiden hingga DPR Menggunakan Teknologi Informasi Diancam Hukuman Lebih Berat

Nasional
Menteri PPPA: Kasus Kekerasan Seksual Jadi Fenomena Gunung Es, Harus Berani Lapor

Menteri PPPA: Kasus Kekerasan Seksual Jadi Fenomena Gunung Es, Harus Berani Lapor

Nasional
Romo Magnis: Mempelajari dan Percaya Marxisme Tidak Bisa Dikriminalisasi, tapi sebagai Gerakan Politik Bisa Dilarang

Romo Magnis: Mempelajari dan Percaya Marxisme Tidak Bisa Dikriminalisasi, tapi sebagai Gerakan Politik Bisa Dilarang

Nasional
UPDATE 6 Desember: Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua 74,29 Persen, Ketiga 28,63 Persen

UPDATE 6 Desember: Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua 74,29 Persen, Ketiga 28,63 Persen

Nasional
Ahli Hukum Pidana Apresiasi Pengesahan RKUHP, tapi Sayangkan Pasal Penghinaan Presiden dan Demonstrasi

Ahli Hukum Pidana Apresiasi Pengesahan RKUHP, tapi Sayangkan Pasal Penghinaan Presiden dan Demonstrasi

Nasional
Ferdy Sambo Minta Bharada E Dipecat dari Polri

Ferdy Sambo Minta Bharada E Dipecat dari Polri

Nasional
Purnawirawan, Artis hingga Aktivis Jadi Kader PAN, Zulhas: Banyak Sekali yang Bergabung

Purnawirawan, Artis hingga Aktivis Jadi Kader PAN, Zulhas: Banyak Sekali yang Bergabung

Nasional
PKS: Gerindra-PKS Punya Cerita Sukses Berkoalisi Usung Anies Baswedan

PKS: Gerindra-PKS Punya Cerita Sukses Berkoalisi Usung Anies Baswedan

Nasional
Sempat Kekeh Bertahan, Massa Aksi Tolak RKUHP di Depan Gedung DPR Membubarkan Diri

Sempat Kekeh Bertahan, Massa Aksi Tolak RKUHP di Depan Gedung DPR Membubarkan Diri

Nasional
Eks Kabag Gakkum Kesal Diperintah dengan Nada Tinggi, Sambo: Saya Minta Maaf

Eks Kabag Gakkum Kesal Diperintah dengan Nada Tinggi, Sambo: Saya Minta Maaf

Nasional
Jaksa Agung Tegaskan Tidak Mau Ada Bolak-balik Berkas Perkara Pelanggaran HAM Berat

Jaksa Agung Tegaskan Tidak Mau Ada Bolak-balik Berkas Perkara Pelanggaran HAM Berat

Nasional
Perkuat Kemitraan RI di Pasifik, Menlu Retno Temui Perwakilan Negara-negara Pasifik

Perkuat Kemitraan RI di Pasifik, Menlu Retno Temui Perwakilan Negara-negara Pasifik

Nasional
 Khawatir Singgung Pelecehan Seksual, Putri Candrawathi Minta Persidangan Tertutup

Khawatir Singgung Pelecehan Seksual, Putri Candrawathi Minta Persidangan Tertutup

Nasional
Diminta Bubar, Massa Aksi Tolak RKUHP Masih Bertahan di depan DPR

Diminta Bubar, Massa Aksi Tolak RKUHP Masih Bertahan di depan DPR

Nasional
PT Bina Karya Jadi Milik Otorita IKN, Erick Thohir: Saya Rela

PT Bina Karya Jadi Milik Otorita IKN, Erick Thohir: Saya Rela

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.