Kompas.com - 02/02/2021, 13:24 WIB
Suasana gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (22/5/2009). KOMPAS/PRIYOMBODOSuasana gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (22/5/2009).
Penulis Irfan Kamil
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.comKomisi X DPR RI menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan sejumlah Kementerian dan Lembaga terkait program peningkatan literasi di Indonesia.

Adapun dalam RDP ini dihadiri oleh Dirjen Pembangunan Kawasan Pedesaan Kementerian desa PDTT, Sekjen Kemendagri, Dirjen APTIKA Kemenkominfo, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan Kemendikbud RI, dan Kepala Perpustakaan Nasional.

Wakil Ketua Komisi X DPR Abdul Fikri Faqih yang memimpin jalannya rapat mengatakan, rapat dengar pendapat ini merupakan perkembangan dari pertemuan sebelumnya yang digelar 25 November 2020.

“Gerakan literasi ini dimulai tahun 2016 sebagai bagian dari implementasi Permendikbud nomor 23 tahun 2015 tentang penumbuhan budi pekerti,” kata Fikri dalam RDP Komisi X secara virtual, Selasa (2/2/2021).

Baca juga: Prabowo Ajak Generasi Milenial Tingkatkan Literasi Digital untuk Bela Negara

Fikri menjelaskan, literasi secara umum dimaknai sebagai kemampuan membaca dan menulis, namun deklarasi Praha oleh Unesco tahun 2003 memberikan perluasan makna literasi seiring perkembangan pengetahuan dan teknologi.

“Bahwa literasi adalah keterampilan berpikir, menggunkan sumber-sumber pengetahuan yang ada baik dalam bentuk cetak, virtual, digital, maupun auditori,” ucap Fikri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Fikri pun memaparkan bahwa program literasi merupakan program di bawah unit utama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yaitu Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah yakni gerakan literasi keluarga pada Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat dan satu guru satu buku Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan.

Kemudian, kata Fikri, pada tahun 2017 Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa ditunjuk sebagai koordinator program gerakan literasi nasional.

“Sehingga memperkuat sinergi antar unit pelaku gerakan utama literasi nasional dengan menghimpun semua potensi dan memperluas keterlibatan publik dalam menumbuhkembangkan dan membudayakan literasi di Indonesia,” kata Fikri.

Fikri menuturkan, program literasi tetidak hanya diampu Kemendikbud. Dia meminta Perpustakaan Nasional sesuai tupoksinya juga perlu mendukung peningkatan budaya literasi masyarakat melalui transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial, layanan perpustakaan nasional berbasis teknologi informasi dan komputer serta penguatan kerja sama dengan pembinaan perpustakaan daerah.

Kurangnya akses ketersediaan buku dan keragaman judul buku, menurut Fikri, menjadi salah satu penyebab rendahnya minat membaca masyarakat.

“Kementerian yang memiliki peluang untuk memperluas akses terhadap bacaan adalah Kementerian Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi melalui penggunaan dana desa yang diperluas untuk membangun perpustakaan desa,” ucap Fikri.

“Peluang ini perlu didukung oleh Kementerian Dalam Negeri untuk mendorong pemerintah daerah bergiat dalam mengalokasikan dan merencanakan program terkait peningkatan literasi di daerah,” ujar Polisi PKS ini.

Baca juga: Presiden Jokowi: Literasi Ekonomi Syariah Indonesia Masih Rendah

Lebih lanjut, ia mengatakan, program literasi yang sudah dimulai sejak 2016 belum memberikan hasil yang maksimal dari sisi pencapaian indeks membaca berdasarkan data dari  perpusnas RI.

Oleh karena itu, kata Fikri, Komisi X berinisiatif menyelenggarakan rapat dengar pendapat untuk membahas peningkatan program literasi tersebut.

“Program literasi yang tersebar di beberapa Kementerian beserta anggarannya perlu diatur kembali melalui kerjasama lintas Kementerian atau Lembaga sehingga program dan anggarannya tepat sasaran,” kata Fikri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kata Menkes, Ini Tiga Vaksin Covid-19 yang Disiapkan untuk Anak 5-11 Tahun

Kata Menkes, Ini Tiga Vaksin Covid-19 yang Disiapkan untuk Anak 5-11 Tahun

Nasional
Menkes Sebut Obat Molnupiravir Digunakan untuk Cegah Pasien Covid-19 Dirawat di RS

Menkes Sebut Obat Molnupiravir Digunakan untuk Cegah Pasien Covid-19 Dirawat di RS

Nasional
Zulhas Sebut PAN Tak Mau Terapkan Politik Gincu yang Minim Substansi

Zulhas Sebut PAN Tak Mau Terapkan Politik Gincu yang Minim Substansi

Nasional
Di Depan Kader PAN, Sutrisno Bachir: Kalau Mau Partai Besar, Harus Turun ke Bawah

Di Depan Kader PAN, Sutrisno Bachir: Kalau Mau Partai Besar, Harus Turun ke Bawah

Nasional
Menkes Sebut Vaksin AstraZeneca Hasil Hibah di Yogyakarta Mendekati Kedaluwarsa

Menkes Sebut Vaksin AstraZeneca Hasil Hibah di Yogyakarta Mendekati Kedaluwarsa

Nasional
Panglima TNI Kirim 30 Nakes ke Sumedang untuk Percepatan Penanganan Covid-19

Panglima TNI Kirim 30 Nakes ke Sumedang untuk Percepatan Penanganan Covid-19

Nasional
Vaksinasi Dosis Ketiga Ditarget 2022, Sasar Lansia dan Kelompok Defisiensi Imunitas

Vaksinasi Dosis Ketiga Ditarget 2022, Sasar Lansia dan Kelompok Defisiensi Imunitas

Nasional
Panglima TNI Perintahkan Jajarannya Waspadai Potensi Lonjakan Kasus Covid-19

Panglima TNI Perintahkan Jajarannya Waspadai Potensi Lonjakan Kasus Covid-19

Nasional
Ketua DPR Minta BSSN Segera Berbenah Pasca-peretasan

Ketua DPR Minta BSSN Segera Berbenah Pasca-peretasan

Nasional
Jokowi: Kemitraan ASEAN dan Korsel Harus Fokus pada Ekonomi Hijau dan Digital

Jokowi: Kemitraan ASEAN dan Korsel Harus Fokus pada Ekonomi Hijau dan Digital

Nasional
Situs Judi dan Pornografi Online belum Ditutup, Polisi Masih Lakukan Pengembangan

Situs Judi dan Pornografi Online belum Ditutup, Polisi Masih Lakukan Pengembangan

Nasional
Di KTT, Jokowi Sebut ASEAN Tak Ingin Terjebak Rivalitas dengan China

Di KTT, Jokowi Sebut ASEAN Tak Ingin Terjebak Rivalitas dengan China

Nasional
Dewas Proses Laporan Novel terhadap Lili Pintauli Terkait Dugaan Pelanggaran Etik

Dewas Proses Laporan Novel terhadap Lili Pintauli Terkait Dugaan Pelanggaran Etik

Nasional
Pemerintah Diminta Kaji Lagi Rencana PCR Jadi Syarat Semua Moda Transportasi

Pemerintah Diminta Kaji Lagi Rencana PCR Jadi Syarat Semua Moda Transportasi

Nasional
Wamenkes Minta Masyarakat Tak Larut dalam Euforia Penurunan Kasus Covid-19

Wamenkes Minta Masyarakat Tak Larut dalam Euforia Penurunan Kasus Covid-19

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.