BNPB Kerahkan 4 Helikopter Kirim Logistik ke Daerah Terisolir Gempa Sulawesi Barat

Kompas.com - 29/01/2021, 13:38 WIB
Menteri Kordinator Bidang pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy berkunjung di tempat pengungsian korban gempa bumi,  di Mamuju  Sulawesi Barat, Kamis (28/1/2021). Kunjungan tersebut untuk melihat langsug tempat pengungsian dan Rumah Sakit dan memberikan bantuan kepada korban gempa bumi di daerah tersebut. ANTARA FOTO /Akbar Tado/hp. ANTARA FOTO/AKBAR TADOMenteri Kordinator Bidang pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy berkunjung di tempat pengungsian korban gempa bumi, di Mamuju Sulawesi Barat, Kamis (28/1/2021). Kunjungan tersebut untuk melihat langsug tempat pengungsian dan Rumah Sakit dan memberikan bantuan kepada korban gempa bumi di daerah tersebut. ANTARA FOTO /Akbar Tado/hp.

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah mengerahkan empat helikopter untuk mengirim logistik dan personel ke daerah terisolir akibat gempa di Sulawesi Barat.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada BNPB yang sudah membantu dengan mengerahkan empat helikopter untuk membantu pengiriman logistik ke daerah terisolir," ujar kata Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudyaan Muhadjir Effendy, dikutip dari siaran pers, Jumat (29/1/2021).

Saat mengunjungi lokasi, Kamis (28/1/2021), Muhadjir juga memberikan bantuan tambahan kepada para pengungsi, baik itu bantuan material dan nonmaterial secara simbolis.

Bantuan tersebut berupa santunan ahli waris dan bantuan logistik kepada korban bencana gempa Sulawesi Barat.

BNPB juga menginsiasi diaktifkannya desk relawan selama penanganan darurat di lokasi bencana.

Baca juga: Pascagempa Sulawesi Barat, Pemerintah Akan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Infrastruktur Bertahap

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Diharapkan dengan sinergi antara kementerian dan lembaga, TNI, Polri, dunia usaha, organisasi kemanusiaan, serta masyarakat, dapat mempercepat pemulihan pascagempa yang terjadi di Sulawesi Barat," kata dia.

Sebelumnya, pada 14 Januari 2021 Sulawesi Barat diguncang gempa berkekuatan 5,9 magnitudo pada kedalaman 10 km dan 6,2 magnitudo pada 15 Januari 2021.

Meski tidak berpotensi tsunami, namun gempa tersebut memporak-porandakan bangunan vital.

Mulai dari sekolah, posyandu, puskesmas, gedung perkantoran, hingga rumah-rumah warga.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Juta Dosis Vaksin Sinovac Tiba di Indonesia, Jokowi Harap Herd Immunity Segera Terbentuk

10 Juta Dosis Vaksin Sinovac Tiba di Indonesia, Jokowi Harap Herd Immunity Segera Terbentuk

Nasional
Survei SMRC: Mayoritas Pemilih Jokowi dan Prabowo Ingin Presiden Tetap 2 Periode

Survei SMRC: Mayoritas Pemilih Jokowi dan Prabowo Ingin Presiden Tetap 2 Periode

Nasional
UPDATE: Kasus Baru Covid-19 Capai 13.737, Tertinggi Sejak 30 Januari 2021

UPDATE: Kasus Baru Covid-19 Capai 13.737, Tertinggi Sejak 30 Januari 2021

Nasional
Presiden Didesak Batalkan Pemberhentian 51 Pegawai KPK

Presiden Didesak Batalkan Pemberhentian 51 Pegawai KPK

Nasional
Kasus Covid-19 Melonjak, Ngabalin Sebut akibat Banyak Warga Tak Patuhi Larangan Mudik

Kasus Covid-19 Melonjak, Ngabalin Sebut akibat Banyak Warga Tak Patuhi Larangan Mudik

Nasional
Soal Usul Lockdown, Ngabalin Sebut Jokowi Punya Pertimbangan Khusus

Soal Usul Lockdown, Ngabalin Sebut Jokowi Punya Pertimbangan Khusus

Nasional
Cerita Novel Baswedan Sudah Ingin Mundur dari KPK Sejak 2019

Cerita Novel Baswedan Sudah Ingin Mundur dari KPK Sejak 2019

Nasional
UPDATE 20 Juni: 12.239.706 Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

UPDATE 20 Juni: 12.239.706 Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

Nasional
UPDATE 20 Juni: 89.183 Spesimen Diperiksa Terkait Covid-19

UPDATE 20 Juni: 89.183 Spesimen Diperiksa Terkait Covid-19

Nasional
UPDATE 20 Juni: Sebaran 13.737 Kasus Baru Covid-19, 5.582 di Jakarta

UPDATE 20 Juni: Sebaran 13.737 Kasus Baru Covid-19, 5.582 di Jakarta

Nasional
UPDATE 20 Juni: Kasus Suspek Covid-19 Tercatat 121.684

UPDATE 20 Juni: Kasus Suspek Covid-19 Tercatat 121.684

Nasional
UPDATE 20 Juni: Ada 142.719 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 20 Juni: Ada 142.719 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 20 Juni: Tambah 6.385, Pasien Covid-19 Sembuh Jadi 1.792.528 Orang

UPDATE 20 Juni: Tambah 6.385, Pasien Covid-19 Sembuh Jadi 1.792.528 Orang

Nasional
UPDATE 20 Juni: Tambah 371, Pasien Covid-19 Meninggal Capai 54.662

UPDATE 20 Juni: Tambah 371, Pasien Covid-19 Meninggal Capai 54.662

Nasional
UPDATE: Tambah 13.737, Kini Ada 1.989.909 Kasus Covid-19 di Indonesia

UPDATE: Tambah 13.737, Kini Ada 1.989.909 Kasus Covid-19 di Indonesia

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X