Kompas.com - 27/01/2021, 08:44 WIB
Presiden Joko Widodo (tengah) bersiap disuntik dosis pertama vaksin Covid-19 produksi Sinovac oleh vaksinator Wakil Ketua Dokter Kepresidenan Prof Abdul Mutalib (kanan) di beranda Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (13/1/2021). Penyuntikan perdana vaksin Covid-19 ke Presiden Joko Widodo tersebut menandai dimulainya program vaksinasi di Indonesia. HO/SETPRES/AGUS SUPARTOPresiden Joko Widodo (tengah) bersiap disuntik dosis pertama vaksin Covid-19 produksi Sinovac oleh vaksinator Wakil Ketua Dokter Kepresidenan Prof Abdul Mutalib (kanan) di beranda Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (13/1/2021). Penyuntikan perdana vaksin Covid-19 ke Presiden Joko Widodo tersebut menandai dimulainya program vaksinasi di Indonesia.

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo menerima suntikan vaksin Covid-19 dosis kedua, Rabu (27/1/2021).

Penyuntikan vaksin digelar di halaman tengah Istana Kepresidenan, Jakarta.

Dipantau melalui tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Jokowi nampak memasuki area halaman sekitar pukul 08.20 WIB.

Ia tampak memakai jaket berwarna merah dan bercelana hitam.

Sama seperti penyuntikan vaksin dosis pertama, dilakukan serangkaian prosedur sebelum vaksin disuntikkan. Mulai dari pengecekan suhu badan hingga pengukuran tekanan darah.

Baca juga: Klaim Jokowi Pandemi Terkendali yang Dipertanyakan


Setelah prosedur tersebut selesai, Jokowi nampak membuka lengan jaket sebelah kiri. Tepat pukul 8.30 WIB, vaksin Sinovac dosis kedua disuntikkan ke tubuh Jokowi.

Sebelumnya, vaksin dosis pertama diterima Jokowi pada Rabu (13/1/2021).



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X