Kompas.com - 27/01/2021, 07:29 WIB
Penulis Irfan Kamil
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com –  Pemerintah belum mampu mengendalikan laju penularan virus corona setelah pandemi melanda Indonesia selama 11 bulan. 

Ini terlihat dari kasus Covid-19 yang terus bertambah. Bahkan per Selasa (26/1/2021), kasus Covid-19 melewati 1 juta.

Berdasarkan data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 pada Selasa, pukul 12.00 WIB, total ada 1.012.350 kasus Covid-19 di Tanah Air, terhitung sejak diumumkannya kasus perdana pada 2 Maret 2020.

Jumlah itu muncul setelah ada penambahan 13.094 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir.

Informasi tersebut disampaikan oleh Satgas Covid-19 melalui data yang diterima wartawan pada Selasa sore. Data juga bisa diakses melalui laman Covid19.go.id.

Baca juga: Link Siaran Langsung Penyuntikan Vaksin Covid-19 Dosis Kedua Presiden Jokowi

Kendati demikian, pada hari yang sama, Indonesia mencatatkan penambahan tertinggi pasien yang sembuh dari Covid-19.

Berdasarkan laporan harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19, ada 10.868 pasien yang dinyatakan sembuh dari virus corona.

Jumlah ini lebih tinggi dibandingkan rekor sebelumnya yang tercatat pada Senin (25/1/2021), yaitu sebanyak 10.678 orang.

Dengan adanya penambahan tersebut, saat ini total pasien Covid-19 yang telah dinyatakan sembuh mencapai 820.356 orang.

Selain itu, jumlah pasien yang meninggal dunia akibat Covid-19 juga masih terus bertambah.

Baca juga: 1 Juta Kasus Covid-19 dan Respons Pemerintah...


Data juga menunjukkan ada penambahan 336 pasien Covid-19 yang tutup usia dalam 24 jam terakhir.

Dengan demikian, angka kematian Covid-19 di Indonesia saat ini berjumlah 28.468 orang.

Dari data yang sama, tercatat pula lima provinsi dengan penambahan kasus baru tertinggi.

Lima provinsi itu yakni Jawa Barat 3.924 kasus, DKI Jakarta 2.314 kasus dan Jawa Tengah 1.678 kasus.

Kemudian ada, Jawa Timur 967 kasus dan Kalimantan Timur 557 kasus.

Data spesimen

Adapun pemerintah telah memeriksa 75.194 spesimen Covid-19 dalam waktu 24 jam sejak Senin (25/1/2021) hingga Selasa (261/1/2021).

Dalam jangka waktu yang sama, ada 48.097 orang yang diambil sampelnya untuk pemeriksaan spesimen.

Secara kumulatif, spesimen yang telah diperiksa sebanyak 8.881.607 dari 5.931.637 orang yang diambil sampelnya.

Sementara itu, ada 80.156 kasus suspek terkait Covid-19 di Indonesia.

Baca juga: WHO Rencanakan Persetujuan Beberapa Vaksin Covid-19, Apa Saja?'

Data yang sama juga menunjukkan jumlah kasus aktif Covid-19 di Indonesia mencapai 163.526 kasus.

Angka itu setara dengan 16.2 persen dari total kasus konfirmasi positif Covid-19. Kasus aktif adalah pasien yang dinyatakan positif Covid-19 dan sedang dirawat atau isolasi mandiri.

Angka itu didapatkan dengan mengurangi total kasus positif Covid-19 dengan angka kesembuhan dan kematian.

Kendati demikian, pemerintah terus melakukan berbagai upaya untuk dapat menangani pandemi Covid-19.

Selain giat melakukan testing, tracing, treatment, pemerintah juga membuat program vaksinasi sebagai langkah memutus penyebaran virus corona.

Duka mendalam

Capaian 1 juta kasus ini langsung direspons Presiden Joko Widodo dengan menggelar rapat terbatas.

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyampaikan, Presiden Joko Widodo memanggil sejumlah menteri pada ratas tersebut membahas perkembangan kondisi pandemi di Indonesia.

"Hari ini Presiden memanggil ratas beberapa menteri dan saya dititipi pesan oleh Bapak Presiden, untuk menyampaikan ke seluruh rekan-rekan bahwa hari ini adalah hari di mana jumlah orang yang terpapar Covid-19 di Indonesia menembus angka satu juta orang," ujar Budi dalam konferensi pers daring yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Selasa sore.

Budi menyebut, angka akumulasi kasus Covid-19 yang mencapai 1 juta bermakna dua hal penting.

Pertama, momen ini merupakan saat untuk berduka dengan perkembangan terakhir pandemi di Indonesia.

Baca juga: Kasus Covid-19 Lewati 1 Juta, Menkes: Ada Duka yang Mendalam dari Pemerintah

"Karena ada banyak saudara kita yang sudah wafat, ada lebih dari 600 tenaga kesehatan yang sudah gugur dalam menghadapi pandemi ini. Mungkin sebagian dari keluarga dan teman dekat kita juga sudah meninggalkan kita," kata Budi.

"Itu momen pertama yang harus kita lalui. Bahwa ada rasa duka yang mendalam dari pemerintah, dari seluruh rakyat Indonesia atas angka ini," ucap dia.

Kedua, Budi mengajak semua pihak untuk bekerja keras dalam mengatasi pandemi. Dengan demikian, pengorbanan yang sudah dilakukan tenaga kesehatan itu tidak sia-sia.

"Bagaimana bekerja keras ke depannya bekerja sangat keras, bekerja ekstra keras," kata Budi.

"Angka satu juta ini memberikan satu indikasi bahwa seluruh rakyat Indonesia harus bersama dengan pemerintah bekerja bersama untuk atasi pendemi ini dengan lebih keras lagi. Kita teruskan kerja keras kita," ucap dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.