Kompas.com - 26/01/2021, 15:08 WIB
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi bersiap mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (26/1/2021). Rapat tersebut membahas perkembangan diplomasi vaksin COVID-19 guna program vaksinasi nasional, kebijakan pelindungan WNI di luar negeri dalam menghadapi gelombang kedua COVID-19 dan kebijakan politik luar negeri Indonesia terhadap perkembangan di dunia. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/foc. ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJAMenteri Luar Negeri Retno Marsudi bersiap mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (26/1/2021). Rapat tersebut membahas perkembangan diplomasi vaksin COVID-19 guna program vaksinasi nasional, kebijakan pelindungan WNI di luar negeri dalam menghadapi gelombang kedua COVID-19 dan kebijakan politik luar negeri Indonesia terhadap perkembangan di dunia. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/foc.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menegaskan, pemerintah akan berupaya maksimal menyelidiki kasus hilangnya WNI Ruth Sitepu di Malaysia.

Ruth dan suaminya, Joshua Hilmy yang berkebangsaan Malaysia, hilang pada November 2016. Keluarga melaporkan kasus itu ke Kemenlu pada April 2018.

"Kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk me-raise isu ini kepada pemerintah atau otoritas Malaysia," kata Retno, dalam rapat kerja bersama Komisi I DPR, Selasa (26/1/2021).

Baca juga: Misteri Menghilangnya WNI yang Siarkan Ajaran Kristen di Malaysia

Retno mengatakan, Kemenlu sudah mengirimkan surat kepada Polri untuk bekerja sama dengan kepolisian Malaysia dalam penyelidikan kasus tersebut.

Selanjutnya, Retno dan Menlu Malaysia rencananya akan bertemu secara virtual pada Rabu (27/1/2021). Isu hilangnya Ruth dan sang suami akan kembali disampaikan Retno kepada Menlu Malaysia.

"Memang isu ini akan saya sampaikan, saya raise kembali kepada Menteri Luar Negeri Malaysia untuk mendapatkan perhatian dari pemerintah dan otoritas Malaysia," tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Direktur Pelindungan WNI Judha Nugraha menegaskan, pemerintah telah mengirimkan nota diplomatik ke pemerintah Malaysia.

Pemerintah juga telah melakukan pertemuan dengan pihak keluarga, Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), dan pengacara Ruth.

"Kami juga berkoordinasi dengan Imigrasi Malaysia dan Imigrasi Indonesia, tercatat bahwa Ruth Sitepu tidak melakukan border crossing antara Malaysia ke Indonesia," kata Judha.

Baca juga: Kemenlu Benarkan 5 WNI Hilang di Perairan Malaysia

Selain itu, pemerintah juga mengikuti public inqury atau investigasi yang dilakukan Malaysia terhadap kasus tersebut. Saat itu, hilangnya Ruth dan Joshua diduga berkaitan dengan kasus hilangnya dua warga negara Malaysia pendeta Raymond Koh dan aktivis Amri Che Mat.

Namun, hingga saat ini, belum ada kemajuan dalam proses penyelidikan terhadap hilangnya Ruth dan sang suami serta Raymond dan Amri.

"Berdasarkan koordinasi antara perwakilan kita melalui KBRI Kuala Lumpur dengan pihak polisi Malaysia memang sampai saat ini belum ada kemajuan terkait proses penyelidikan, khususnya juga terkait dengan hilangnya Raymond Koh dan Amri Che Mat WN Malaysia," jelas Judha.

Berdasarkan catatan Kontras, pada 2007 Ruth memutuskan tinggal di Malaysia. Selama di Malaysia, Ruth dan suaminya tinggal di rumah milik kerabat Joshua di Petaling Jaya, Selangor, Malaysia.

Diketahui, Ruth membantu suaminya yang bekerja sebagai pendeta atau pastor. Suaminya bekerja dalam misi sosial dan memberikan pertolongan kepada orang kesusahan serta tak punya tempat tinggal.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Megawati Nilai Bencana Alam Tak Lepas dari Kelalaian Pemimpin di Daerah

Megawati Nilai Bencana Alam Tak Lepas dari Kelalaian Pemimpin di Daerah

Nasional
Menteri PPPA Ungkap Pentingnya ASI Eksklusif untuk Cegah Stunting

Menteri PPPA Ungkap Pentingnya ASI Eksklusif untuk Cegah Stunting

Nasional
Kemendagri Ingatkan Kepala Daerah Tak Hanya Dorong Penanganan Covid-19, tapi Juga Pemulihan Ekonomi

Kemendagri Ingatkan Kepala Daerah Tak Hanya Dorong Penanganan Covid-19, tapi Juga Pemulihan Ekonomi

Nasional
Soal Aturan Pra dan Pasca-larangan Mudik, Satgas: Hanya Syarat Tes Covid-19 yang Diperketat

Soal Aturan Pra dan Pasca-larangan Mudik, Satgas: Hanya Syarat Tes Covid-19 yang Diperketat

Nasional
BMKG: Tren Gempa Bumi di Indonesia Meningkat pada Tahun 2021

BMKG: Tren Gempa Bumi di Indonesia Meningkat pada Tahun 2021

Nasional
Kasus Korupsi Asabri, Kejagung Periksa Tiga Saksi

Kasus Korupsi Asabri, Kejagung Periksa Tiga Saksi

Nasional
Indonesia Batasi Penerbangan dari India, Jalur Reguler Ditiadakan

Indonesia Batasi Penerbangan dari India, Jalur Reguler Ditiadakan

Nasional
Menkes: 12 WNA Asal India yang Masuk Indonesia Positif Covid-19

Menkes: 12 WNA Asal India yang Masuk Indonesia Positif Covid-19

Nasional
Dirjen Imigrasi Jelaskan Kronologi WN India Masuk RI Saat Kasus Covid-19 Tinggi

Dirjen Imigrasi Jelaskan Kronologi WN India Masuk RI Saat Kasus Covid-19 Tinggi

Nasional
TNI Maksimalkan Pencarian KRI Nanggala Sebelum Cadangan Oksigen Habis Sabtu Besok

TNI Maksimalkan Pencarian KRI Nanggala Sebelum Cadangan Oksigen Habis Sabtu Besok

Nasional
BERITA FOTO: Ketika Penyidik KPK Stepanus Robin Pakai Rompi Oranye Tahanan KPK

BERITA FOTO: Ketika Penyidik KPK Stepanus Robin Pakai Rompi Oranye Tahanan KPK

Nasional
Kemenag Segera Luncurkan Kartu Nikah Digital

Kemenag Segera Luncurkan Kartu Nikah Digital

Nasional
Ketua MPR: Pemerintah Larang Mudik, tapi Mengapa Tetap Fasilitasi WNA Masuk Indonesia?

Ketua MPR: Pemerintah Larang Mudik, tapi Mengapa Tetap Fasilitasi WNA Masuk Indonesia?

Nasional
Tiba di Indonesia, PM Vietnam Gelar Pertemuan Bilateral dengan Jokowi Sore Ini

Tiba di Indonesia, PM Vietnam Gelar Pertemuan Bilateral dengan Jokowi Sore Ini

Nasional
Menteri PPPA: Akses dan Keterampilan Perempuan di Bidang TIK Perlu Jadi Fokus Perhatian

Menteri PPPA: Akses dan Keterampilan Perempuan di Bidang TIK Perlu Jadi Fokus Perhatian

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X