Kompas.com - 25/01/2021, 16:35 WIB
Petugas kesehatan sedang berjaga di ruang perawatan pasien Covid-19 di Rumah Sakit (RS) darurat Kota Bogor, Senin (18/1/2021). KOMPAS.COM/RAMDHAN TRIYADI BEMPAHPetugas kesehatan sedang berjaga di ruang perawatan pasien Covid-19 di Rumah Sakit (RS) darurat Kota Bogor, Senin (18/1/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah membangun rumah sakit lapangan (RSL) untuk pasien Covid-19.

Bima menyebutkan, rumah sakit yang berlokasi di Kompleks GOR Pajajaran ini sudah bisa digunakan para pasien bergejala ringan dan dengan komorbid, terhitung sejak 18 Januari 2021.

"Kami hubungi langsung waktu itu dengan Bang Doni Monardo, dan kita senang sekali karena direspons dengan cepat dalam waktu dua minggu kemudian," kata Bima dalam talkshow BNPB bertajuk "Update RS Darurat Wisma Atlet: Kesiapan Rumah Sakit Darurat Daerah", Senin (25/1/2021).

"Rumah sakit itu selesai dibangun di lokasi Wisma Atlet Kota Bogor. Jadi kini kami sudah punya rumah sakit lapangan," sambungnya.

Baca juga: Bima Arya Tak Ingin OTG Isolasi di Rumah: Bahaya dan Tak Bisa Dikontrol

Rumah sakit ini juga menangani pasien terkonfirmasi positif tanpa gejala, tetapi dengan komorbid atau penyakit penyerta.

Menurut Bima, pasien dengan komorbid diisolasi di rumah sakit lapangan karena harus ada pengawasan khusus oleh tenaga kesehatan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Makanya yang gejala ringan dengan komorbid kita perbolehkan untuk difasilitasi di Wisma Atlet ini," ujarnya.

Adapun kapasitas rumah sakit ini, kata dia, terdapat tujuh bed IGD, dua ICU, dan 50 bed untuk tekanan isolasi negatif dengan total sekitar 64 unit bed.

Hingga hari ini, Senin (25/1/2021), tingkat keterisian di RSL masih mencapai 29 persen.

Baca juga: Bima Arya Prediksi Kasus Covid-19 di Kota Bogor Capai 11.000 pada Akhir Tahun 2021

Bima mengatakan, kondisi ini akan terus dipantau oleh Pemkot Bogor. Apabila ada lonjakan pasien yang masuk, jumlah tenaga kesehatan yang bertugas akan ditambah.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terus Berulang, KPK Harap Tak Ada Lagi Suap Terkait Pengadaan Barang dan Jasa

Terus Berulang, KPK Harap Tak Ada Lagi Suap Terkait Pengadaan Barang dan Jasa

Nasional
Hari Pangan Sedunia, BRGM Upayakan Pendekatan 3T untuk Dukung Pangan Berkelanjutan

Hari Pangan Sedunia, BRGM Upayakan Pendekatan 3T untuk Dukung Pangan Berkelanjutan

Nasional
KPK Tahan Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin

KPK Tahan Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin

Nasional
OTT Bupati Musi Banyuasin, KPK Temukan Rp 1,5 Miliar dari Tas dan Rp 270 Juta dari Kantung Plastik

OTT Bupati Musi Banyuasin, KPK Temukan Rp 1,5 Miliar dari Tas dan Rp 270 Juta dari Kantung Plastik

Nasional
BEM UNJ Tolak Rencana Pemberian Gelar Doktor Honoris Causa ke Ma'ruf Amin dan Erick Thohir

BEM UNJ Tolak Rencana Pemberian Gelar Doktor Honoris Causa ke Ma'ruf Amin dan Erick Thohir

Nasional
Kronologi OTT Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin

Kronologi OTT Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin

Nasional
Sebaran 18.746 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Sebaran 18.746 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
Bupati Musi Banyuasin Dijanjikan Uang Rp 2,6 Miliar oleh Direktur Perusahaan Pemenang Tender

Bupati Musi Banyuasin Dijanjikan Uang Rp 2,6 Miliar oleh Direktur Perusahaan Pemenang Tender

Nasional
UPDATE 16 Oktober: Ada 490.512 Suspek Covid-19 di Indonesia

UPDATE 16 Oktober: Ada 490.512 Suspek Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 16 Oktober: Ada 18.746 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 16 Oktober: Ada 18.746 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE: 270.811 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate dengan PCR 1,75 Persen

UPDATE: 270.811 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate dengan PCR 1,75 Persen

Nasional
UPDATE 16 Oktober: Sebaran 997 Kasus Baru Covid-19, di DKI Paling Tinggi

UPDATE 16 Oktober: Sebaran 997 Kasus Baru Covid-19, di DKI Paling Tinggi

Nasional
UPDATE 16 Oktober: Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 29,85 Persen dari Target

UPDATE 16 Oktober: Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 29,85 Persen dari Target

Nasional
Jadi Tersangka, Bupati Musi Banyuasin Punya Harta Rp 34 Miliar, Termasuk Aset di Australia

Jadi Tersangka, Bupati Musi Banyuasin Punya Harta Rp 34 Miliar, Termasuk Aset di Australia

Nasional
Profil Dodi Reza Alex Noerdin, Bupati Musi Banyuasin yang Susul Ayahnya Masuk Penjara

Profil Dodi Reza Alex Noerdin, Bupati Musi Banyuasin yang Susul Ayahnya Masuk Penjara

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.