Pandemi Tak Bisa Ditangani Satu Pihak, Pusat dan Daerah Diminta Kolaboratif

Kompas.com - 21/01/2021, 17:11 WIB
Ilustrasi virus corona, Covid-19 ShutterstockIlustrasi virus corona, Covid-19

JAKARTA, KOMPAS.com - Ahli epidemiologi dari Universitas Airlangga Laura Navika Yamani berpendapat penanganan pandemi Covid-19 tidak bisa hanya dilakukan satu pihak. 

Kondisi pandemi, kata dia, harus dituntaskan dengan peran kolaboratif antara pusat dan daerah. 

Menurut dia, pemerintah pusat maupun pemerintah daerah (Pemda) harus bisa memperkuat sistem kesehatannya masing-masing.

"Bisa dengan meningkatkan kualitas dan kuantitas dari rumah sakit, sarana dan prasarana serta sumber daya manusianya," kata Laura saat dihubungi Kompas.com, Kamis (21/1/2021).

Baca juga: Anggap Darurat, Wali Kota Depok Setuju Covid-19 Jabodetabek Ditangani Pemerintah Pusat

Dengan demikian, lanjutnya, pasien Covid-19 di daerah pun bisa ditangani di fasilitas kesehatan lokal.

Laura merespons langkah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang meminta pemerintah pusat mengambil alih koordinasi penanganan Covid-19 di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek).

Berkaca pada hal ini, Laura menekankan seharusnya pemerintah pusat dan daerah mengadakan peningkatan fasilitas dan kapasitas testing pada daerah-daerah.

"Sehingga jika memungkinkan tidak perlu dikirimkan ke laboratorium kota dan bisa dikerjakan pada daerah tersebut," ujarnya.

Ia menilai, jika hal ini dilakukan akan berpengaruh terhadap hasil testing menjadi lebih cepat.

Hal ini akan membuat kinerja pemerintah pusat dan daerah dinilai kompak dan cepat dalam penanganan pandemi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X