DVI: Dari 43 Korban Sriwijaya Air Teridentifikasi, 32 Korban Telah Diserahkan ke Keluarga

Kompas.com - 21/01/2021, 10:51 WIB
Petugas gabungan membawa bagian pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta - Pontianak yang jatuh di perairan Pulau Seribu di Dermaga JICT 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (10/1/2021). Temuan bagian pesawat selanjutnya akan diperiksa oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) sedangkan potongan tubuh korban diserahkan kepada DVI Polri untuk identifikasi lebih lanjut. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPetugas gabungan membawa bagian pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta - Pontianak yang jatuh di perairan Pulau Seribu di Dermaga JICT 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (10/1/2021). Temuan bagian pesawat selanjutnya akan diperiksa oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) sedangkan potongan tubuh korban diserahkan kepada DVI Polri untuk identifikasi lebih lanjut.
Penulis Devina Halim
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri telah menyerahkan 32 jenazah korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 kepada pihak keluarga hingga Kamis (21/1/2021).

Adapun total korban yang telah teridentifikasi sebanyak 43 orang.

“Data yang telah teridentifikasi sampai hari ini sebanyak 43 korban, 22 laki-laki dan 21 perempuan. 32 korban sudah diserahkan kepada keluarganya,” ungkap Komandan DVI Pusdokkes Polri Kombes Hery Wijatmoko di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis.

Selain itu, Hery menuturkan, pihaknya sudah menerima 324 kantong jenazah dan 264 kantong properti.

Tim DVI juga menerima 438 sampel DNA, baik yang merupakan data antemortem maupun postmortem.

Hingga saat ini, Hery mengatakan, timnya sedang menyelesaikan pemeriksaan terhadap barang-barang atau properti yang ditemukan agar dapat dikembalikan kepada keluarga korban.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, proses identifikasi terhadap korban juga masih berlangsung.

Baca juga: Anak-anak Temukan Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya Air, Tersisa Beberapa Helai Rambut, Dikirim ke Tanjung Priok

“Hari ini dan ke depan tim DNA forensik tetap melaksanakan kegiatannya, kemudian antemortem tetap akan dengan keluarga untuk apabila diperlukan data lebih lanjut,” tutur dia.

Diberitakan, pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pada Sabtu (9/1/2021), dan jatuh di perairan Kepulauan Seribu, di antara Pulau Lancang dan Pulau Laki.

Berdasarkan data manifes penerbangan, pesawat itu membawa 62 orang terdiri atas 40 orang dewasa, tujuh anak-anak, tiga bayi, enam kru aktif, dan enam kru ekstra.

Selain bagian tubuh para korban, tim gabungan telah menemukan salah satu bagian kotak hitam yang disebut sebagai FDR (Flight Data Recorder) dan badan pesawat. Hingga saat ini, operasi pencarian masih terus dilakukan.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.