Sayidiman Suryohadiprodjo: Indonesia yang Saya Impikan...

Kompas.com - 19/01/2021, 10:18 WIB
Almarhum Letjen (Purn) Sayidiman Suryohadiprojo ketika menerima Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurachman di kediamannya di Kebayoran Baru, 14 Desember 2020. (Dok. Penerangan Kodam Jaya/Jayakarta) Dok. Penerangan Kodam Jaya/JayakartaAlmarhum Letjen (Purn) Sayidiman Suryohadiprojo ketika menerima Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurachman di kediamannya di Kebayoran Baru, 14 Desember 2020. (Dok. Penerangan Kodam Jaya/Jayakarta)
Editor Bayu Galih

Itu sebabnya keberhasilan kepemimpinan tak dapat dibatasi pada orang-orang yang berbakat tinggi saja. Dengan pembinaan intensif, akan diperoleh cukup banyak orang yang dapat menjalankan kepemimpinan efektif di negeri ini." (Suryohadiprojo, 2019, hal. 47)

***

Republik Indonesia kembali kehilangan seorang pemikir negara, pejuang di medan pertempuran sejak usia remaja, tentara-pejuang yang amanah dan kuat memegang Sapta Marga dan tak putus berpikir, menulis dalam berbagai opini dan buku.

Tokoh yang langka, karena ia salah satu dari sangat sedikit angkatan pertama Akademi Militer yang lulus pada angkatan pertama tahun 1947.

Dalam wawancara tahun lalu, Pak Sayid menyebut angka tinggal 7 orang termasuk dirinya, yang masih ada. Saat itu nama Akmil masih Militarie Akademie, atau biasa disebut dalam sejarah sebagai MA Yogya.

Pertempuran Plataran

Pak Sayidiman juga adalah saksi hidup pertempuran Plataran Yogyakarta di tahun 1949. Pada saat itu, para kadet (taruna) diturunkan untuk meredam serangan pasca-agresi militer kedua pada 19 Desember 1948.

Zaman itu, kadet MA Yogya melakukan “latihan pertempuran” yang sesungguhnya. "Latihan kami memang nyawa taruhannya", demikian penjelasan Pak Sayidiman mengenang puluhan temannya gugur dalam pertempuran.

Kini, di tempat pertempuran itu berdiri Monumen Plataran, yang terletak di Dusun Plataran, Desa Selomartani, Kecamatan Kalasan, Sleman. Monumen ini untuk mengenang puluhan pejuang Indonesia yang gugur saat pertempuran dengan Belanda pada tanggal 24 Februari 1949.

Pada 24 Februari 2020, dalam peringatan Pertempuran Plataran, Letnan Jenderal (Purn) Sayidiman Suryohadiprojo hadir di Plataran bersama beberapa anggota Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI).

Sampai menjelang akhir hayatnya, Pak Sayid adalah Ketua Dewan Pertimbangan Pusat LVRI (2010-2017). Peringatan 71 tahun Pertempuran Plataran itu dikunjunginya bersama Gubernur Akademi Militer saat itu, Mayjen TNI Dudung Abdurachman oleh Akademi Militer Magelang.

Menurut Gubernur Akmil, senyatanya raut bahagia Pak Sayidiman tampak ketika diajak kembali ke tempat itu dan bertemu beberapa kawan lama.

Selamat jalan Pak Sayidiman, peninggalan utama Bapak sangat jelas: belasan buku dan puluhan tulisan di berbagai media massa. Semoga, generasi pewaris Republik Indonesia, bisa melanjutkan perjuangan ini. Aamiin...

Depok, 19 Januari 2021.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mantan Anggota BPK Rizal Djalil Dituntut 6 Tahun Penjara

Mantan Anggota BPK Rizal Djalil Dituntut 6 Tahun Penjara

Nasional
Kepala Bappenas Sebut Pembangunan Tahap Awal Ibu Kota Negara Tunggu Pengesahan UU IKN

Kepala Bappenas Sebut Pembangunan Tahap Awal Ibu Kota Negara Tunggu Pengesahan UU IKN

Nasional
Menag Yaqut: Masyarakat di Zona Oranye dan Merah Silakan Shalat Tarawih di Rumah

Menag Yaqut: Masyarakat di Zona Oranye dan Merah Silakan Shalat Tarawih di Rumah

Nasional
MUI Sarankan Pasien Covid-19 Bergejala Ringan Tetap Puasa

MUI Sarankan Pasien Covid-19 Bergejala Ringan Tetap Puasa

Nasional
Jokowi: Pemerintah Sudah Siapkan Peta Jalan Pengembangan Industri 4.0

Jokowi: Pemerintah Sudah Siapkan Peta Jalan Pengembangan Industri 4.0

Nasional
SBY Daftarkan Merek Partai Demokrat secara Pribadi ke Kemenkumham

SBY Daftarkan Merek Partai Demokrat secara Pribadi ke Kemenkumham

Nasional
Kasus Korupsi di Bintan, KPK Dalami Proses Pengajuan dan Permohonan Izin Kuota Cukai

Kasus Korupsi di Bintan, KPK Dalami Proses Pengajuan dan Permohonan Izin Kuota Cukai

Nasional
Amnesty: Bukan Rekonsiliasi jika Tanpa Pengakuan dan Pertanggungjawaban Pelaku

Amnesty: Bukan Rekonsiliasi jika Tanpa Pengakuan dan Pertanggungjawaban Pelaku

Nasional
Menag: 13 Orang di Bawah Sumpah Menyatakan Hilal Sudah Terlihat

Menag: 13 Orang di Bawah Sumpah Menyatakan Hilal Sudah Terlihat

Nasional
Ucapkan Selamat Puasa, Wapres: Ramadhan Kali Ini Masih Perjuangan

Ucapkan Selamat Puasa, Wapres: Ramadhan Kali Ini Masih Perjuangan

Nasional
Survei Capres 2024: Elektabilitas Susi Pudjiastuti Tertinggi di Antara Tokoh Non-Parpol

Survei Capres 2024: Elektabilitas Susi Pudjiastuti Tertinggi di Antara Tokoh Non-Parpol

Nasional
KSPI Minta Pemerintah Tegakkan Aturan Pemberian THR

KSPI Minta Pemerintah Tegakkan Aturan Pemberian THR

Nasional
Menag: Penetapan 1 Ramadhan Tanpa 'Dissenting Opinion'

Menag: Penetapan 1 Ramadhan Tanpa "Dissenting Opinion"

Nasional
Pemerintah Ubah Interval Vaksinasi Covid-19 Astrazeneca maupun Sinovac, Begini Penjelasannya

Pemerintah Ubah Interval Vaksinasi Covid-19 Astrazeneca maupun Sinovac, Begini Penjelasannya

Nasional
PBNU: 1 Ramadhan 1442 H Jatuh pada 13 April 2021

PBNU: 1 Ramadhan 1442 H Jatuh pada 13 April 2021

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X