Kompas.com - 19/01/2021, 10:16 WIB
Ketua Umum Iluni UI, Andre Rahadian, saat ditemui sesuai diskusi Menimbang Urgensi Perppu UU KPK di Jakarta, Rabu (2/10/2019). KOMPAS.com/CHRISTOFORUS RISTIANTOKetua Umum Iluni UI, Andre Rahadian, saat ditemui sesuai diskusi Menimbang Urgensi Perppu UU KPK di Jakarta, Rabu (2/10/2019).
Penulis Irfan Kamil
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com – Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni UI) mendukung program pemerintah terkait vaksinasi guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Ketua Umum Iluni UI, Andre Rahadian mengatakan, sejak awal rencana pemerintah akan membuat vaksin, Iluni UI sudah mendukung dengan membuat berbagai kajian dan kertas kerja.

"Jadi ini sebenarnya udah mulai sejak awal dari berita Eijkman Institute ikut terlibat bikin vaksin sama Bio Farma, Iluni UI, kami bareng Iluni Fakultas Kedokteran UI, Iluni FEB, Iluni FKM itu sudah bikin dua diskusi sama kertas kerja," kata Andre kepada Kompas.com, Selasa (19/1/2021).

Baca juga: Penularan Covid-19 Tinggi, Satgas: Bukan Saatnya Buat Kerumunan

Andre mengatakan, pihak Iluni UI mengundang Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, PT Bio Farma dan Kementerian Kesehatan untuk berdiskusi masalah vaksinasi di Indonesia.

Diskusi itu, kata Andre, membahas dua hal, yakni soal persiapan vaksinasi dan distribusi vaksin di Indonesia.

"Kan ini soal ketergantungan ya, jadi kami ingin melihat bahwa persiapan kita soal ketergantungan Vaksin Merah Putih bagaimana," kata Andre.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kedua, setelah vaksin ini datang, kita bikin lagi diskusi bagaimana distribusinya, karena ini krusial kita lihat di negara maju pun distribusi vaksinnya ada hambatan walaupun produksinya sudah satu juta per hari tapi distribusinya susah," ucap dia.

Baca juga: IDI Dukung Vaksinasi Mandiri untuk Percepat Target Vaksinasi Nasional

Andre menuturkan, sebagai alumni perguruan tinggi negeri, secara akademis Iluni UI sudah melakukan dua kontribusi, yakni diskusi kajian hingga menyampaikan kertas kerja kepada pemerintah dan stakeholder.

"Jadi peran Iluni UI untuk edukasi dan sosialisasi soal vaksin," kata Andre.

Lebih lanjut, Andre mangajak semua alumni Universitas Indonesia untuk bersama-sama mengkampanyekan vaksinasi di Indonesia.

Iluni UI dari Fakultas Kedokteran dan Fakultas Kesehatan Masyarakat, kata Andre, turun langsung untuk mengkampanyekan vaksinasi tersebut.

Sedangkan, secara umum, alumni UI mendukung dengan menggunakan twibbon #AlumniUISiapVaksinCOVID19 dalam rangka menggerakan masyarakat berpartisipasi dalam program vaksin Covid-19.

"Sekarang sudah hampir 35.000 yang download buat alumni kita untuk ikut kampanye vaksin," kata Andre.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Mandiri Dinilai Berpotensi Gagalkan Target Herd Immunity

Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mendagri Minta Daerah Siapkan Skenario Penanganan Lonjakan Kasus Covid-19

Mendagri Minta Daerah Siapkan Skenario Penanganan Lonjakan Kasus Covid-19

Nasional
Langkah Kubu Moeldoko Uji Materi AD/ART Demokrat Dinilai Tak Etis

Langkah Kubu Moeldoko Uji Materi AD/ART Demokrat Dinilai Tak Etis

Nasional
Jokowi: Semoga Pelantikan Pengurus Jadi Momentum Energi Baru untuk PKP

Jokowi: Semoga Pelantikan Pengurus Jadi Momentum Energi Baru untuk PKP

Nasional
Atlet Paralimpiade Indonesia Berjaya di Tokyo, Ini Janji Mensos untuk Mereka

Atlet Paralimpiade Indonesia Berjaya di Tokyo, Ini Janji Mensos untuk Mereka

Nasional
Oktober, Fitur PeduliLindungi Ada di Gojek, Tokopedia, hingga Jaki

Oktober, Fitur PeduliLindungi Ada di Gojek, Tokopedia, hingga Jaki

Nasional
Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin Dijemput KPK, MKD: Di Luar Dugaan Kami

Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin Dijemput KPK, MKD: Di Luar Dugaan Kami

Nasional
Wapres Ingatkan Revisi UU ASN Jangan Sampai Lemahkan Reformasi Birokrasi

Wapres Ingatkan Revisi UU ASN Jangan Sampai Lemahkan Reformasi Birokrasi

Nasional
Kuasa Hukum ICW dan Fatia Datangi Komnas HAM, Minta Perlindungan Pekerja HAM

Kuasa Hukum ICW dan Fatia Datangi Komnas HAM, Minta Perlindungan Pekerja HAM

Nasional
Dijemput Penyidik KPK, Azis Syamsuddin Tiba di Gedung Merah Putih

Dijemput Penyidik KPK, Azis Syamsuddin Tiba di Gedung Merah Putih

Nasional
Puan: Vaksin Kita Banyak, Jangan Sampai Tidak Disuntikkan

Puan: Vaksin Kita Banyak, Jangan Sampai Tidak Disuntikkan

Nasional
Ketua KPK: Azis Syamsuddin Sudah Dibawa ke Gedung KPK

Ketua KPK: Azis Syamsuddin Sudah Dibawa ke Gedung KPK

Nasional
Kemenkes: Hampir 9.000.000 Orang yang Gunakan PeduliLindungi

Kemenkes: Hampir 9.000.000 Orang yang Gunakan PeduliLindungi

Nasional
Epidemiolog Sebut Masih Banyak Masyarakat di Papua Percaya Covid-19 dari Roh Jahat

Epidemiolog Sebut Masih Banyak Masyarakat di Papua Percaya Covid-19 dari Roh Jahat

Nasional
Beri Apresiasi Atlet Paralimpiade, Mensos Risma Janji Bangun Tempat Latihan

Beri Apresiasi Atlet Paralimpiade, Mensos Risma Janji Bangun Tempat Latihan

Nasional
KTP Dinilai Bisa Jadi Alternatif agar Warga Bisa Beraktivitas meski Tak Punya Aplikasi PeduliLindungi

KTP Dinilai Bisa Jadi Alternatif agar Warga Bisa Beraktivitas meski Tak Punya Aplikasi PeduliLindungi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.