Kompas.com - 19/01/2021, 10:03 WIB
Mendagri Tito Karnavian mengikuti rapat kerja dengan Komisi II DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (21/9/2020). DPR menyetujui pagu anggaran Kementerian Dalam Negeri untuk tahun 2021 sebesar Rp3,2 triliun dan menyetujui tambahan anggaran sebesar Rp1,2 triliun untuk dibahas di Badan Anggaran DPR. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/pras. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho GumayMendagri Tito Karnavian mengikuti rapat kerja dengan Komisi II DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (21/9/2020). DPR menyetujui pagu anggaran Kementerian Dalam Negeri untuk tahun 2021 sebesar Rp3,2 triliun dan menyetujui tambahan anggaran sebesar Rp1,2 triliun untuk dibahas di Badan Anggaran DPR. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/pras.
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengingatkan perlunya menjaga hubungan baik dan sinergi antara Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Polri.

Menurut dia, kerja sama antara Kemendagri dan Polri diperlukan untuk membantu Presiden Joko Widodo mengatasi pandemi Covid-19.

Serta menyukseskan program vaksinasi dan bantuan sosial (Bansos) agar cepat terlaksana dan tepat sasaran.

Baca juga: Antisipasi Bencana, Mendagri Ingatkan Pemda Siapkan Anggaran Belanja Tak Terduga

"Saya meminta kepada Pak Kapolri, insya Allah tidak ada halangan, untuk juga sama-sama membangun iklim itu," kata Tito melalui keterangan tertulis, Senin (18/1/2021).

Ia melanjutkan, kerja sama antara Polri dan Kemendagri serta semua stakeholder juga meliputi pemulihan ekonomi nasional dalam situasi pandemi Covid-19.

Kemudian, membuka iklim investasi yang baik dan kondusif bagi calon investor, baik dari dalam negeri dan maupun dari luar negeri.

"Jadi jangan sampai terjadi ada yang menghambat iklim investasi," ujarnya.

Terkait calon tunggal kapolri, Tito menilai Komjen Listyo Sigit Prabowo sebagai sosok yang memiliki sikap tegas dan siap untuk menjadi kapolri.

Mantan Kapolri ini juga menilai Listyo memiliki kinerja yang sangat baik di setiap jabatannya.

"Saya kira dengan pengalaman itu ditambah dengan pribadi beliau yang santun, termasuk kemampuan merangkul semua pihak, kemampuan berkomunikasi dengan baik, dan beliau sangat tegas sekali," ucap dia.

Adapun Listyo dipilih Presiden Jokowi sebagai calon tunggal kapolri untuk menggantikan Jenderal (Pol) Idham Azis yang akan memasuki masa pensiun pada 1 Februari 2021.

Nama Listyo yang kini menjabat sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri juga telah diajukan ke DPR pada Rabu (13/1/2021) untuk diproses.

Baca juga: Polri Periksa 23 Saksi Terkait Dugaan Penipuan PT Jouska

Terkait hal itu, Idham Azis pun mengajak jajarannya mendukung Listyo hingga pelantikan nantinya.

“Saya mengajak kepada rekan-rekan semua untuk bergandeng tangan memberikan dukungan kepada calon kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo," ucap Idham dalam keterangannya, Kamis (14/1/2021).

Sesuai peraturan perundang-undangan, selanjutnya Listyo akan menjalani uji kepatutan dan kelayakan di Komisi III, sebelum DPR memberikan persetujuan atas nama calon yang diajukan Presiden.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X