BNPB Distribusikan Bantukan ke 4 Desa Terisolasi akibat Gempa Sulbar

Kompas.com - 18/01/2021, 22:11 WIB
Foto aerial tenda pengungsi di kompleks Stadion Manakarra, Mamuju, Sulawesi Barat, Senin (18/1/2021). Berdasarkan data BNPB per 18 Januari 2021 pukul 14.00 WIB jumlah korban meninggal dunia akibat gempa magnitudo 6,2 di Sulawesi Barat berjumlah 84 orang, dan pengungsi berjumlah 19.435 orang. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/rwa. ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWANFoto aerial tenda pengungsi di kompleks Stadion Manakarra, Mamuju, Sulawesi Barat, Senin (18/1/2021). Berdasarkan data BNPB per 18 Januari 2021 pukul 14.00 WIB jumlah korban meninggal dunia akibat gempa magnitudo 6,2 di Sulawesi Barat berjumlah 84 orang, dan pengungsi berjumlah 19.435 orang. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/rwa.
Penulis Irfan Kamil
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Deputi Bidang Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Lilik Kurniawan mengatakan, hingga Senin (18/1/2021) sore, tim BNPB sudah mendistribusikan bantukan ke empat desa terisolasi akibatgempa bumi di Sulawesi Barat.

“Kita tadi pagi sudah menjangkau empat desa yang ada di Kabupaten Majene untuk memberikan dukungan dan bantuan,” kata Lilik dalam konferensi pers (18/1/2021).

“Sore ini juga sudah kami sampaikan juga bantuan-bantuan melalui helikopter,” ujar Lilik.

Lilik mengatakan, pemerintah melalui BNPB cepat tanggap dalam penanganan darurat akibat gempa di Sulawei Barat.

Baca juga: Pengungsi Korban Gempa Sulbar Mulai Berdatangan ke Makassar

Ia mengatakan tidak lebih dari 24 jam atau hanya 12 jam dari kejadian BNPB sudah hadir di Sulawesi Barat untuk mendukung pemerintah daerah dalam penanganan gempa bumi tersebut.

“Tentu saja kami bersama dengan Kementerian dan Lembaga lainnya langsung membantu,” kata Lilik.

Lilik menuturkan, ada sejumlah kementerian dan lembaga yang langsung turun untuk mendukung penanganan darurat gempa di Sulawesi Barat misalnya Kementerian Sosial, Kementerian Kesehatan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. 

Lalu, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Selain itu, ada sejumlah lembaga terkait juga yang terjun lansung ke Sulawesi Barat misalnya BMKG, Basarnas serta TNI dan Polri.

“Kami semuanya datang untuk mendukung apa yang terjadi di Sulawesi Barat,” ucap lilik.

Baca juga: Hingga Senin Sore, BMKG Catat 31 Kali Gempa Terjadi di Sulawesi Barat

Lebih lanjut, terkait dukungan bantuan, Lilik mengatakan, BNPB juga mengoordinasikan berbagai bantuan dari elemen termasuk relawan dari seluruh Indonesia yang saat ini terhimpun dalam satu koordinasi dengan nama desk relawan.

“Sudah ada sekitar 33 organisasi relawan yang sudah hadir di Sulawesi Barat dari berbagai tempat di Indonesia,” kata Lilik.

“Mereka bersatu padu untuk mendukung penanganan darurat di Sulawesi Barat,” ujar dia.

Lilik menyebut, dukungan-dukungan bantuan yang sudah terhimpun yakni alat-alat dan peralatan logistik, makanan hingga tiga helikopter.

Ia mengatakan, saat ini, helikopter digunakan untuk dapat membantu Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat memberikan bantuan di tempat-tempat yang terisolasi.

Baca juga: Update: 84 Orang Meninggal akibat Gempa di Sulawesi Barat

“Syukur Alhamdulillah, pemerintah provinsi Sulawesi Barat juga sudah membuat posko yang tentu saja didukung dengan semua pihak dan di sini kami mendukung apa-apa yang dibutuhkan,” kata Lilik.

Lebih jauh, terkait dengan penanganan Covid-19, BNPB bersama dengan berbagai Kementerian dan Satuan Tugas melakukan upaya-upaya pencegahan untuk Covid-19.

Lilik mengatakan, BNPB mengatur penggunaan masker hingga pengungsian yang berbasis pada protokol kesehatan dan sebagainya.

“Ini semua dilakukan untuk mendukung penanganan darurat gempa bumi ini supaya dapat berjalan dengan baik dan masyarakat terlindungi dari ancaman bencana maupun Covid-19 ,” ucap Lilik.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PBNU: 1 Ramadhan 1442 H Jatuh pada 13 April 2021

PBNU: 1 Ramadhan 1442 H Jatuh pada 13 April 2021

Nasional
Rumah Menlu Pertama RI Achmad Soebardjo Dinilai Layak Jadi Cagar Budaya

Rumah Menlu Pertama RI Achmad Soebardjo Dinilai Layak Jadi Cagar Budaya

Nasional
Kemenkes Pastikan Stok Vaksin Covid-19 Aman untuk Vaksinasi Dosis Kedua Bulan April

Kemenkes Pastikan Stok Vaksin Covid-19 Aman untuk Vaksinasi Dosis Kedua Bulan April

Nasional
BREAKING NEWS: Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan Jatuh pada Selasa, 13 April 2021

BREAKING NEWS: Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan Jatuh pada Selasa, 13 April 2021

Nasional
Peluncuran TV dan Radio Polri, Kapolri: Agar Lebih Dekat Masyarakat

Peluncuran TV dan Radio Polri, Kapolri: Agar Lebih Dekat Masyarakat

Nasional
Kasus Korupsi Asabri, Kejagung Periksa Enam Saksi

Kasus Korupsi Asabri, Kejagung Periksa Enam Saksi

Nasional
Tangkap 5 Kapal Pencuri Ikan Asal Vietnam, KKP Bongkar Modus Pencurian Baru

Tangkap 5 Kapal Pencuri Ikan Asal Vietnam, KKP Bongkar Modus Pencurian Baru

Nasional
LIVE STREAMING: Ikuti Penetapan 1 Ramadhan 1442 H Hasil Sidang Isbat

LIVE STREAMING: Ikuti Penetapan 1 Ramadhan 1442 H Hasil Sidang Isbat

Nasional
Gerindra: Kader Ingin Prabowo Kembali Nyapres tapi Beliau Belum Setuju

Gerindra: Kader Ingin Prabowo Kembali Nyapres tapi Beliau Belum Setuju

Nasional
Kemenlu Pastikan Rumah Achmad Soebardjo yang Jadi Kantor Pertama Bukan Miliknya

Kemenlu Pastikan Rumah Achmad Soebardjo yang Jadi Kantor Pertama Bukan Miliknya

Nasional
Kemenkes: Jam Operasional Vaksinasi Covid-19 di RS Diperpendek Selama Ramadhan

Kemenkes: Jam Operasional Vaksinasi Covid-19 di RS Diperpendek Selama Ramadhan

Nasional
Menteri PPN: Swasta Diberi Kesempatan Turut Bangun Ibu Kota Negara

Menteri PPN: Swasta Diberi Kesempatan Turut Bangun Ibu Kota Negara

Nasional
Kemenag: Ada Preferensi Hilal Awal Ramadhan 1442 H Terlihat di Indonesia

Kemenag: Ada Preferensi Hilal Awal Ramadhan 1442 H Terlihat di Indonesia

Nasional
Mahfud: Utang BLBI ke Negara Tembus Rp 109 Triliun Lebih

Mahfud: Utang BLBI ke Negara Tembus Rp 109 Triliun Lebih

Nasional
Survei: Airlangga Tokoh Parpol dengan Elektabilitas Tertinggi Capres 2024, Disusul Prabowo dan Sandiaga

Survei: Airlangga Tokoh Parpol dengan Elektabilitas Tertinggi Capres 2024, Disusul Prabowo dan Sandiaga

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X