UPDATE 18 Januari: RS Polri Terima 308 Kantong Jenazah Korban Sriwijaya Air SJ 182

Kompas.com - 18/01/2021, 13:54 WIB
Jenazah Agus Minarni, satu di antara penumpang pesawat Sriwijaya Air yang berhasil teridentifikasi tiba di Bandara Supadio Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), Sabtu (16/1/2021) sore. Rencananya, jenazah Agus Minarni akan langsung dibawa ke rumah duka. Setelah selesai membaca doa tahlil, jenazah akan dishalatkan di Masjid Pondok Pesantren Darussalam Sengkubang dan akan dimakamkan paling cepat setelah shalat Isya. KOMPAS.COM/HENDRA CIPTAJenazah Agus Minarni, satu di antara penumpang pesawat Sriwijaya Air yang berhasil teridentifikasi tiba di Bandara Supadio Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), Sabtu (16/1/2021) sore. Rencananya, jenazah Agus Minarni akan langsung dibawa ke rumah duka. Setelah selesai membaca doa tahlil, jenazah akan dishalatkan di Masjid Pondok Pesantren Darussalam Sengkubang dan akan dimakamkan paling cepat setelah shalat Isya.

JAKARTA, KOMPAS.com - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Rumah Sakit Polri hingga Senin (18/1/2021) pagi telah menerima 308 kantong jenazah korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182.

"Hingga saat ini, kami telah menerima sebanyak 308 kantong (jenazah) dari fase 1 di Tanjung Priok," kata Komandan DVI Pusat Kedokteran dan Kesehatan Polri Kombes Hery Wijatmoko, seperti dikutip Antara, Senin.

Ia mengatakan, dari 308 kantong, tim DVI berhasil mengidentifikasi 29 korban.

Baca juga: Update Identifikasi Korban Sriwijaya Air, Tim DVI Terima 438 Sampel DNA dan 308 Kantong Jenazah

 

Kemudian, 15 kantong jenazah yang teridentifikasi juga sudah diserahkan ke pihak keluarga korban.

Hery mengatakan, tim DVI telah mengumpulkan 438 sampel DNA dari keluarga korban. Hal ini diperlukan dalam proses identifikasi.

Jumlah itu, kata dia, juga sudah lengkap untuk 62 korban yang terdaftar dalam manifes Sriwijaya Air SJ 182.

Hari ini, tim DVI akan membentuk pemeriksaan empat meja di post mortem untuk memeriksa dua kantong yang pada Minggu (17/1/2021) baru diserahkan.

"Untuk properti kami menerima sebanyak 168 kantong," ujar Hery.

Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak diketahui hilang kontak pada Sabtu (9/1/2021) pukul 14.40 WIB.

Baca juga: Sambut Jenazah Indah, Putrinya Korban Pesawat Sriwijaya Air SJ 182, Yusrilanita Tak Henti Berzikir

Sedianya, pesawat itu akan tiba di bandara Supadio Pontianak pada pukul 15.50 waktu setempat.

Namun, pesawat tersebut dipastikan jatuh di antara Pulau Laki dan Lancang, Kepulauan Seribu, Jakarta.

Pesawat ini mengangkut 62 penumpang yang terdiri dari enam kru, 46 penumpang dewasa, tujuh anak-anak, dan tiga bayi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BP2MI Akan Siapkan Surat Jalan Bagi 1.278 Pekerja Migran yang Kini Dikarantina di Wisma Atlet untuk Kembali ke Daerah

BP2MI Akan Siapkan Surat Jalan Bagi 1.278 Pekerja Migran yang Kini Dikarantina di Wisma Atlet untuk Kembali ke Daerah

Nasional
Djarot: Bupati Nganjuk Bukan Anggota dan Tidak Punya KTA PDI-P

Djarot: Bupati Nganjuk Bukan Anggota dan Tidak Punya KTA PDI-P

Nasional
Indonesia Kutuk Serangan Bom di Sekolah Afghanistan

Indonesia Kutuk Serangan Bom di Sekolah Afghanistan

Nasional
Soal Larangan Mudik, Ketua DPR Minta Distribusi Logistik Tak Terganggu

Soal Larangan Mudik, Ketua DPR Minta Distribusi Logistik Tak Terganggu

Nasional
[POPULER NASIONAL] Respons Kemenkumham soal Masuknya 157 WNA China | KPK Sesalkan Beredarnya Surat Keputusan soal Tes Wawasan Kebangsaan

[POPULER NASIONAL] Respons Kemenkumham soal Masuknya 157 WNA China | KPK Sesalkan Beredarnya Surat Keputusan soal Tes Wawasan Kebangsaan

Nasional
Kemenag soal Takbiran: Keliling Tak Boleh, di Masjid 10 Persen dari Kapasitas

Kemenag soal Takbiran: Keliling Tak Boleh, di Masjid 10 Persen dari Kapasitas

Nasional
ICW Duga TWK Bermotif untuk Hentikan Perkara Besar di KPK

ICW Duga TWK Bermotif untuk Hentikan Perkara Besar di KPK

Nasional
UPDATE: Tambah 7 di 3 Negara, Total 4.545 WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri

UPDATE: Tambah 7 di 3 Negara, Total 4.545 WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri

Nasional
Sidang Rizieq Shihab Dilanjut Senin Ini, Agenda Pembacaan Tuntutan

Sidang Rizieq Shihab Dilanjut Senin Ini, Agenda Pembacaan Tuntutan

Nasional
MA Batalkan SKB soal Seragam Sekolah dan Respons 3 Kementerian

MA Batalkan SKB soal Seragam Sekolah dan Respons 3 Kementerian

Nasional
Mudik Dilarang, Kemenhub: Angkutan Jalan Turun 85 Persen, Udara Lebih dari 90 Persen

Mudik Dilarang, Kemenhub: Angkutan Jalan Turun 85 Persen, Udara Lebih dari 90 Persen

Nasional
PKB Bantah Bupati Nganjuk yang Terjaring OTT KPK adalah Kadernya

PKB Bantah Bupati Nganjuk yang Terjaring OTT KPK adalah Kadernya

Nasional
Bupati Nganjuk yang Terjaring OTT KPK Pernah Mengaku Kader PDI-P

Bupati Nganjuk yang Terjaring OTT KPK Pernah Mengaku Kader PDI-P

Nasional
KPK Tentukan Status Hukum Bupati Nganjuk dalam 1x24 Jam

KPK Tentukan Status Hukum Bupati Nganjuk dalam 1x24 Jam

Nasional
KPK: OTT Bupati Nganjuk Hasil Kerja Sama dengan Bareskrim Polri

KPK: OTT Bupati Nganjuk Hasil Kerja Sama dengan Bareskrim Polri

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X