Jokowi: Kita Ingin Lakukan Banyak Lompatan Meski Sedang Krisis Akibat Pandemi

Kompas.com - 15/01/2021, 15:43 WIB
Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (13/1/2021). Biro Pers Sekretariat PresidenPresiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (13/1/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo mengatakan, Indonesia bukan hanya ingin keluar dari krisis akibat pandemi Covid-19.

Menurutnya, Indonesia harus terus melakukan lompatan dan inovasi di masa krisis ini.

"Kita bukan hanya ingin keluar dari krisis, tetapi ingin melakukan banyak lompatan walaupun dalam kondisi krisis (akibat pandemi)," ujar Jokowi saat memberikan sambutan Peresmian Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional III Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Tahun 2021 yang ditayangkan YouTube KAHMI, Jumat (15/1/2021).

Salah satu lompatan tersebut, kata Jokowi, adalah memperbaiki ekosistem perekonomian nasional melalui Undang-undang Cipta Kerja.

Baca juga: Jokowi Sebut Telah Upayakan Langkah Luar Biasa dalam Penanganan Pandemi

Selain itu juga melalui reformasi birokrasi dan kepastian hukum melalui penguatan pembiayaan pembangunan.

"Antara lain dengan dibentuknya Indonesia Investment Authority (INA). Ini adalah sebuah Souverign Wealth Fund (SWF) yang semua negara memiliki dan kita baru saja memiliki ini. Dan berbagai inovasi-inovasi lainnya," ungkap Jokowi.

"Dengan berbagai upaya dan dukungan dari seluruh komponen masyarakat, kita berharap peluang kerja bisa diciptakan sebanyak-banyaknya, pengembangan usaha bisa tumbuh subur dan UMKM bisa naik kelas," lanjutnya.

Baca juga: Pengangguran Meningkat akibat Pandemi, Jokowi Minta Eksekusi Proyek Padat Karya Dipercepat

Dalam kesempatan yang sama, Jokowi juga menyebut dalam 10 bulan terakhir pemerintah telah berusaha untuk mengatasi pandemi Covid-19 dengan langkah-langkah yang luar biasa.

Antara lain menangani bidang kesehatan, memberikan perlindungan sosial bagi kelompok masyarakat yang rentan dan miskin sertamemberikan dukungan bagi UMKM dan dunia usaha agar mampu bertahan tidak ada PHK dan bisa bergerak kembali.

Oleh karena itu, Jokowi berharap agar KAHMI bisa berkontribusi besar dalam mengembangkan terobosan di berbagai bidang.

Utamanya dalam pengembangan SDM dalam pengembangan inovasi ilmu pengetahuan dan teknologi dan pengembangan kewirausahaan terutama di kalangan generasi muda.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menhub Prediksi Arus Balik Mudik Lebaran Berlangsung pada 16-17 Mei

Menhub Prediksi Arus Balik Mudik Lebaran Berlangsung pada 16-17 Mei

Nasional
12 Kabupaten/Kota Zona Merah Covid-19, Masyarakat Diminta Shalat Id di Rumah

12 Kabupaten/Kota Zona Merah Covid-19, Masyarakat Diminta Shalat Id di Rumah

Nasional
Menlu Retno: Selamat Idul Fitri 1442 Hijriah, Jangan Lupa Patuhi Protokol Kesehatan

Menlu Retno: Selamat Idul Fitri 1442 Hijriah, Jangan Lupa Patuhi Protokol Kesehatan

Nasional
Jokowi: Idul Fitri Tahun Ini Kita Masih Harus Bersabar dan Menahan Diri

Jokowi: Idul Fitri Tahun Ini Kita Masih Harus Bersabar dan Menahan Diri

Nasional
Menag: Saya Akan Menjadi Imam dan Khatib Shalat Id di Rumah

Menag: Saya Akan Menjadi Imam dan Khatib Shalat Id di Rumah

Nasional
Jokowi: Selamat Hari Raya Idul Fitri, Semoga Indonesia Segera Bangkit dari Pandemi Covid-19

Jokowi: Selamat Hari Raya Idul Fitri, Semoga Indonesia Segera Bangkit dari Pandemi Covid-19

Nasional
Kapolri: Semua Ini Kami Lakukan untuk Menjaga Masyarakat dari Penularan Covid-19

Kapolri: Semua Ini Kami Lakukan untuk Menjaga Masyarakat dari Penularan Covid-19

Nasional
Tinjau Bandara Soekarno-Hatta, Puan Minta Deteksi Covid-19 Diperketat

Tinjau Bandara Soekarno-Hatta, Puan Minta Deteksi Covid-19 Diperketat

Nasional
UPDATE: Sebaran 4.608 Kasus Baru Covid-19, Terbanyak di Jawa Barat

UPDATE: Sebaran 4.608 Kasus Baru Covid-19, Terbanyak di Jawa Barat

Nasional
UPDATE: 8.918.784 Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

UPDATE: 8.918.784 Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

Nasional
Kekerasan Militer Israel, Pemerintah Diminta Dorong KTT OKI Lindungi Warga Palestina

Kekerasan Militer Israel, Pemerintah Diminta Dorong KTT OKI Lindungi Warga Palestina

Nasional
UPDATE: Pemeriksaan Spesimen Terkait Covid-19 Mencapai 63.258 Sampel dalam Sehari

UPDATE: Pemeriksaan Spesimen Terkait Covid-19 Mencapai 63.258 Sampel dalam Sehari

Nasional
UPDATE 12 April: Ada 87.034 Suspek Terkait Covid-19

UPDATE 12 April: Ada 87.034 Suspek Terkait Covid-19

Nasional
UPDATE: Bertambah 152, Kasus Kematian akibat Covid-19 Mencapai 47.617

UPDATE: Bertambah 152, Kasus Kematian akibat Covid-19 Mencapai 47.617

Nasional
UPDATE: Bertambah 4.671, Pasien Sembuh dari Covid-19 Kini 1.584.878

UPDATE: Bertambah 4.671, Pasien Sembuh dari Covid-19 Kini 1.584.878

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X