Kompas.com - 14/01/2021, 16:09 WIB
Kapolri Jenderal (Pol) Idham Azis saat memimpin upacara kenaikan pangkat di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (4/12/2020). Dok. Divisi Humas PolriKapolri Jenderal (Pol) Idham Azis saat memimpin upacara kenaikan pangkat di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (4/12/2020).
Penulis Devina Halim
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kapolri Jenderal (Pol) Idham Azis menginstruksikan jajarannya untuk mengamankan dan mengawal distribusi vaksin Covid-19 hingga pelaksanaan vaksinasi.

Hal itu tertuang dalam surat telegram nomor ST/50/I/Ops.2./2021 tertanggal 13 Januari 2021 yang ditandatangani oleh Kabaharkam Komjen Agus Andrianto selaku Kaopspus Aman Nusa II Penanganan Covid-19 atas nama Kapolri.

Selain itu, jajaran kepolisian juga diminta menyosialisasikan dan mengedukasi masyarakat soal pentingnya vaksinasi.

“Berdayakan Bhabinkamtibmas untuk mendukung pelaksanaan vaksinasi dengan melakukan kunjungan dan pendampingan kepada penerima vaksin untuk melakukan registrasi ulang,” kata Agus dalam keterangannya, Kamis (14/1/2021).

“Libatkan Babinsa, lurah, kepala dusun, ketua RT/RW, serta puskesmas setempat," sambung dia.

Baca juga: Puan Ajak Pemuka Agama Yakinkan Masyarakat Pentingnya Vaksinasi Covid-19

Ia menuturkan, pendampingan kepada penerima vaksin juga perlu dilakukan terhadap masyarakat yang tidak memiliki telepon seluler atau mereka yang telah berganti nomor.

Sebab, diketahui, Kementerian Kesehatan akan mengirim pemberitahuan vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat melalui pesan singkat atau SMS blast.

“Atau masyarakat yang telah menerima SMS blast, namun tidak mengetahui cara registrasi ulang dan masyarakat yang telah menerima SMS blast, namun lupa atau ragu untuk melakukan registrasi ulang,” tuturnya.

Diberitakan, tahapan vaksinasi Covid-19 di Indonesia resmi dimulai pada Rabu (13/1/2021).

Presiden Joko Widodo menjadi orang pertama yang disuntik vaksin Covid-19 buatan Sinovac Biotech Ltd tersebut.

Baca juga: Tak Masuk Kriteria, Anies dan Ariza Tak Ikut Vaksinasi Covid-19

Bertempat di Istana Kepresidenan, Jokowi mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 pertama sekitar pukul 09.42 WIB.

Setelah Jokowi, sejumlah pejabat, tokoh agama, artis, petugas kesehatan, perwakilan pengusaha, guru, buruh, dan pedagang pun ikut menerima vaksinasi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X