Menko PMK Imbau Penyintas Covid-19 Donasi Plasma Konvalesen Lewat PMI

Kompas.com - 14/01/2021, 12:40 WIB
Contoh plasma darah yang telah dibekukan ditunjukan oleh salah satu staf PMI Kota Tangerang, Kamis (17/12/2020). KOMPAS.COM/MUHAMMAD NAUFALContoh plasma darah yang telah dibekukan ditunjukan oleh salah satu staf PMI Kota Tangerang, Kamis (17/12/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengimbau para penyintas Covid-19 di Tanah Air melakukan donasi plasma konvalesen.

Donasi plasma konvalesen, kata dia, dapat menyelamatkan pasien Covid-19 yang masih menjalani perawatan.

"Saya mohon kepada penyintas yang telah sembuh dari wabah Covid-19, sekarang saatnya untuk memberikan bantuan dan sebagian dari berkahnya kepada saudara-saudaranya yang sedang mengalami cobaan," kata Muhadjir saat berkunjung ke Markas Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi DKI Jakarta di Jakarta Pusat pada Rabu, dikutip dari siaran pers, Kamis (14/1/2021).

Baca juga: 6 Hal yang Perlu Diketahui soal Plasma Konvalesen untuk Pasien Covid-19

Muhadjir mengatakan, donasi konvalesen merupakan salah satu upaya untuk membantu menyelamatkan pasien yang masih terjangkit Covid-19.

Hal tersebut sudah terbukti dengan banyaknya pasien yang sembuh dari Covid-19 setelah menerima donasi tersebut.

"Karena sudah terbukti dengan adanya plasma konvalesen itu banyak pasien Covid-19 yang terselamatkan," kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mereka yang telah sembuh dari Covid-19, kata dia, telah memiliki antibodi terhadap Covid-19 dalam berbagai level.

Antibodi dalam plasma darah yang cukup tinggi itulah, kata dia, dapat didonasikan kepada pasien lainnya untuk membantu mereka sembuh.

Baca juga: Pasien Sembuh di Rumah Lawan Covid-19 Bakal Diminta Jadi Donor Plasma Konvalesen

Saat ini, kata dia, penyintas Covid-19 dapat melakukan donasi plasma konvalesen di 29 Unit Donor Darah (UDD) PMI dengan syarat medis tertentu.

Adapun angka kasus Covid-19 di Indonesia sampai saat ini masih terus meningkat signifikan.

Berdasarkan data pada Rabu (13/1/2021), jumlah kasus positif tercatat menjadi 858.043 orang dan kasus yang sembuh sebanyak menjadi 703.464 orang.

Adapun dari jumlah total kasus positif, telah ada sebanyak 24.951 orang yang meninggal dunia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.