Dukung Vaksinasi, PAN Siap Sosialisasikan Keamanan dan Kehalalan Vaksin Covid-19

Kompas.com - 13/01/2021, 23:09 WIB
Petugas medis (kanan) menyuntikan vaksin ke seorang tenaga kesehatan (kiri) saat simulasi pemberian vaksin COVID-19 di RSIA Tambak, Jakarta, Rabu (13/10/2021). Simulasi tersebut digelar sebagai persiapan penyuntikan vaksinasi COVID-19 tahap pertama untuk tenaga kesehatan di Jakarta yang rencananya akan dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta pada 15 Januari mendatang. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/wsj. ANTARA FOTO/Aprillio AkbarPetugas medis (kanan) menyuntikan vaksin ke seorang tenaga kesehatan (kiri) saat simulasi pemberian vaksin COVID-19 di RSIA Tambak, Jakarta, Rabu (13/10/2021). Simulasi tersebut digelar sebagai persiapan penyuntikan vaksinasi COVID-19 tahap pertama untuk tenaga kesehatan di Jakarta yang rencananya akan dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta pada 15 Januari mendatang. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/wsj.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional ( PAN) Eddy Soeparno mengapresiasi Presiden Joko Widodo yang pertama kali menerima vaksin Covid-19.

Ia mengatakan, hal tersebut meyakinkan masyarakat bahwa vaksin asal Sinovac itu aman dan halal.

"Sekaligus memberikan ketenangan pada mereka yang sempat ragu dengan Vaksin Sinovac ini," kata Eddy dalam keterangan tertulis, Rabu (13/1/2021).

Baca juga: Jokowi: Saat Disuntik Vaksin Enggak Terasa, Setelah 2 Jam Agak Pegal

Eddy mengatakan, untuk mensukseskan program vaksinasi, PAN akan bersinergi dengan pemerintah pusat dan daerah melakukan sosialisasi kehalalan dan keamanan vaksin.

"PAN siap ambil bagian untuk bersama-sama pemerintah mengakhiri pandemi Covid-19 ini dengan sosialisasi Vaksinasi. Hal ini sejalan dengan sikap PP Muhammadiyah yang juga mendukung program vaksinasi dengan tetap memperhatikan aspek akuntabilitas program," ujarnya.

Lebih lanjut, Eddy meminta Kemenristek/BRIN dan Lembaga Eijkman untuk berupaya mempercepat produksi vaksin dalam negeri yakni Vaksin Merah Putih

"PAN mendukung pemerintah untuk memangkas segala halangan birokrasi dan memberikan anggaran sepenuhnya untuk segera memproduksi vaksin secara mandiri (Vaksin Merah Putih),” kata dia.

Baca juga: Sekjen Tegaskan PDI-P Dukung Program Vaksinasi Covid-19 Pemerintah

Pemerintah mulai menggelar vaksinasi sebagai upaya menangani pandemi Covid-19 pada Rabu (13/1/2021) pagi.

Presiden Joko Widodo menjadi orang pertama yang disuntikkan vaksin Covid-19. Ia mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 pertama sekitar pukul 09.42 WIB.

Dokter kepresidenan yang menjadi pemberi vaksin menyuntikkan vaksin itu di lengan kiri Jokowi. Penyuntikan berlangsung singkat, hanya beberapa menit.

"Enggak terasa sama sekali," ucap Jokowi.

Baca juga: Gerindra Minta Masyarakat Manfaatkan Vaksinasi Covid-19 dengan Baik

Selain Jokowi, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin hingga aktor sekaligus influencer Raffi Ahmad juga ikut divaksin.

Jokowi mengatakan, usai vaksinasi perdana dilakukan akan dilanjutkan ke seluruh masyarakat Indonesia di seluruh daerah.

"Setelah kita melakukan vaksinasi perdana ini nanti akan terus dilanjutkan vaksinasi di seluruh provinsi, kabupaten dan kota di seluruh Tanah Air," kata Jokowi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kalla: Kasus Covid-19 di Indonesia Bisa Tembus 1 Juta pada Akhir Januari

Kalla: Kasus Covid-19 di Indonesia Bisa Tembus 1 Juta pada Akhir Januari

Nasional
Update: 84 Orang Meninggal akibat Gempa di Sulawesi Barat

Update: 84 Orang Meninggal akibat Gempa di Sulawesi Barat

Nasional
Polri Periksa 23 Saksi Terkait Dugaan Penipuan PT Jouska

Polri Periksa 23 Saksi Terkait Dugaan Penipuan PT Jouska

Nasional
Pembentukan Herd Immunity Butuh Waktu, Begini Penjelasan Satgas Covid-19

Pembentukan Herd Immunity Butuh Waktu, Begini Penjelasan Satgas Covid-19

Nasional
Operasi Pencarian Sriwijaya Air SJ 182 Diperpanjang Lagi 3 Hari

Operasi Pencarian Sriwijaya Air SJ 182 Diperpanjang Lagi 3 Hari

Nasional
JK: Airlangga Donor Plasma Konvalesen sebagai Rasa Syukur Sembuh Covid-19

JK: Airlangga Donor Plasma Konvalesen sebagai Rasa Syukur Sembuh Covid-19

Nasional
Tito Karnavian Sebut Komjen Listyo Sigit Sosok yang Cerdas

Tito Karnavian Sebut Komjen Listyo Sigit Sosok yang Cerdas

Nasional
Hingga Senin Sore, BMKG Catat 31 Kali Gempa Terjadi di Sulawesi Barat

Hingga Senin Sore, BMKG Catat 31 Kali Gempa Terjadi di Sulawesi Barat

Nasional
Menteri Agama: Sejak 1 November 2020, Sudah 1.090 Jemaah Indonesia Berangkat Umrah

Menteri Agama: Sejak 1 November 2020, Sudah 1.090 Jemaah Indonesia Berangkat Umrah

Nasional
Kemensos Pastikan Kelompok Rentan Korban Gempa Sulbar Ditempatkan Terpisah

Kemensos Pastikan Kelompok Rentan Korban Gempa Sulbar Ditempatkan Terpisah

Nasional
Maret 2021, Kemenristek Akan Berikan Bibit Vaksin Merah Putih kepada Bio Farma

Maret 2021, Kemenristek Akan Berikan Bibit Vaksin Merah Putih kepada Bio Farma

Nasional
Sepekan Pemberlakuan PPKM dan Tingginya Penambahan Kasus Covid-19

Sepekan Pemberlakuan PPKM dan Tingginya Penambahan Kasus Covid-19

Nasional
Antisipasi Bencana, Mendagri Ingatkan Pemda Siapkan Anggaran Belanja Tak Terduga

Antisipasi Bencana, Mendagri Ingatkan Pemda Siapkan Anggaran Belanja Tak Terduga

Nasional
Menko PMK: Donasi Plasma Konvalesen Tingkatkan Kesembuhan, Tekan Risiko Kematian Covid-19

Menko PMK: Donasi Plasma Konvalesen Tingkatkan Kesembuhan, Tekan Risiko Kematian Covid-19

Nasional
Di DPR, Kompolnas Sebut Rekam Jejak Komjen Listyo Sigit Mumpuni

Di DPR, Kompolnas Sebut Rekam Jejak Komjen Listyo Sigit Mumpuni

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X