Kompas.com - 04/01/2021, 09:00 WIB
Warga melintasi mural bertema COVID-19 di kawasan Serangan, Yogyakarta, Selasa (1/12/2020). Gubernur DIY Sri Sultan HB X kembali memperpanjang status tanggap darurat bencana wabah COVID-19 hingga 31 Desember 2020 menyusul naiknya kasus penularan COVID-19 di DIY. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/rwa. ANTARA FOTO/Andreas Fitri AtmokoWarga melintasi mural bertema COVID-19 di kawasan Serangan, Yogyakarta, Selasa (1/12/2020). Gubernur DIY Sri Sultan HB X kembali memperpanjang status tanggap darurat bencana wabah COVID-19 hingga 31 Desember 2020 menyusul naiknya kasus penularan COVID-19 di DIY. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/rwa.

JAKARTA, KOMPAS.com - Hasil survei Litbang Kompas mengenai harapan masyarakat terhadap konsolidasi elite politik 2021 menunjukkan bahwa 45,1 persen responden berharap tokoh politik ataupun pemerintah pusat dan daerah bahu-membahu dalam mengatasi dampak multidimensi akibat pandemi Covid-19.

Hasil survei juga menunjukkan, sebanyak 27,8 persen responden berharap tokoh politik ataupun pemerintah pusat dan daerah turun ke daerah untuk berdialog dengan masyarakat.

Lalu, sebanyak 16,5 persen responden meminta tokoh politik ataupun pemerintah pusat dan daerah menjaga ketenangan dan stabilitas kondisi negara.

Baca juga: Litbang Kompas: 31,2 Persen Masyarakat Minta Perbaikan Layanan Kesehatan Tangani Pandemi

Sementara itu, proses konsolidasi juga tertuju bagi kepala daerah yang terpilih pada Pilkada Serentak pada 9 Desember 2020.

Sebanyak 51,2 persen responden menilai kerja sama para tokoh di daerah dalam mengatasi dampak pandemi Covid-19 menjadi tugas utama.

Lalu, 20,6 persen responden menilai tugas yang juga perlu dilakukan kepala daerah terpilih adalah dalam program pembangunan seperti pembangunan sekolah, jalan, dan lain-lainnya.

Kemudian, sebanyak 18 persen responden menilai kepala daerah harus menata pelayanan publik.

Peran kepala daerah terpilih sangat ditunggu masyarakat dalam penanganan Covid-19. Ide dan gagasannya dibutuhkan untuk menyelesaikan persoalan kesehatan dan dampak pandemi Covid-19 sehingga memberikan dampak pada kehidupan masyarakat.

Baca juga: 10 Bulan Pandemi Covid-19: Catatan Rekor hingga Potensi Lonjakan Kasus Usai Liburan

Survei Litbang Kompas ini dilakukan pada 21-23 Desember 2020. Wawancara dilakukan terhadap 519 responden dari 34 provinsi yang dipilih secara proporsional.

Tingkat kepercayaan survei 95 persen dengan nirpencuplikan penelitian +- 4,30 persen.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polri Duga Jozeph Paul Zhang yang Mengaku Nabi ke-26 Ada di Jerman

Polri Duga Jozeph Paul Zhang yang Mengaku Nabi ke-26 Ada di Jerman

Nasional
K3I Apresiasi Bantuan Ambulans Dompet Dhuafa Bagi Masyarakat

K3I Apresiasi Bantuan Ambulans Dompet Dhuafa Bagi Masyarakat

Nasional
Cari Jozeph Paul Zhang, Kemenlu Komunikasi dengan Otoritas Jerman dan Hong Kong

Cari Jozeph Paul Zhang, Kemenlu Komunikasi dengan Otoritas Jerman dan Hong Kong

Nasional
Soal Keberadaan Jozeph Paul Zhang, Kemenlu Siap Koordinasi dengan Kepolisian

Soal Keberadaan Jozeph Paul Zhang, Kemenlu Siap Koordinasi dengan Kepolisian

Nasional
PGI Ragukan Gelar Pendeta Jozeph Paul Zhang

PGI Ragukan Gelar Pendeta Jozeph Paul Zhang

Nasional
Soal Isu Reshuffle Kabinet, Demokrat: Itu Hak Prerogatif Presiden, Bukan Ranah Partai

Soal Isu Reshuffle Kabinet, Demokrat: Itu Hak Prerogatif Presiden, Bukan Ranah Partai

Nasional
Kasus Dugaan Penistaan Agama Jozeph Paul Zhang, Polisi Sudah Periksa 3 Saksi Ahli

Kasus Dugaan Penistaan Agama Jozeph Paul Zhang, Polisi Sudah Periksa 3 Saksi Ahli

Nasional
Pemerintah Larang Takbir Keliling karena Picu Kerumunan

Pemerintah Larang Takbir Keliling karena Picu Kerumunan

Nasional
Menag: Mudik Hukumnya Sunah, tetapi Menjaga Kesehatan Itu Wajib

Menag: Mudik Hukumnya Sunah, tetapi Menjaga Kesehatan Itu Wajib

Nasional
Bantah Penindakan Kasus Korupsi Turun, KPK: Kami Menyayangkan Data ICW

Bantah Penindakan Kasus Korupsi Turun, KPK: Kami Menyayangkan Data ICW

Nasional
Belajar dari Lonjakan Kasus Covid-19 India, Menkes Budi: Patuhi Protokol PPKM dan 3M

Belajar dari Lonjakan Kasus Covid-19 India, Menkes Budi: Patuhi Protokol PPKM dan 3M

Nasional
Penyuap Juliari Batubara Dituntut 4 Tahun Penjara

Penyuap Juliari Batubara Dituntut 4 Tahun Penjara

Nasional
UPDATE 19 April: Kasus Suspek Covid-19 Capai 63.736

UPDATE 19 April: Kasus Suspek Covid-19 Capai 63.736

Nasional
Kuasa Hukum Jumhur Ingatkan Ahli Bahasa Hati-hati Sebut Berita Media sebagai Kabar Bohong

Kuasa Hukum Jumhur Ingatkan Ahli Bahasa Hati-hati Sebut Berita Media sebagai Kabar Bohong

Nasional
UPDATE 19 April: 6.029.941 Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua, 10.933.676 Dosis Pertama

UPDATE 19 April: 6.029.941 Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua, 10.933.676 Dosis Pertama

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X