Kompas.com - 04/01/2021, 05:57 WIB
Sejumlah kendaraan melintas di tol Jakarta-Cikampek, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (1/1/2021). Arus balik libur Natal dan Tahun Baru di Tol Jakarta-Cikampek I dan II terpantau ramai lancar. ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah/aww. ANTARA FOTO/Fakhri HermansyahSejumlah kendaraan melintas di tol Jakarta-Cikampek, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (1/1/2021). Arus balik libur Natal dan Tahun Baru di Tol Jakarta-Cikampek I dan II terpantau ramai lancar. ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah/aww.
Editor Bayu Galih

KOMPAS.com - Puncak libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 disertai meningkatnya volume kendaraan. Akan tetapi, Korps Lalu Lintas Polri menyatakan bahwa tidak ada kejadian menonjol.

"Berdasarkan data yang ada, 60.000 kendaraan sudah kembali ke Jakarta. Kondisi lalu lintas juga masih terpantau lancar," kata Kepala Korlantas Polri Irjen Pol Istiono, dilansir dari Antara, Minggu (3/1/2021).

Kakorlantas memantau arus balik Libur Natal dan Tahun Baru di Tol Jakarta-Cikampek, Minggu.

Baca juga: Antisipasi Covid-19, Korlantas Polri Awasi Pembatasan Kapasitas Rest Area

Istiono yang didampingi pejabat Korlantas Polri dan jajaran wilayah dalam pantauan itu memprediksi ada 100.000 ribu kendaraan yang melintasi tol Jakarta-Cikampek menuju Jakarta, hingga Minggu dini hari.

"Diprediksi 100.000 kendaraan masih berada di Jateng dan Jabar," ujarnya.

Meski masih terpantau lancar, polisi sempat memberlakukan contraflow pada Minggu sore untuk mengurai kemacetan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, contraflow sudah tidak berlaku karena arus lalin menuju Jakarta sudah normal, begitu juga di beberapa titik seperti di Banten.

"Arus lalu lintas malam ini landai saja, sempat diberlakukan contraflow namun sekarang sudah normal kembali. Jalur Cikampek dan Puncak lancar, termasuk arus dari Banten juga landai," ujar Istiono.

Baca juga: Kemenhub Klaim Warga yang Bepergian pada Libur Natal dan Tahun Baru Menurun daripada Libur Panjang Sebelumnya

Selain itu, dia melanjutkan, tes antigen secara acak yang digelar Korlantas masih diberlakukan di beberapa titik, seperti di rest area dan tempat wisata.

Sejauh ini, kata dia, masyarakat juga mematuhi protokol kesehatan dengan selalu menggunakan masker di jalan.

Sebelumnya, Kakorlantas juga memantau arus balik libur Natal dan Tahun Baru 2021 kawasan simpang Gadog, Puncak, Bogor, Jawa Barat. Dalam pantauannya, arus lalu lintas masih terlihat lancar dan jumlah wisatawan yang berlibur ke Puncak Bogor turun drastis.

"Jumlah rata-rata kendaraan yang melintas kemarin sekitar 26.000 kendaraan menuju Jakarta, sedangkan ke arah Puncak atau Sukabumi sekitar 25.000 kendaraan," kata Istiono.

Baca juga: Korlantas Polri Soroti Pentingnya Bangun Budaya Tertib Berlalu Lintas

Lancarnya arus balik, kata Kakorlantas, diiringi dengan kesadaran masyarakat yang semakin tinggi untuk mematuhi protokol kesehatan. Polisi pun tidak akan bosan untuk mengingatkan masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan.

"Kami imbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan serta mematuhi protokol kesehatan, gunakan masker, selalu cuci tangan dan hindari kerumunan baik di tempat-tempat umum maupun tempat wisata," ucap Kakorlantas.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Surpres Calon Panglima TNI Diharapkan Sampai ke DPR Sebelum November, Ini Alasannya

Surpres Calon Panglima TNI Diharapkan Sampai ke DPR Sebelum November, Ini Alasannya

Nasional
KPK Setor Rp 984 Juta ke Kas Negara dari Lelang Barang Rampasan dan Uang Pengganti

KPK Setor Rp 984 Juta ke Kas Negara dari Lelang Barang Rampasan dan Uang Pengganti

Nasional
Teken Keppres, Jokowi Tunjuk Luhut Jadi Ketua Tim Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia

Teken Keppres, Jokowi Tunjuk Luhut Jadi Ketua Tim Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia

Nasional
Tewasnya Ali Kalora Diprediksi Akan Memperkecil Ancaman Teror di Poso

Tewasnya Ali Kalora Diprediksi Akan Memperkecil Ancaman Teror di Poso

Nasional
Jokowi ke Pengusaha Mebel: Penyediaan Bahan Baku Harus Jaga Keberlanjutan Hutan

Jokowi ke Pengusaha Mebel: Penyediaan Bahan Baku Harus Jaga Keberlanjutan Hutan

Nasional
Kementerian PPPA Sebut Keluarga Miliki Peran Penting Persiapkan PTM Anak

Kementerian PPPA Sebut Keluarga Miliki Peran Penting Persiapkan PTM Anak

Nasional
Calon Hakim Agung Nilai RUU Perampasan Aset Penting bagi Hakim dan Pelaku Korupsi

Calon Hakim Agung Nilai RUU Perampasan Aset Penting bagi Hakim dan Pelaku Korupsi

Nasional
Ditanya Soal Pengalaman Tangani Kasus Ahok, Calon Hakim Agung: Pedoman Saya Hukum Acara dan Materiil

Ditanya Soal Pengalaman Tangani Kasus Ahok, Calon Hakim Agung: Pedoman Saya Hukum Acara dan Materiil

Nasional
Dugaan Penganiayaan Muhammad Kece, Bareskrim Segera Periksa Napoleon Bonaparte

Dugaan Penganiayaan Muhammad Kece, Bareskrim Segera Periksa Napoleon Bonaparte

Nasional
UPDATE: Tambah 5 di 2 Negara, Total 5.921 WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri

UPDATE: Tambah 5 di 2 Negara, Total 5.921 WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri

Nasional
Ketua DPR: Balas Dendam Wisatawan Jangan sampai Abai Prokes

Ketua DPR: Balas Dendam Wisatawan Jangan sampai Abai Prokes

Nasional
Menteri PPPA: Orangtua dan Pendidik Harus Kedepankan Pemenuhan Hak Anak

Menteri PPPA: Orangtua dan Pendidik Harus Kedepankan Pemenuhan Hak Anak

Nasional
Sederet Fakta Dugaan Penganiayaan Muhammad Kece oleh Napoleon Bonaparte...

Sederet Fakta Dugaan Penganiayaan Muhammad Kece oleh Napoleon Bonaparte...

Nasional
Calon Hakim Agung Sebut Tak Ada Tumpang Tindih antara KY dan Bawas MA

Calon Hakim Agung Sebut Tak Ada Tumpang Tindih antara KY dan Bawas MA

Nasional
Epidemiolog Sebut Indonesia Rawan Alami Gelombang Ketiga Covid-19

Epidemiolog Sebut Indonesia Rawan Alami Gelombang Ketiga Covid-19

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.