Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 29/12/2020, 21:10 WIB
Dani Prabowo

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com – Mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan, dirinya mengawali karirnya sebagai Menkes dengan pensiun. Hal yang sama juga terjadi pada saat dirinya mengakhiri jabatannya sebagai Menkes.

“Saya mengawalinya dengan pensiun, sekarang saya mengakhirinya dengan pensiun,” kata Terawan saat serah terima jabatan Menkes kepada Budi Gunadi Sadikin di Kemenkes, Selasa (29/12/2020), seperti dilansir dari Tribunnews.com.

Ia mengungkapkan, ketika ditunjuk sebagai Menkes oleh Presiden Joko Widodo, saat itu dirinya pensiun dari TNI. Ketika itu, dirinya memanggul pangkat jenderal bintang tiga.

Setelah itu, dirinya mengakhiri tugas di Kemenkes dengan pensiun sebagai Menkes.

“Saya mengawali jabatan Menteri Kesehatan dengan pensiun sebagai Letnan Jenderal TNI. Jadi saya sekarang mengakhirinya sebagai Menteri Kesehatan Republik Indonesia,” kata Terawan.

Baca juga: Saat Sertijab, Terawan: Saya Sangat Bersyukur Boleh Akhiri Masa Jabatan, Meski Belum Lengkap

Pergantian jabatan, menurut dia, merupakan hal yang biasa di dalam setiap penugasan. Ia pun mengaku siap atas keputusan yang diberikan kepadanya.

“Sebenarnya masa pensiun saya sebagai TNI masih cukup lama, tetapi saya harus konsekuen terhadap apa yang harus saya jalani. Saya beserta istr sangat bersyukur,” kata Terawan.

Sebelumnya, Presiden Jokowi telah melantik Budi Gunadi Sadikin sebagai Menkes pada 23 Desember lalu.

Selain Budi Gunadi ada lima orang lain yang juga dilantik sebagai menteri. Selain itu, ada lima orang yang turut dilantik sebagai wakil menteri.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul “Terawan: Saya Mengawali Lewat Pensiun, Sekarang Saya Akhiri dengan Pensiun"

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

KPU Ungkap Alasan Baru Jadwalkan Pemilu Ulang di 686 TPS dari 780 TPS Rekomendasi Bawaslu

KPU Ungkap Alasan Baru Jadwalkan Pemilu Ulang di 686 TPS dari 780 TPS Rekomendasi Bawaslu

Nasional
Jawaban Surya Paloh Saat Ditanya Kesiapan Jadi Oposisi Pemerintahan ke Depan

Jawaban Surya Paloh Saat Ditanya Kesiapan Jadi Oposisi Pemerintahan ke Depan

Nasional
Prabowo dan Gibran Selesai Bertemu, Ogah Beberkan Hasil Pertemuan

Prabowo dan Gibran Selesai Bertemu, Ogah Beberkan Hasil Pertemuan

Nasional
KPK Tetapkan Kepala BPPD Sidoarjo Jadi Tersangka Kasus Potongan Dana Insentif

KPK Tetapkan Kepala BPPD Sidoarjo Jadi Tersangka Kasus Potongan Dana Insentif

Nasional
Surya Paloh Tunggu Sikap Megawati, Sebut Pertemuan Keduanya Sangat Dibutuhkan

Surya Paloh Tunggu Sikap Megawati, Sebut Pertemuan Keduanya Sangat Dibutuhkan

Nasional
KPU: 686 TPS Gelar Pemungutan Suara Ulang

KPU: 686 TPS Gelar Pemungutan Suara Ulang

Nasional
KPU: 225 TPS Lakukan Pemilu Susulan, Terbanyak di Demak dan Paniai

KPU: 225 TPS Lakukan Pemilu Susulan, Terbanyak di Demak dan Paniai

Nasional
Jimly Sebut Hak Angket Gertakan, Hidayat Nur Wahid: Itu Hak Konstitusional DPR

Jimly Sebut Hak Angket Gertakan, Hidayat Nur Wahid: Itu Hak Konstitusional DPR

Nasional
KPU: Sebanyak 90 Petugas TPS Meninggal Dunia di Pemilu 2024

KPU: Sebanyak 90 Petugas TPS Meninggal Dunia di Pemilu 2024

Nasional
KPK Sidik Dugaan Korupsi Pengadaan Sarana Rumah Jabatan di DPR, Ada Tersangka

KPK Sidik Dugaan Korupsi Pengadaan Sarana Rumah Jabatan di DPR, Ada Tersangka

Nasional
Wakil PM Australia ke Prabowo: Sangat Menyenangkan Beri Selamat secara Langsung ke Anda

Wakil PM Australia ke Prabowo: Sangat Menyenangkan Beri Selamat secara Langsung ke Anda

Nasional
Komisi VI DPR Imbau PT KAI dan KAI Commuter Tingkatkan SOP Layanan dan Keselamatan

Komisi VI DPR Imbau PT KAI dan KAI Commuter Tingkatkan SOP Layanan dan Keselamatan

Nasional
Soal Hak Angket, Timnas Amin: Ini Bukan soal Kalah Menang, tapi Berjuang Luruskan Praktik Bernegara

Soal Hak Angket, Timnas Amin: Ini Bukan soal Kalah Menang, tapi Berjuang Luruskan Praktik Bernegara

Nasional
KPU Sebut 39,92 persen Kecamatan Selesaikan Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pilpres

KPU Sebut 39,92 persen Kecamatan Selesaikan Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pilpres

Nasional
KPU Rencanakan Pemilu Ulang di Kuala Lumpur Tanpa Metode Pos

KPU Rencanakan Pemilu Ulang di Kuala Lumpur Tanpa Metode Pos

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com