Kompas.com - 28/12/2020, 12:48 WIB
Ketua DPD RI La Nyalla Mahmud Mattalitti saat menjadi keynote speaker di IAIN Jember KOMPAS.com/Dokumentasi IAIN JemberKetua DPD RI La Nyalla Mahmud Mattalitti saat menjadi keynote speaker di IAIN Jember

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) La Nyalla Mattalitti mengatakan, di masa pandemi Covid-19 ini DPD fokus untuk memastikan pertumbuhan ekonomi di setiap daerah terjaga.

Tahun ini, kata dia, DPD fokus untuk membantu percepatan pemulihan ekonomi nasional (PEN) yang menjadi fokus pemerintah untuk menggerakkan ekonomi dalam negeri.

"Fokus DPD saat ini adalah memastikan pertumbuhan ekonomi di daerah terjaga dan kesejahteraan seluruh stakeholder di daerah terjamin," kata La Nyalla saat membuka focus group discussion Dewan Perwakilan Daerah (DPD) bertajuk Mendorong Pemulihan Ekonomi Nasional melalui Sektor Perumahan secara daring, Senin (28/12/2020).

Baca juga: Bank Danamon Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi 2021 Capai 3,4 Persen

La Nyalla mengatakan, sektor properti sangat penting karena memiliki peran strategis untuk meningkatkan pertumbuhan 175 industri terkait.

Jumlah tersebut terdiri dari 38 sektor terkait langsung dan 137 sektor tidak terkait langsung.

Bahkan, kata dia, secara nasional sektor tersebut mampu menyerap sekitar 30 juta tenaga kerja.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pukulan terhadap sektor ini sangat dirasakan masyarakat di masa pandemi," kata dia.

Ia mengatakan dalam sektor tersebut, pertumbuhan penjualan rumah komersial turun berkisar 50-80 persen, perkantoran turun 74,6 persen, mal turun 85 persen, dan hotel turun sebesar 90 persen.

Oleh karena itu, kata dia, undang-undang (UU) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja pun diharapkan bisa mendorong industri properti sehingga dapat mendukung pemulihan ekonomi.

Baca juga: Bappenas: Butuh Investasi Rp 5.900 Triliun untuk Capai Pertumbuhan Ekonomi 5 Persen

Sebab dalam UU tersebut para pelaku usaha mikro kecil (UMK) diberi kemudahan dalam membeli apartemen.

"Dan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) UU Cipta Kerja mengamanatkan pendirian badan percepatan penyelenggaraan perumahan sehingga membuka peluang tersedianya hunian murah di tengah kota," ucap dia.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.