Prediksi Pengamat soal Reshuffle: 6 Pos Kementerian, Nama Risma, Budi Gunadi, dan Wahyu Trenggono

Kompas.com - 22/12/2020, 15:17 WIB
Direktur Eksekutif Indo Barometer Muhammad Qodari pada diskusi media bertema Peta Politik Indonesia: Kiprah ICMI dalam Tahun Politik 2018, di Jakarta, Rabu (7/3/2018). DYLAN APRIALDO RACHMAN/KOMPAS.comDirektur Eksekutif Indo Barometer Muhammad Qodari pada diskusi media bertema Peta Politik Indonesia: Kiprah ICMI dalam Tahun Politik 2018, di Jakarta, Rabu (7/3/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Indo Barometer Muhammad Qodari memprediksi, ada 6 pos kementerian di kabinet Jokowi-Ma'ruf yang akan diganti dalam waktu dekat.

"Dari sekian banyak versi yang beredar, saya cenderung percaya ke versi yang 6 nama," kata Qodari dalam diskusi bertajuk "Reshuffle Berskala Besar" secara virtual, Selasa (22/12/2020).

Menurut Qodari, enam kementerian yang kemungkinan diganti sudah termasuk dua pos kementerian yang sedang kosong yaitu Menteri Kelautan dan Perikanan dan Menteri Sosial.

Baca juga: Setahun Firli Bahuri Pimpin KPK: Penangkapan 2 Menteri yang Berujung Kemungkinan Reshuffle Kabinet

Kemudian, Menteri Kesehatan, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Menteri Perdagangan, dan Menteri Agama.

"Menkes Budi Gunadi Sadikin, terus Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, Menteri KKP Wahyu Trenggono, yang buat saya masih dinamis ini Menparekraf Sandiaga Uno, karena saya dengar kabar ada potensi S kemungkinan diganti S yang lain," ujar dia.

Sementara itu, untuk Menteri Sosial, Qodari mengatakan, mencuatnya nama Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini sebagai menteri sosial menggantikan Juliari P Batubara adalah pilihan yang tepat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebab, Risma memiliki pengalaman mengelola daerah dan kinerjanya disenangi oleh Presiden Joko Widodo.

"Setahu saya Pak Jokowi juga senang dengan Bu Risma begitu. Jadi ini (ibarat) panci ketemu tutuplah, klop berat. Jadi ini nyodorin ini, ini juga senang sama ini begitu, orangnya juga mampu, kompeten, populer top banget," ucap dia. 

Baca juga: Risma, Sandiaga, dan Tanda-tanda Reshuffle Kabinet

Lebih lanjut, untuk Menteri Agama, ia menilai, nama Kader Nahdlatul Ulama (NU) KH Yahya Cholil Staquf akan mengisi posisi tersebut.

Ia yakin, posisi Menteri Agama akan diduduki oleh kader NU.

"Pak yahya ini adalah darah biru, keturunan elite di NU. Beliau itu punya bapak namanya KH Cholil Bisri, itu salah satu kiai besar di Jawa Tengah, tepatnya di Kabupaten Rembang. Pendiri PKB," ucap dia. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Stafsus Mensesneg Ajak Semua Pihak Hentikan Perdebatan soal Prioritas Kesehatan atau Ekonomi

Stafsus Mensesneg Ajak Semua Pihak Hentikan Perdebatan soal Prioritas Kesehatan atau Ekonomi

Nasional
Mahfud: Selalu Ada Kritik Bansos Dikorupsi, Itu Musibah Sudah Diproses Hukum

Mahfud: Selalu Ada Kritik Bansos Dikorupsi, Itu Musibah Sudah Diproses Hukum

Nasional
Percepat Capaian Vaksinasi Covid-19, Anggota TNI-Polri dan BIN Dilatih Jadi Vaksinator

Percepat Capaian Vaksinasi Covid-19, Anggota TNI-Polri dan BIN Dilatih Jadi Vaksinator

Nasional
DPR Minta Pemerintah Antisipasi Dampak Lonjakan Kasus Covid-19 di Luar Jawa-Bali

DPR Minta Pemerintah Antisipasi Dampak Lonjakan Kasus Covid-19 di Luar Jawa-Bali

Nasional
Airlangga: Pelacakan Covid-19 Sistem Digital Segera Diberlakukan

Airlangga: Pelacakan Covid-19 Sistem Digital Segera Diberlakukan

Nasional
Jokowi Diusulkan Undang Para Mantan Presiden untuk Beri Masukan Penanganan Covid-19

Jokowi Diusulkan Undang Para Mantan Presiden untuk Beri Masukan Penanganan Covid-19

Nasional
BIN Pastikan Selidiki Peretasan Laman Setkab dan Bakal Proses Hukum Pelaku

BIN Pastikan Selidiki Peretasan Laman Setkab dan Bakal Proses Hukum Pelaku

Nasional
Stafsus Mensesneg: Tak Ada Negara Bisa Bebas dari Pandemi Sendirian

Stafsus Mensesneg: Tak Ada Negara Bisa Bebas dari Pandemi Sendirian

Nasional
Politisi Gerindra Sebut Kerja DPR Semakin Dekat dengan Rakyat

Politisi Gerindra Sebut Kerja DPR Semakin Dekat dengan Rakyat

Nasional
 Ketua DPR Disebut Minta Sekjen Batalkan Rencana Fasilitas Isoman di Hotel

Ketua DPR Disebut Minta Sekjen Batalkan Rencana Fasilitas Isoman di Hotel

Nasional
Pemerintah Diminta Hindari Gesekan Politik yang Tak Perlu Selama Pandemi Covid-19

Pemerintah Diminta Hindari Gesekan Politik yang Tak Perlu Selama Pandemi Covid-19

Nasional
Komisi VIII: Akar Persoalan Penyelewengan Bansos adalah Data Bermasalah

Komisi VIII: Akar Persoalan Penyelewengan Bansos adalah Data Bermasalah

Nasional
Memaknai Gaya Marah-marah Menteri Risma

Memaknai Gaya Marah-marah Menteri Risma

Nasional
Website Sekretariat Kabinet Diretas, Polri hingga BIN Turun Tangan

Website Sekretariat Kabinet Diretas, Polri hingga BIN Turun Tangan

Nasional
Begini Cara Daftar Upacara Virtual HUT ke-76 RI Bersama Jokowi, Tersedia 40.000 Kuota

Begini Cara Daftar Upacara Virtual HUT ke-76 RI Bersama Jokowi, Tersedia 40.000 Kuota

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X