Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kinerja Polri Sepanjang 2020, Amankan 50,1 Ton Ganja dan 5,53 Ton Sabu

Kompas.com - 22/12/2020, 11:54 WIB
Achmad Nasrudin Yahya,
Icha Rastika

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) berhasil mengamankan berbagai jenis narkoba selama menggelar penegakan hukum pada tahun ini.

Hasilnya, 50,1 ton ganja dan 5,53 ton sabu berhasil diamankan dalam rangka pencegahan peredaran narkoba di Tanah Air.

"Dalam hal pengungkapan perkar dengan mengedepankan preventif strike, Polri melakukan pencegahan peredaran narkoba melalui jalur laut dan darat dengan mengamankan sebanyak 50,1 ton ganja dan 5,53 ton sabu," ujar Kapolri Jenderal Pol Idham Azis dikutip dari kanal YouTube Tribrata TV Humas Polri, Selasa (22/12/2020).

Baca juga: Polri Gelar 337 Operasi Sepanjang 2020, Ini Rinciannya

Selain mengamankan dua jenis narkoba tersebut, kepolisian berhasil mencegah peredaran 737.384 ekstasi, 41.765 gram heroin, 330 gram kokain, 104.321 gram tembakau gorila, dan 64,5 gram hashish.

Dari sederet perkara ini, kepolisian telah menjebloskan 48.948 tersangka ke penjara.

Sepanjang 2020 ini juga Polri melakukan pencegahan aksi terorisme dengan penangkapan 228 tersangka.

Sementara itu, dalam perkara tindak pidana korupsi, kepolisian telah menangani 1.412 perkara.

Total kerugian keuangan negara dari seribuan perkara ini mencapai Rp 3,089 triliun.

"Keuangan negara yang berhasil diselamatkan sebesar Rp 310 miliar," kata Idham.

Baca juga: TNI-Polri Kerahkan 600 Personel untuk Amankan Natal dan Tahun Baru di Tangsel

Dalam pemberantasan mafia tanah, kepolisian juga telah menyelesaikan 73 perkara yang berkaitan dengan tanah dan agraria selama 2020.

"Terkait upaya tindak pidana perdagangan orang (TPPO), Polri telah menuntaskan 126 perkara dari 148 perkara yang dilaporkan atau mencapai 85 persen penyelesaian perkara," kata dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Jokowi Bicara Pentingnya RUU Perampasan Aset, Anggota Komisi III DPR Sarankan Presiden Terbitkan Perppu

Jokowi Bicara Pentingnya RUU Perampasan Aset, Anggota Komisi III DPR Sarankan Presiden Terbitkan Perppu

Nasional
Kepercayaan Publik ke KPK Masih Melorot, Hanya Unggul dari Parpol dan DPR

Kepercayaan Publik ke KPK Masih Melorot, Hanya Unggul dari Parpol dan DPR

Nasional
Hinca Panjaitan: Tugas TKN Prabowo-Gibran Berakhir Usai Putusan MK Besok

Hinca Panjaitan: Tugas TKN Prabowo-Gibran Berakhir Usai Putusan MK Besok

Nasional
Apakah Prabowo Bakal Hadir dalam Sidang Putusan MK? Ini Kata Tim Hukum

Apakah Prabowo Bakal Hadir dalam Sidang Putusan MK? Ini Kata Tim Hukum

Nasional
Survei Indikator: Publik Anggap Penegakan Hukum di Indonesia Sudah Baik

Survei Indikator: Publik Anggap Penegakan Hukum di Indonesia Sudah Baik

Nasional
Pakar Sebut Peluang MK Putuskan Pemungutan Ulang Pilpres Masih Terbuka

Pakar Sebut Peluang MK Putuskan Pemungutan Ulang Pilpres Masih Terbuka

Nasional
Soal Karangan Bunga di MK, TKN Prabowo-Gibran: Elegan, Ketimbang Turun ke Jalan

Soal Karangan Bunga di MK, TKN Prabowo-Gibran: Elegan, Ketimbang Turun ke Jalan

Nasional
Jokowi Tiba di Gorontalo, Besok Resmikan Bandara Panua Pohuwato

Jokowi Tiba di Gorontalo, Besok Resmikan Bandara Panua Pohuwato

Nasional
Komnas Perempuan Dorong Dugaan Asusila Ketua KPU Dibawa ke Pidana

Komnas Perempuan Dorong Dugaan Asusila Ketua KPU Dibawa ke Pidana

Nasional
Gibran Diyakini Tak Didiskualifikasi, Idrus Marham: Tak Mungkin Putusan MK Timbulkan Masalah Baru

Gibran Diyakini Tak Didiskualifikasi, Idrus Marham: Tak Mungkin Putusan MK Timbulkan Masalah Baru

Nasional
BNPT Siapkan Pengamanan Kegiatan World Water Forum Ke-10

BNPT Siapkan Pengamanan Kegiatan World Water Forum Ke-10

Nasional
Survei Indikator: Kepercayaan Publik terhadap MK Mulai Pulih

Survei Indikator: Kepercayaan Publik terhadap MK Mulai Pulih

Nasional
Survei Indikator: Pisah Jalan dengan PDI-P, “Approval Rating” Jokowi Masih di Atas 77 Persen

Survei Indikator: Pisah Jalan dengan PDI-P, “Approval Rating” Jokowi Masih di Atas 77 Persen

Nasional
Sampaikan Perintah Prabowo, Idrus Marham: Tidak Boleh Turun Ke Jalan, Sama Saja Tidak Percaya MK

Sampaikan Perintah Prabowo, Idrus Marham: Tidak Boleh Turun Ke Jalan, Sama Saja Tidak Percaya MK

Nasional
Ganjar-Mahfud Bakal Hadiri Putusan Sengketa Pilpres 2024, Didampingi Arsjad Rasjid

Ganjar-Mahfud Bakal Hadiri Putusan Sengketa Pilpres 2024, Didampingi Arsjad Rasjid

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com